Golkar Tak Mau Terpengaruh Video Aburizal dan Marcella

Kompas.com - 21/03/2014, 17:49 WIB
Ketua Umum Partai Golkar (tengah) melambaikan tangan kepada kader dan simpatisan Partai Golkar seusai berkampanye di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (18/3/2014). KOMPAS.com/FEBRIANKetua Umum Partai Golkar (tengah) melambaikan tangan kepada kader dan simpatisan Partai Golkar seusai berkampanye di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (18/3/2014).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham menyatakan, foto dan video yang memperlihatkan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie dan artis peran Marcella Zalianty tidak akan memengaruhi kegiatan partainya. Menurutnya, hal tersebut tidak akan menganggu aktivitas kampanye partai.

"Ini dimunculkan dalam masa kampanye, pada saat Golkar ingin mendebat secara konseptual," ujar Idrus di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (21/3/2014).

Idrus menjelaskan, Ketua Umum DPP Partai Golkar melakukan perjalanan kampanye ke berbagai daerah. Dalam kesempatan itu, kata Idrus, Aburizal sering mengajak banyak orang. "Orang itu pintar foto, dua orang, tiga orang, empat orang, mestinya foto rombongan dong, kan banyak di mana-mana," katanya.

Idrus yakin bahwa peredaran foto dan video tersebut tidak akan mengganggu stabilitas partai untuk tetap berkampanye. Menurut dia, Aburizal merupakan public figure yang dekat dengan semua orang. Ia yakin nantinya orang-orang yang berada di tempat yang sama akan menyuarakan soal kebenaran video.

Idrus menyatakan, Golkar tidak akan menggugat atau berusaha mencari tahu siapa dalang di balik penyebar video atau foto tersebut. "Ngapain kita merespons yang tidak produktif? Masih banyak hal-hal yang memerlukan produktivitas. Nanti enggak ngurus kampanye, mungkin itu maksudnya," kata Idrus.

Foto dan video Aburizal bersama Wakil Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin dan dua artis kakak-beradik, Marcella dan Olivia Zalianty, menjadi sorotan setelah diunggah oleh akun DP News di Youtube, Kamis (20/3/2014). Dalam video itu, tampak cuplikan gambar Aziz, Marcella, dan pria mirip Aburizal dalam satu pesawat sebelum mendarat di Maladewa. Tidak disebutkan kapan peristiwa itu terjadi dan siapa saja yang ada dalam rombongan tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Diminta Pastikan Ketersediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada 2020

Pemerintah Diminta Pastikan Ketersediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada 2020

Nasional
Ketua KPU: Pilkada Tetap Desember 2020, Tidak Akan Mundur Lagi

Ketua KPU: Pilkada Tetap Desember 2020, Tidak Akan Mundur Lagi

Nasional
Ketua MPR Minta Penerapan 'New Normal' Berbasis Data yang Valid

Ketua MPR Minta Penerapan "New Normal" Berbasis Data yang Valid

Nasional
Ketua MPR: Jangan Sampai New Normal Jadi Pemicu Gelombang Kedua Covid-19

Ketua MPR: Jangan Sampai New Normal Jadi Pemicu Gelombang Kedua Covid-19

Nasional
Kejagung Periksa 48 Staf KONI Pusat Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah

Kejagung Periksa 48 Staf KONI Pusat Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah

Nasional
Kritik Lemahnya Pemberantasan Korupsi, ICW: KPK Memasuki Era 'New Normal'

Kritik Lemahnya Pemberantasan Korupsi, ICW: KPK Memasuki Era "New Normal"

Nasional
Sambut New Normal, Ada Senyum Tito di Selubung Masker

Sambut New Normal, Ada Senyum Tito di Selubung Masker

Nasional
Pelaksanaan New Normal di Daerah Perlu Koordinasi dengan Kemendagri

Pelaksanaan New Normal di Daerah Perlu Koordinasi dengan Kemendagri

Nasional
Indonesia Diprediksi Kehilangan Kunjungan 4 Juta Wisatawan Mancanegara Selama Pandemi

Indonesia Diprediksi Kehilangan Kunjungan 4 Juta Wisatawan Mancanegara Selama Pandemi

Nasional
MUI Laporkan Hoaks soal Penolakan Rapid Test Covid-19 ke Bareskrim Polri

MUI Laporkan Hoaks soal Penolakan Rapid Test Covid-19 ke Bareskrim Polri

Nasional
97 Pendaftar Calon Anggota Komisi Yudisial, Tiga di Antaranya Petahana

97 Pendaftar Calon Anggota Komisi Yudisial, Tiga di Antaranya Petahana

Nasional
Menparekraf Sebut Pariwisata Bali Berpotensi Dibuka Kembali, Ini Alasannya

Menparekraf Sebut Pariwisata Bali Berpotensi Dibuka Kembali, Ini Alasannya

Nasional
Era 'New Normal', Pemerintah Diminta Libatkan Ahli Epidemiologi Ketimbang TNI-Polri

Era "New Normal", Pemerintah Diminta Libatkan Ahli Epidemiologi Ketimbang TNI-Polri

Nasional
UPDATE 28 Mei: RSD Wisma Atlet Tangani 763 Pasien Positif Covid-19

UPDATE 28 Mei: RSD Wisma Atlet Tangani 763 Pasien Positif Covid-19

Nasional
Zulkifli Minta Kader PAN Perjuangkan Ambang Batas Parlemen Tetap 4 Persen

Zulkifli Minta Kader PAN Perjuangkan Ambang Batas Parlemen Tetap 4 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X