Kompas.com - 17/04/2014, 13:06 WIB
Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Joko Widodo atau Jokowi, saat jumpa pers di Posko PDI-P Projo, Pancoran Timur, Jakarta Selatan, Jumat (11/4/2014). Jokowi menghadiri peresmian Rumah Jokowi untuk mendukung pemenangan dirinya yang akan maju di Pemilu Presiden 2014.  KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Joko Widodo atau Jokowi, saat jumpa pers di Posko PDI-P Projo, Pancoran Timur, Jakarta Selatan, Jumat (11/4/2014). Jokowi menghadiri peresmian Rumah Jokowi untuk mendukung pemenangan dirinya yang akan maju di Pemilu Presiden 2014.
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
- Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 (Bara JP) menyatakan, pihaknya akan mendukung siapapun calon wakil presiden yang dipilih untuk mendampingi bakal calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo atau Jokowi. Bara JP tidak akan menyodorkan nama ataupun kriteria tertentu mengenai cawapres yang ideal bagi Jokowi.

"Bara JP mendukung siapapun cawapres yang dipilih Bapak Jokowi. Itu keputusan resmi Bara JP mengenai cawapres," kata sekretaris jenderal Bara JP, Utje Gustaaf Patty, saat jumpa pers di Cikini, Jakarta, Kamis (17/4/2014).

Utje mengatakan, sesuai keputusan kongres, tugas Bara JP hanya sebatas pada mendorong Jokowi menjadi presiden. Dengan kata lain, kata dia, Bara JP tidak berbicara mengenai level di bawah presiden, seperti wakil presiden, menteri, ataupun pimpinan lembaga negara.

"Karena ini adalah level kepercayaan tertinggi kami kepada Bapak Jokowi," ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak terlalu mempermasalahkan apakah cawapres Jokowi ditentukan oleh Jokowi sendiri atau Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Ia mengatakan, keputusan cawapres Jokowi berada di luar domain Bara JP.

"Menurut kita itu enggak penting. Selama Pak Jokowi menerima, apapun keputusan Jokowi, kita pikir itu sudah diputuskan matang-matang," tandasnya.

Keputusan Bara JP tersebut berbeda dengan dua kelompok sipil pendukung Jokowi lainnya. Kelompok Pro Jokowi (Projo) dan Jokowi Advanced Social Media Volunteers (Jasmev) menentukan cawapres yang ideal bagi Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Koordinator Projo, Budi Arie Setiadi, lebih mendukung Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menjadi cawapres bagi Jokowi. Sedangkan Koordinator Jasmev, Kartika Djoemadi lebih memilih Mahfud MD.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Problem Vaksinasi Covid-19, Stok Vaksin Menipis dan Rumitnya Birokrasi

Problem Vaksinasi Covid-19, Stok Vaksin Menipis dan Rumitnya Birokrasi

Nasional
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Pernah Berikan Pinjaman Rp 200 Juta kepada Eks Penyidik KPK

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Pernah Berikan Pinjaman Rp 200 Juta kepada Eks Penyidik KPK

Nasional
Putusan Dewas Dinilai Janggal, Pimpinan KPK Diminta Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman

Putusan Dewas Dinilai Janggal, Pimpinan KPK Diminta Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman

Nasional
Penggabungan Ganti Rugi di Kasus Juliari Ditolak, Korban Korupsi Bansos Covid-19 Ajukan Kasasi

Penggabungan Ganti Rugi di Kasus Juliari Ditolak, Korban Korupsi Bansos Covid-19 Ajukan Kasasi

Nasional
5 Pekerja Bangunan Divonis 1 Tahun Penjara dalam Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

5 Pekerja Bangunan Divonis 1 Tahun Penjara dalam Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

Nasional
Milad MUI ke-46, Wakil Ketua DPR Harap Ulama Bantu Mengedukasi Umat agar Disiplin Prokes

Milad MUI ke-46, Wakil Ketua DPR Harap Ulama Bantu Mengedukasi Umat agar Disiplin Prokes

Nasional
ICW Sebut Ada 3 Celah Korupsi dalam Pengadaan Bansos Covid-19

ICW Sebut Ada 3 Celah Korupsi dalam Pengadaan Bansos Covid-19

Nasional
Perpanjangan PPKM Level 4 Dinilai Rasional, Anggota DPR: Tekan Kasus atau Tidak, Kita Lihat Nanti

Perpanjangan PPKM Level 4 Dinilai Rasional, Anggota DPR: Tekan Kasus atau Tidak, Kita Lihat Nanti

Nasional
Risma Tegaskan Kemensos Hanya Salurkan Bansos Berdasarkan Data yang Diusulkan Pemda

Risma Tegaskan Kemensos Hanya Salurkan Bansos Berdasarkan Data yang Diusulkan Pemda

Nasional
Soal Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Jemaah Umrah, Kemenag akan Koordinasi dengan Kemenkes

Soal Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Jemaah Umrah, Kemenag akan Koordinasi dengan Kemenkes

Nasional
Menkes Minta Obat Covid-19 Tak Ditimbun dan Diberikan Sesuai Resep

Menkes Minta Obat Covid-19 Tak Ditimbun dan Diberikan Sesuai Resep

Nasional
Dua Terdakwa Korupsi di Bakamla Dituntut 4 Tahun Penjara

Dua Terdakwa Korupsi di Bakamla Dituntut 4 Tahun Penjara

Nasional
Serma KKO (Purn) Samuri, Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi di Sumur Lubang Buaya, Tutup Usia

Serma KKO (Purn) Samuri, Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi di Sumur Lubang Buaya, Tutup Usia

Nasional
Mensos Risma Ungkap Pemerintah Awalnya Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir April 2021

Mensos Risma Ungkap Pemerintah Awalnya Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir April 2021

Nasional
Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina 14 Hari, KJRI Jeddah Akan Diplomasi ke Saudi

Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina 14 Hari, KJRI Jeddah Akan Diplomasi ke Saudi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X