Kampanye Sejarah, Megawati "Blusukan" ke Puri Agung Krambitan

Kompas.com - 22/03/2014, 13:38 WIB
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat berkampanye di Lapangan Thor, Surabaya, Jawa Timur, Senin (17/3/2014). KOMPAS.com/Indra AkuntonoKetua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat berkampanye di Lapangan Thor, Surabaya, Jawa Timur, Senin (17/3/2014).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri memimpin kampanye di Bali, hari ini, Sabtu (22/3/2014).

Sebelum melakukan kampanye terbuka di lapangan bola Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh, Kabupaten Badung, rombongan terlebih dahulu melakukan blusukan ke Puri Gede Krambitan di Kabupaten Tabanan.

Puri ini dipilih bukan tanpa alasan. Sekretaris DPD PDI-P Bali, Adi Wiriatama menjelaskan, Puri Agung Kerambitan mempunya nilai historis tersendiri.

Dulu, kata dia, presiden pertama Indonesia, Soekarno yang juga merupakan ayah Megawati, kerap berkunjung ke puri ini. Pasalnya, kata dia, saat itu sang Proklamator mengenal Raja Anak Agung Ngurah Anom Mayun yang membawa misi kesenian ke Istana Negara.

"Bung Karno tidak asing lagi dengan tempat ini. Dia datang ke Puri ini beberapa kali. Termasuk juga Bu Mega pernah berkunjung ke sini waktu menjabat Wapres. Kenapa ke sini? Supaya jangan sampai lupa sejarah, karena PDIP concern mentradisikan sejarah dan budaya," ujar dia.

Di Puri Gede ini, Mega terlihat asyik berbincang dengan Anak Agung Ngurah Ketut Dharma Putra yang merupakan Raja Puri Kerambitan. Megawati dan rombongan juga sempat memasuki sebuah ruangan yang merupakan tempat ibadah di sana.

Sebelum ke Puri Agung Kerambitan, Megawati beserta rombongan juga sempat melakukan pertemuan dengan masyarakat adat di Desa Adat Beda, Kabupaten Tabanan. Di sana, PDI-P menggelar pasar murah dan pengobatan gratis.

"Selain melestarikan budaya dan sejarah, kita juga sekaligus membantu masyarakat sekitar," kata Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristanto.

Dalam kampanye di Bali ini, Megawati didampingi oleh sejumlah petinggi dan caleg PDI-P. Selain Hasto, ada juga nama lain seperti Puan Maharani, Bambang Wuryanto, Eriko Sotarduga, Ahmad Basarah, Hasti Kristianto, Arief Wibowo dan Sukur Nababan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Nasional
Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Nasional
Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Nasional
Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi  B-737-MAX-8?

Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi B-737-MAX-8?

Nasional
PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

Nasional
Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Nasional
Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Nasional
Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Nasional
Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Nasional
Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

Nasional
BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

Nasional
BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

Nasional
Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Nasional
Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X