Kompas.com - 08/04/2014, 16:05 WIB
Bakal calon presiden, Joko Widodo, saat berorasi di Lapangan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Jumat (4/4/2014) KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoBakal calon presiden, Joko Widodo, saat berorasi di Lapangan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Jumat (4/4/2014)
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo, optimistis bahwa partainya meraih kursi lebih dari ambang batas yang ditentukan, yakni 20 persen.

"Menang tebal kita," yakin Jokowi saat ditanya wartawan pada Selasa (8/4/2014) siang.

Khusus di DKI Jakarta, Jokowi juga meyakini hal sama. Menurut dia, meski suara Ibu Kota cenderung heterogen, dia telah memastikan kekuatan PDI Perjuangan melalui perangkat partai. Keyakinan Jokowi tersebut didasari pada masa-masa ketika ia blusukan ke masyarakat.

"Tiap hari kan saya ke bawah. Saya bisa baca getaran itu," ucap Jokowi.

Mantan Wali Kota Surakarta tersebut juga yakin, serangan-serangan yang diluncurkan lawan politik tidak akan memengaruhi elektabilitas PDI Perjuangan di Indonesia.

"Kalau soal 'puisi-puisi' itu untuk hiburan rakyat saja, ndak apa-apa," tuturnya.

PDI Perjuangan menargetkan perolehan suara 27 persen dalam Pemilu Legistatif 2014. Semua calon anggota legislatif diberikan pembekalan sebagai persiapan untuk menghadapi pemilu tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk mencapai target itu, kami telah dan akan melakukan berbagai kegiatan, salah satunya kegiatan pembekalan ini," ujar Ketua DPD PDI-P Jawa Barat TB Hasanudin, beberapa waktu lalu.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Perdana Praperadilan Yahya Waloni Digelar Senin Ini

Sidang Perdana Praperadilan Yahya Waloni Digelar Senin Ini

Nasional
Anggota DPR: Nakes dan Fasilitas Kesehatan Adalah Wilayah Sakral, Terlarang Disentuh Konflik

Anggota DPR: Nakes dan Fasilitas Kesehatan Adalah Wilayah Sakral, Terlarang Disentuh Konflik

Nasional
Komisi III Mulai Gelar 'Fit and Proper Test' Calon Hakim Agung Hari Ini

Komisi III Mulai Gelar "Fit and Proper Test" Calon Hakim Agung Hari Ini

Nasional
Komnas HAM: Cegah Siapa Pun Jadi Korban dalam Konflik Kekerasan di Papua

Komnas HAM: Cegah Siapa Pun Jadi Korban dalam Konflik Kekerasan di Papua

Nasional
Hari Terakhir PPKM, Ini Perkembangan Situasi Covid-19 di Indonesia

Hari Terakhir PPKM, Ini Perkembangan Situasi Covid-19 di Indonesia

Nasional
4.190.763 Kasus Covid-19 dan Target 70 Persen Vaksinasi Akhir Tahun

4.190.763 Kasus Covid-19 dan Target 70 Persen Vaksinasi Akhir Tahun

Nasional
Kemenkes Tegaskan Pesan Singkat Berkedok Cek Status Vaksinasi Covid-19 Hoaks

Kemenkes Tegaskan Pesan Singkat Berkedok Cek Status Vaksinasi Covid-19 Hoaks

Nasional
[POPULER NASIONAL] Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat | Permohonan Amnesti untuk Saiful Mahdi

[POPULER NASIONAL] Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat | Permohonan Amnesti untuk Saiful Mahdi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat | Amnesti untuk Saiful Mahdi

[POPULER NASIONAL] Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat | Amnesti untuk Saiful Mahdi

Nasional
Jokowi Sigap Saat Jadi Saksi Nikah Influencer, Lepas Tangan soal TWK KPK

Jokowi Sigap Saat Jadi Saksi Nikah Influencer, Lepas Tangan soal TWK KPK

Nasional
LPSK Sayangkan Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri

LPSK Sayangkan Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri

Nasional
Jokowi Sudah Terima Surat Rekomendasi Komnas HAM dan Ombudsman soal TWK KPK

Jokowi Sudah Terima Surat Rekomendasi Komnas HAM dan Ombudsman soal TWK KPK

Nasional
Perempuan dan Regenerasi Kepemimpinan Nasional 2024

Perempuan dan Regenerasi Kepemimpinan Nasional 2024

Nasional
Indonesia Kembali Terima 1,1 Juta Dosis Vaksin Pfizer

Indonesia Kembali Terima 1,1 Juta Dosis Vaksin Pfizer

Nasional
Ombudsman Beri Rekomendasi TWK KPK ke Presiden Sesuai Perintah UU

Ombudsman Beri Rekomendasi TWK KPK ke Presiden Sesuai Perintah UU

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.