Kompas.com - 23/04/2014, 17:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi (kiri) bersama istrinya, Iriana, menunjukkan jari mereka yang telah tercelup tinta usai mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) 27, Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, dalam Pemilu Legislatif 2014, Rabu (9/4/2014). TRIBUNNEWS/JEPRIMAGubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi (kiri) bersama istrinya, Iriana, menunjukkan jari mereka yang telah tercelup tinta usai mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) 27, Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, dalam Pemilu Legislatif 2014, Rabu (9/4/2014).
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sedang menggodok visi dan misi atau platform ekonomi untuk bakal calon presidennya, Joko Widodo atau Jokowi. Plan ekonomi untuk Indonesia lima tahun ke depan akan diberikan kepada Jokowi pekan depan.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu penggodok visi ekonomi PDI-P, Arif Budimanta, di Jakarta, Rabu (23/4/2014). "Minggu ini selesai. Minggu depan akan dikasih ke Mas Jokowi," katanya.

Arif mengatakan, visi ekonomi PDI-P lebih berorientasi pada perbaikan pertumbuhan yang tidak berkualitas dengan basis ideologi Trisakti. Meski demikian, ia enggan memberikan penjelasan yang lebih rinci tentang visi tersebut.

"Kata kuncinya peningkatan daya saing, itu clue-nya. Kan belum resmi (jadi capres)," kata anggota Komisi XI DPR itu.

Selain dirinya, Arif mengatakan, platform ekonomi PDI-P juga digodok oleh kader PDI-P yang juga anggota Komisi IX DPR, Muhammad Prakosa, dan beberapa ekonom dari Universitas Gadjah Mada. Pihaknya juga berdiskusi dengan para ekonom lainnya untuk meminta masukan.

Dalam kesempatan yang sama, peneliti senior Indonesia Center for Sustainable Development Bambang Sutrisno yang juga terlibat dalam penggodokan itu mengatakan, platform ekonomi PDI-P sudah masuk dalam tahapan akhir. Meski begitu, ia mengakui persoalan krusial terkait masalah suku bunga, subsidi bahan bakar minyak (BBM), dan masalah perusahaan asing masih diperdebatkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Pejabat Kementerian Agama Dituntut 2 Tahun Penjara dalam Kasus Pengadaan Laboratorium Komputer

Eks Pejabat Kementerian Agama Dituntut 2 Tahun Penjara dalam Kasus Pengadaan Laboratorium Komputer

Nasional
KPK Awasi Proyek Pengadaan Laptop untuk Pelajar

KPK Awasi Proyek Pengadaan Laptop untuk Pelajar

Nasional
Dua Eks Pejabat BPN Segera Diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya

Dua Eks Pejabat BPN Segera Diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya

Nasional
Satgas: Tingkat Keterisian Tempat Tidur Nasional Turun Jadi 61,95 Persen, 16 Provinsi Masih Tinggi

Satgas: Tingkat Keterisian Tempat Tidur Nasional Turun Jadi 61,95 Persen, 16 Provinsi Masih Tinggi

Nasional
Ini Potensi Maladministrasi Menurut Ombudsman Terkait Seleksi CASN

Ini Potensi Maladministrasi Menurut Ombudsman Terkait Seleksi CASN

Nasional
Jupriyadi yang Turut Tangani Perkara Ahok Kini Bersaing untuk Jadi Hakim Agung

Jupriyadi yang Turut Tangani Perkara Ahok Kini Bersaing untuk Jadi Hakim Agung

Nasional
KPK: Berkas Perkara Bupati Nonaktif Bandung Barat Aa Umbara Dinyatakan Lengkap

KPK: Berkas Perkara Bupati Nonaktif Bandung Barat Aa Umbara Dinyatakan Lengkap

Nasional
Survei Indostrategic: Responden Pendukung PDI-P dan Golkar Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Survei Indostrategic: Responden Pendukung PDI-P dan Golkar Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Nasional
PPKM di Jawa-Bali, Satgas: Hanya Kabupaten Tasikmalaya yang Turun ke Level 2

PPKM di Jawa-Bali, Satgas: Hanya Kabupaten Tasikmalaya yang Turun ke Level 2

Nasional
Anies Bolehkan Warga yang Sudah Divaksin Pergi ke Mana Saja, Ini Kata Satgas

Anies Bolehkan Warga yang Sudah Divaksin Pergi ke Mana Saja, Ini Kata Satgas

Nasional
Panglima TNI Mutasi 60 Perwira Tinggi, Brigjen Tri Budi Utomo Jadi Komandan Paspampres

Panglima TNI Mutasi 60 Perwira Tinggi, Brigjen Tri Budi Utomo Jadi Komandan Paspampres

Nasional
Elektabilitas AHY 6,4 Persen, Demokrat Klaim Masyarakat Ingin Sosok Muda Jadi Pemimpin

Elektabilitas AHY 6,4 Persen, Demokrat Klaim Masyarakat Ingin Sosok Muda Jadi Pemimpin

Nasional
Satgas: Covid-19 di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi Naik 3 Minggu Terakhir

Satgas: Covid-19 di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi Naik 3 Minggu Terakhir

Nasional
Eks Dirut PT Pelindo II RJ Lino Segera Disidang di PN Tipikor Jakarta

Eks Dirut PT Pelindo II RJ Lino Segera Disidang di PN Tipikor Jakarta

Nasional
Survei Indostrategic: 80,7 Persen Responden Tak Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Survei Indostrategic: 80,7 Persen Responden Tak Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X