Kompas.com - 27/03/2014, 21:11 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Roy suryo berekspresi saat memberikan sambutan pada acara peringatan Hari Olahraga Nasional ke-30 di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, 17 Oktober 2013. KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMAMenteri Pemuda dan Olahraga Roy suryo berekspresi saat memberikan sambutan pada acara peringatan Hari Olahraga Nasional ke-30 di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, 17 Oktober 2013.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo menegaskan, olahraga harus dibersihkan dari unsur politik. Roy melarang penyalahgunaan ajang olahraga untuk kampanye partai politik (parpol) atau calon anggota legislatf (caleg).

"Olahraga harus dibersihkan dan bebas dari unsur politik. Berulang kali saya sebutkan, tidak boleh politisasi dalam kegiatan olahraga. Tim nasional (sepak bola) U-19 ketika bertanding tidak boleh ada politisasi," ujar Roy pada sambutannya pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Kemenpora di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Kamis (27/3/2014).

Ia menuturkan, saat pertandingan timnas U-19 di Jawa Tengah beberapa waktu lalu, dirinya sempat marah karena mendapati ada tiket pertandingan tersebut dibubuhi gambar caleg. Ia menegaskan, jika memang ada atlet nasional yang mencalonkan diri menjadi anggota DPR atau DPD, maka seharusnta tidak mencampuradukkan posisinya sebagai atlet dan kegiatan keolahragaannya.

Roy mendukung kerja sama dengan KPU untuk sosialisasi pemilu pada kalangan pemuda. Mantan anggota Komisi I DPR RI itu mengatakan, Kemenpora tengah merencanakan kegiatan khusus agar pemuda kembali bersemangat membangun Indonesia melalui pemilu.

Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman dengan Kemenpora bertujuan meningkatkan kerja sama dalam membangun kesadaran politik di kalangan pemuda, olahraga, dan pramuka untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu. "Selain itu, KPU berharap Kemenpora dapat turut menyosialisasikan pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD serta pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2014 melalui program-program kepemudaan, olahraga, dan kepramukaan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Densus 88 Tangkap 24 Teroris Kelompok MIT dan ISIS

Densus 88 Tangkap 24 Teroris Kelompok MIT dan ISIS

Nasional
Kementerian PPPA Soroti Maraknya Kekerasan Seksual yang Dilakukan Ayah

Kementerian PPPA Soroti Maraknya Kekerasan Seksual yang Dilakukan Ayah

Nasional
Pengamat Nilai Peluang Ridwan Kamil Jadi Capres Kecil, Kalaupun Mungkin Opsinya Cawapres

Pengamat Nilai Peluang Ridwan Kamil Jadi Capres Kecil, Kalaupun Mungkin Opsinya Cawapres

Nasional
Temui Petinggi Partai, Ridwan Kamil Dinilai Tertarik Jadi Kandidat di Pilpres 2024

Temui Petinggi Partai, Ridwan Kamil Dinilai Tertarik Jadi Kandidat di Pilpres 2024

Nasional
Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak, Jokowi: Semoga Cahaya Kebahagiaan Senantiasa Terangi Jalan Kita

Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak, Jokowi: Semoga Cahaya Kebahagiaan Senantiasa Terangi Jalan Kita

Nasional
Politikus Nasdem Minta Kinerja Penjabat Kepala Daerah Dievaluasi Berkala

Politikus Nasdem Minta Kinerja Penjabat Kepala Daerah Dievaluasi Berkala

Nasional
RSNU Dianggap Tertinggal, NU Diminta Lakukan Pembenahan Layanan Kesehatan secara Serius

RSNU Dianggap Tertinggal, NU Diminta Lakukan Pembenahan Layanan Kesehatan secara Serius

Nasional
Ganjar Tak Diundang Halalbihalal PDI-P Jateng, Pengamat: Efek Perseteruan Celeng dan Banteng

Ganjar Tak Diundang Halalbihalal PDI-P Jateng, Pengamat: Efek Perseteruan Celeng dan Banteng

Nasional
Selasa, KPK Periksa Boyamin Saiman Terkait Kasus Budhi Sarwono

Selasa, KPK Periksa Boyamin Saiman Terkait Kasus Budhi Sarwono

Nasional
1.252 Narapidana Buddha Terima Remisi Khusus Waisak, 7 Orang Langsung Bebas

1.252 Narapidana Buddha Terima Remisi Khusus Waisak, 7 Orang Langsung Bebas

Nasional
KPK Duga Richard Louhenapessy Kondisikan Pelaksanaan Lelang di Pemkot Ambon

KPK Duga Richard Louhenapessy Kondisikan Pelaksanaan Lelang di Pemkot Ambon

Nasional
Poin-poin Penting Kesepakatan DPR-Penyelenggara Pemilu pada Rapat Konsinyering soal Pemilu 2024

Poin-poin Penting Kesepakatan DPR-Penyelenggara Pemilu pada Rapat Konsinyering soal Pemilu 2024

Nasional
Jokowi Tiba di Indonesia Usai Kunjungan Kerja ke AS

Jokowi Tiba di Indonesia Usai Kunjungan Kerja ke AS

Nasional
KPK Terima 395 Laporan Gratifikasi Senilai Rp 274 Juta Selama Lebaran 2022

KPK Terima 395 Laporan Gratifikasi Senilai Rp 274 Juta Selama Lebaran 2022

Nasional
Saat Ridwan Kamil Temui Pimpinan Partai Politik...

Saat Ridwan Kamil Temui Pimpinan Partai Politik...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.