Kejar Rapat PPP, Menpera Sewa Pesawat Pribadi

Kompas.com - 19/03/2014, 12:02 WIB
Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz, saat kunjungan kerja ke berbagai pondok pesantren di Jawa Timur, Jumat (17/1/2014) hingga Minggu (19/1/2014). Tabita/C22Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz, saat kunjungan kerja ke berbagai pondok pesantren di Jawa Timur, Jumat (17/1/2014) hingga Minggu (19/1/2014).
Penulis Latief
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


MAKASSAR, KOMPAS.com
- Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz terpaksa menyewa pesawat pribadi untuk bisa menghadiri acara Hari Ulang Tahun ke-42 Realestate Indonesia (REI) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (18/3/2014) malam. Hal tersebut dilakukan karena ia harus mengejar waktu agar dapat menghadiri rapat dengan pengurus DPP Partai Persatuan Pembangunan di Jakarta.

"Saya tidak mau mengecewakan pengurus REI karena memang agenda saya padat. Jadi, terpaksa saya harus sewa pesawat karena setelah dari sini saya akan kembali ke Jakarta untuk rapat di PPP," kata Faridz dalam pidato sambutannya.

Faridz mengatakan, sebentar lagi jabatannya sebagai Menpera akan berakhir. Ia sendiri tengah sibuk mengurus urusan partainya, PPP, untuk pemilihan umum nanti. Dengan bergurau, ia berharap dapat ditunjuk menjadi penasihat Dewan Pengurus Pusat REI setelah ia berhenti dari jabatan menteri.

Dikonfirmasi langsung melalui Dedy Natfahrizal dari Humas Kemenpera, yang menyertai perjalanannya malam tadi, Djan Faridz sengaja menyewa pesawat pribadi untuk mengejar waktu. Dedy menyebutkan, Faridz merogoh kocek pribadinya untuk kepergian tersebut. "Ya, naik pesawat pribadi, itu sewa dari kantong pribadi," ujar Dedy, . Namun, Dedy tak mau menyebutkan nominal harga sewanya. Tugasnya malam itu hanya menemani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 2 Maret: Pemerintah Telah Periksa 10.868.049 Spesimen Covid-19

UPDATE 2 Maret: Pemerintah Telah Periksa 10.868.049 Spesimen Covid-19

Nasional
UPDATE 2 Maret: Ada 73.977 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 2 Maret: Ada 73.977 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 2 Maret: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 149.645 Orang

UPDATE 2 Maret: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 149.645 Orang

Nasional
Gus Yaqut dan Said Aqil Kembali Tak Hadir, Kuasa Hukum Sugi Nur Walk Out

Gus Yaqut dan Said Aqil Kembali Tak Hadir, Kuasa Hukum Sugi Nur Walk Out

Nasional
UPDATE 2 Maret: Tambah 193, Total Ada 36.518 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 2 Maret: Tambah 193, Total Ada 36.518 Pasien Covid-19 Meninggal

Nasional
Aturan Investasi Industri Miras Dicabut, PBNU Berharap Pemerintah Tak Sembrono Buat Kebijakan

Aturan Investasi Industri Miras Dicabut, PBNU Berharap Pemerintah Tak Sembrono Buat Kebijakan

Nasional
UPDATE 2 Maret: Total 1.160.863 Pasien Covid-19 Sembuh

UPDATE 2 Maret: Total 1.160.863 Pasien Covid-19 Sembuh

Nasional
Menkes Harap Masyarakat Bisa Rasakan Pelayanan Kesehatan Berbasis Data

Menkes Harap Masyarakat Bisa Rasakan Pelayanan Kesehatan Berbasis Data

Nasional
Setahun Covid-19 RI: Bertambah 5.712 Total Kasus Mencapai 1.347.026

Setahun Covid-19 RI: Bertambah 5.712 Total Kasus Mencapai 1.347.026

Nasional
DVI Polri Tutup Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182, 3 Orang Belum Teridentifikasi

DVI Polri Tutup Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182, 3 Orang Belum Teridentifikasi

Nasional
Aturan Investasi Industri Miras yang Hanya Bertahan Satu Bulan...

Aturan Investasi Industri Miras yang Hanya Bertahan Satu Bulan...

Nasional
Pernyataan Lengkap Jokowi soal Pencabutan Aturan Investasi Industri Miras dalam Perpres 10/2021

Pernyataan Lengkap Jokowi soal Pencabutan Aturan Investasi Industri Miras dalam Perpres 10/2021

Nasional
Aturan Investasi Miras Dicabut, PPP Minta Menteri dan Orang di Sekitar Presiden Hati-hati Beri Masukan

Aturan Investasi Miras Dicabut, PPP Minta Menteri dan Orang di Sekitar Presiden Hati-hati Beri Masukan

Nasional
Respons Pemerintah Selama Setahun Tangani Pandemi Dinilai Kadang Baik, Kadang Buruk

Respons Pemerintah Selama Setahun Tangani Pandemi Dinilai Kadang Baik, Kadang Buruk

Nasional
DVI Polri Identifikasi Satu Korban Sriwijaya Air SJ-182, Total Jadi 59 Orang

DVI Polri Identifikasi Satu Korban Sriwijaya Air SJ-182, Total Jadi 59 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X