Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pakai Baju Kotak-kotak Lagi, Jokowi Berdalih Coba Baju Baru

Kompas.com - 01/05/2014, 12:52 WIB
Kurnia Sari Aziza

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Bakal calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Joko Widodo, menggunakan kemeja kotak-kotak saat menemui para buruh yang mengadu kepadanya pada Kamis (1/5/2014) pagi tadi.

Baju kotak-kotak itu mirip dengan "seragam" kampanyenya pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta bersama wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama, pada 2012 lalu.

Saat hal tersebut ditanyakan kepada Jokowi, ia hanya terkekeh. "Mau nyoba kemeja kotak-kotak baru, kok. Memang enggak boleh?" kata Jokowi di kediaman dinasnya di Taman Suropati 7, Jakarta.

Ia hanya mengembangkan senyumannya saat pewarta terus bertanya perihal tersebut kepada Jokowi. Mengingat kembali beberapa waktu lalu, kemeja kotak-kotak ini menjadi seragam utama kampanye Jakarta Baru pasangan calon gubernur Joko Widodo dan wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama pada Pilkada DKI 2012.

Seragam itu pula yang mengantar keduanya menjadi pemimpin Ibu kota. Kini, saat status Jokowi menjadi bakal capres PDI-P, seragam itu dikenakannya kembali.

Apakah kemeja kotak-kotak ini akan dipergunakan untuk kampanye menuju Indonesia Baru? "Ha-ha-ha," Jokowi menjawab pertanyaan itu dengan tawa.

Kemeja kotak-kotak sering digunakan Jokowi untuk melakukan berbagai aktivitasnya. Saat memantau pengerjaan Jalan Layang Non-Tol Kampung Melayu-Tanah Abang, ia mengenakan kemeja kotak-kotak yang didominasi warna merah.

Kemudian, saat perayaan malam Tahun Baru 2014 lalu, Jokowi juga mengenakan seragam kotak-kotak yang berwarna biru. Bahkan, tak hanya Jokowi, Basuki beserta kepala dinas dan pejabat Pemprov DKI Jakarta lainnya juga mengenakan kemeja kotak-kotak.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bamsoet Sebut Golkar Siapkan Karpet Merah jika Jokowi dan Gibran Ingin Gabung

Bamsoet Sebut Golkar Siapkan Karpet Merah jika Jokowi dan Gibran Ingin Gabung

Nasional
ICW Desak KPK Panggil Keluarga SYL, Usut Dugaan Terlibat Korupsi

ICW Desak KPK Panggil Keluarga SYL, Usut Dugaan Terlibat Korupsi

Nasional
Jokowi Masih Godok Susunan Anggota Pansel Capim KPK

Jokowi Masih Godok Susunan Anggota Pansel Capim KPK

Nasional
Bamsoet Ingin Bentuk Forum Pertemukan Prabowo dengan Presiden Sebelumnya

Bamsoet Ingin Bentuk Forum Pertemukan Prabowo dengan Presiden Sebelumnya

Nasional
Senyum Jokowi dan Puan saat Jumpa di 'Gala Dinner' KTT WWF

Senyum Jokowi dan Puan saat Jumpa di "Gala Dinner" KTT WWF

Nasional
ICW Minta MKD Tegur Hugua, Anggota DPR yang Minta 'Money Politics' Dilegalkan

ICW Minta MKD Tegur Hugua, Anggota DPR yang Minta "Money Politics" Dilegalkan

Nasional
Momen Jokowi Bertemu Puan sebelum 'Gala Dinner' WWF di Bali

Momen Jokowi Bertemu Puan sebelum "Gala Dinner" WWF di Bali

Nasional
Anak SYL Percantik Diri Diduga Pakai Uang Korupsi, Formappi: Wajah Buruk DPR

Anak SYL Percantik Diri Diduga Pakai Uang Korupsi, Formappi: Wajah Buruk DPR

Nasional
Vibes Sehat, Perwira Pertamina Healing dengan Berolahraga Lari

Vibes Sehat, Perwira Pertamina Healing dengan Berolahraga Lari

Nasional
Nyalakan Semangat Wirausaha Purna PMI, Bank Mandiri Gelar Workshop “Bapak Asuh: Grow Your Business Now!”

Nyalakan Semangat Wirausaha Purna PMI, Bank Mandiri Gelar Workshop “Bapak Asuh: Grow Your Business Now!”

Nasional
Data ICW: Hanya 6 dari 791 Kasus Korupsi pada 2023 yang Diusut Pencucian Uangnya

Data ICW: Hanya 6 dari 791 Kasus Korupsi pada 2023 yang Diusut Pencucian Uangnya

Nasional
UKT Meroket, Anies Sebut Keluarga Kelas Menengah Paling Kesulitan

UKT Meroket, Anies Sebut Keluarga Kelas Menengah Paling Kesulitan

Nasional
Anies Ungkap Kekhawatirannya Mau Maju Pilkada: Pilpres Kemarin Baik-baik Nggak?

Anies Ungkap Kekhawatirannya Mau Maju Pilkada: Pilpres Kemarin Baik-baik Nggak?

Nasional
MKD DPR Diminta Panggil Putri SYL yang Diduga Terima Aliran Dana

MKD DPR Diminta Panggil Putri SYL yang Diduga Terima Aliran Dana

Nasional
Kemenag: Jemaah Umrah Harus Tinggalkan Saudi Sebelum 6 Juni 2024

Kemenag: Jemaah Umrah Harus Tinggalkan Saudi Sebelum 6 Juni 2024

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com