Kompas.com - 05/04/2014, 14:59 WIB
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Gerakan "Ayo Vote" bekerja sama dengan "Edelman Indonesia" meluncurkan microsite "Kepoin Caleg". Laman ini disusun untuk membantu pemilih mengenal calon legislatif yang akan mereka pilih pada Pemilu 9 April 2014 mendatang. 

"Mereka harus kenal caleg sebelum memilih. Maka 'Ayo Vote' membuat microsite 'Kepoin Caleg'," ujar Pemimpin Umum "Ayo Vote" Pingkan Irwin, di Jakarta, Sabtu, (5/4/2014). 

Ia mengatakan, microsite ini diciptakan karena banyak pemilih yang kesulitan mencari tahu latar belakang dan kompetensi seorang caleg. Padahal, pengetahuan tentang latar belakang caleg sangat penting bagi para pemilih. 

Data-data mengenai latar belakang para caleg microsite "ngepoin" caleg diperoleh melalui situs web Komisi Pemilihan Umum. Namun, menurut Pingkan, karena data di KPU sulit diakses melalui telepon seluler, maka dibuatlah microsite ini agar anak muda lebih mudah mencari profil dan rekam jejak para caleg. 

"Agak sulit diakses di KPU. Kita buat yang lebih simpel, lebih mudah digunakan oleh kaum muda yang berinternet lewat handphone," ujar Pingkan. 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini mengungkapkan, ada banyak orang muda yang tidak peduli dengan pemilu. Mereka menganggap urusan politik adalah urusan orang tua. Ketidakpedulian ini semakin menjadi ketika orang muda kesulitan untuk mengenal calon-calon mereka di legislatif. 

Titi menyarankan agar partai politik lebih bersahabat kepada anak muda. Parpol harus lebih sering melakukan pendekatan-pendekatan dengan gaya anak muda. 

"Penyelenggara pemilu harus punya strategi yang lebih asyik, fun, lebih mengena kepada anak muda," ujar Titi. 

Microsite "Kepoin Caleg" dapat dikunjungi di alamat www.ayovote.com/kepoin-caleg. Laman ini menyajikan informasi mengenai 7.000 caleg yang bertarung di seluruh Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bangkalan Abdul Latif Tiba di KPK, Bawa Koper dan Belum Diborgol

Bupati Bangkalan Abdul Latif Tiba di KPK, Bawa Koper dan Belum Diborgol

Nasional
Richard Eliezer Sebut Kesaksian Sambo Banyak yang Salah, Ini Rinciannya

Richard Eliezer Sebut Kesaksian Sambo Banyak yang Salah, Ini Rinciannya

Nasional
Terpidana Bom Bali 1 Umar Patek Bebas Bersyarat

Terpidana Bom Bali 1 Umar Patek Bebas Bersyarat

Nasional
Sambo Ngaku Tak Ikut Tembak Brigadir J, Hakim: 5 Tembakan Bharada E, yang 2 Siapa?

Sambo Ngaku Tak Ikut Tembak Brigadir J, Hakim: 5 Tembakan Bharada E, yang 2 Siapa?

Nasional
Periksa Anggota DPRD PPU, KPK Dalami Audit Penyertaan Modal ke Perusahaan Daerah

Periksa Anggota DPRD PPU, KPK Dalami Audit Penyertaan Modal ke Perusahaan Daerah

Nasional
Kutuk Bom Bunuh Diri Astanaanyar, Menag: Agama Bukan Dalih Melakukan Kekerasan

Kutuk Bom Bunuh Diri Astanaanyar, Menag: Agama Bukan Dalih Melakukan Kekerasan

Nasional
KUHP Baru: Aniaya Hewan Dipidana Penjara 1 Tahun atau Denda Maksimal Rp 10 Juta

KUHP Baru: Aniaya Hewan Dipidana Penjara 1 Tahun atau Denda Maksimal Rp 10 Juta

Nasional
BNPT Sebut Agus Sujatno adalah Napiter yang Tolak Program Deradikalisasi

BNPT Sebut Agus Sujatno adalah Napiter yang Tolak Program Deradikalisasi

Nasional
Ferdy Sambo Enggan Dianggap Tak Jujur dari Poligraf, Hakim: Biar Majelis yang Menilai

Ferdy Sambo Enggan Dianggap Tak Jujur dari Poligraf, Hakim: Biar Majelis yang Menilai

Nasional
Eks Napi Teroris jadi Pelaku Bom Bunuh Diri, BNPT Diminta Perkuat Deradikalisasi

Eks Napi Teroris jadi Pelaku Bom Bunuh Diri, BNPT Diminta Perkuat Deradikalisasi

Nasional
Ferdy Sambo Mengaku Dimarahi Putri Setelah Ceritakan Skenario Kematian Yosua

Ferdy Sambo Mengaku Dimarahi Putri Setelah Ceritakan Skenario Kematian Yosua

Nasional
Aktivis HAM Sebut Penjelasan KUHP soal Beda Penghinaan dan Kritik Tidak Jelas

Aktivis HAM Sebut Penjelasan KUHP soal Beda Penghinaan dan Kritik Tidak Jelas

Nasional
Wapres: Bom Bunuh Diri di Bandung Cederai Nilai Kemanusiaan dan Agama

Wapres: Bom Bunuh Diri di Bandung Cederai Nilai Kemanusiaan dan Agama

Nasional
Mahfud Minta Densus 88 Waspada Usai Polsek Astanaanyar Dibom

Mahfud Minta Densus 88 Waspada Usai Polsek Astanaanyar Dibom

Nasional
53.408 Rumah Rusak akibat Gempa Cianjur, 12.956 di Antaranya Rusak Berat

53.408 Rumah Rusak akibat Gempa Cianjur, 12.956 di Antaranya Rusak Berat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.