TNI AD Luncurkan Kapal Motor Komando Buatan Dalam Negeri

Kompas.com - 29/04/2014, 14:03 WIB
TNI AD meluncurkan kapal motor cepat Komando di Pantai ABC, Ancol, Jakarta, Selasa (29/4/2014). Kapal ini dilengkapi dengan sistem persenjataan otomatis kaliber 17,5 milimeter. KOMPAS.com/DANI PRABOWOTNI AD meluncurkan kapal motor cepat Komando di Pantai ABC, Ancol, Jakarta, Selasa (29/4/2014). Kapal ini dilengkapi dengan sistem persenjataan otomatis kaliber 17,5 milimeter.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Darat meluncurkan kapal motor cepat (KMC) Komando. Kapal yang diproduksi di dalam negeri ini dilengkapi dengan sistem teknologi persenjataan mutakhir.

Kepala Staf TNI AD Jenderal Budiman mengatakan, kapal ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan Direktorat Perbengkalan Angkutan (Ditbekang) TNI AD dan tim ahli Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Dalam pembangunannya, TNI AD menggandeng PT Tesco Indomaritim. "Tahun ini kita produksi 10 unit, tetapi yang baru jadi dua unit," kata Budiman di sela-sela kegiatan uji coba Komando di Pantai ABC Ancol, Jakarta, Selasa (29/4/2014).

Budiman menuturkan, biaya pengembangan serta produksi kapal tersebut sebesar Rp 12 miliar per unit. Harga tersebut 50 persen lebih murah daripada kapal sejenis yang diproduksi di Finlandia.

Dari segi kemampuan, kata Budiman, kecepatan maksimum KMC Komando mampu mencapai 35 knot dengan daya angkut maksimal 31 penumpang dan tiga orang anak buah kapal (ABK). Kapal ini juga dilengkapi dengan sistem senjata mesin berat (SMB) 12,7 milimeter. Senjata tersebut dapat menembak dengan jarak sampai enam kilometer. Namun, jarak efektif tembakan 2 kilometer.

Persenjataan tersebut dibekali sistem tracking and locking target. Sistem tersebut mengatur penggunaan senjata secara otomatis yang dikendalikan oleh seorang penembak dari dalam ruang kemudi. "Dengan demikian penembak dapat lebih aman," ujarnya.

Budiman menambahkan, kapal ini nantinya akan didistribusikan ke sembilan komando daerah militer (kodam), yakni Kodam Iskandar Muda, Kodam Bukit Barisan, Kodam Sriwijaya, Kodam Mulawarman, Kodam Wirabuana, Kodam Udayana, Kodam Tanjungpura, Kodam Patimura dan Kodam Cendrawasih.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menag: Dari Perspektif Agama, Kemajemukan Adalah Rahmat

Menag: Dari Perspektif Agama, Kemajemukan Adalah Rahmat

Nasional
Bertemu Menkumham, DPR Serahkan Masukan terkait Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme

Bertemu Menkumham, DPR Serahkan Masukan terkait Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme

Nasional
Sambil Terisak, Jaksa Pinangki Minta Maaf ke Anita Kolopaking

Sambil Terisak, Jaksa Pinangki Minta Maaf ke Anita Kolopaking

Nasional
Kepala Bakamla Ingatkan Personelnya Bijak Gunakan Medsos

Kepala Bakamla Ingatkan Personelnya Bijak Gunakan Medsos

Nasional
Indonesia Kembali Catat Kasus Harian Tertinggi, Epidemiolog: Jangan Terpaku Kasus Harian

Indonesia Kembali Catat Kasus Harian Tertinggi, Epidemiolog: Jangan Terpaku Kasus Harian

Nasional
Anita Kolopaking Akui Pernah Kirim Surat hingga Tanya Kemungkinan Ajukan Fatwa ke MA

Anita Kolopaking Akui Pernah Kirim Surat hingga Tanya Kemungkinan Ajukan Fatwa ke MA

Nasional
Dalam 2 Bulan, Ada 91.640 Kampanye Tatap Muka dan 2.126 Pelanggaran Protokol Kesehatan

Dalam 2 Bulan, Ada 91.640 Kampanye Tatap Muka dan 2.126 Pelanggaran Protokol Kesehatan

Nasional
Anita Kolopaking Sebut Djoko Tjandra Sempat Marah soal 'Action Plan' yang Dibuat Jaksa Pinangki

Anita Kolopaking Sebut Djoko Tjandra Sempat Marah soal "Action Plan" yang Dibuat Jaksa Pinangki

Nasional
Pesan dan Harapan Guru untuk Pemerintah di Tengah Pandemi Covid-19

Pesan dan Harapan Guru untuk Pemerintah di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
MK Tolak Gugatan terhadap UU Pornografi yang Dimohonkan Terdakwa Kasus Video Porno

MK Tolak Gugatan terhadap UU Pornografi yang Dimohonkan Terdakwa Kasus Video Porno

Nasional
Polri: Ada 1.448 Pelanggaran Protokol Kesehatan Selama Kampanye Pilkada

Polri: Ada 1.448 Pelanggaran Protokol Kesehatan Selama Kampanye Pilkada

Nasional
Jadi Saksi Mata KPK Tangkap Menteri, Ngabalin: Edhy Prabowo Kooperatif, Enaklah Tadi..

Jadi Saksi Mata KPK Tangkap Menteri, Ngabalin: Edhy Prabowo Kooperatif, Enaklah Tadi..

Nasional
Mendikbud: Orang Tua Jangan Khawatir, Sekolah Tak Bisa Paksa Anak Belajar Tatap Muka

Mendikbud: Orang Tua Jangan Khawatir, Sekolah Tak Bisa Paksa Anak Belajar Tatap Muka

Nasional
Anita Kolopaking Sebut Djoko Tjandra Minta Bantuannya karena Ingin Punya Nama Baik

Anita Kolopaking Sebut Djoko Tjandra Minta Bantuannya karena Ingin Punya Nama Baik

Nasional
Kemendes PDTT Raih Predikat Kementerian yang Informatif, Begini Respon Gus Menteri

Kemendes PDTT Raih Predikat Kementerian yang Informatif, Begini Respon Gus Menteri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X