Kompas.com - 08/03/2014, 15:53 WIB
Kereta rangkaian listrik ekonomi tujuan Bogor dipenuhi penumpang yang duduk di atap dan bergelantungan di samping gerbong pada jam pulang kerja saat melintas di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2012). KOMPAS / IWAN SETIYAWANKereta rangkaian listrik ekonomi tujuan Bogor dipenuhi penumpang yang duduk di atap dan bergelantungan di samping gerbong pada jam pulang kerja saat melintas di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2012).
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai tanggal 1 April 2014 penumpang Kereta Api (KA) kelas ekonomi jarak jauh dan sedang akan memperoleh subsidi tarif. Dengan demikian, harga tiket akan lebih murah dibanding saat ini dimana penumpang masih membayar tarif dengan harga normal tiket ekonomi.

Peraturan tersebut berlaku setelah dilakukan penandatanganan Kontrak Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation (PSO)) Perkeretaapian 2014 antara Pemerintah yang diwakili oleh Dirjenka Hermanto Dwiatmoko dan PT KAI oleh Dirut PT KAI Ignasius Jonan.

Tahun 2014 ini, subsidi penumpang KA kelas ekonomi sebesar Rp 1,224 triliun. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp 682 miliar. Jumlah subsidi Rp 1,224 triliun itu akan dialokasikan untuk KRL Jabodetabek sebesar Rp 641.457.109.763; KA ekonomi jarak jauh Rp 167.918.332.735; jarak sedang Rp 94.502.399.158; KA Jarak Dekat Rp 284.158.020.709; KRD Ekonomi Rp 29.782.318.391; KA Lebaran Rp 6.488.619.243.

"PSO memang diprioritaskan untuk KRL dan KA ekonomi jarak dekat karena KA-KA itulah yang digunakan sebagian besar warga beraktivitas sehari-hari," kata Jonan melalui pers releasenya, Sabtu (8/3/2014).

Sehingga, lanjut Jonan, diharapkan semakin banyak warga yang menggunakan kereta yang pada akhirnya mengurangi beban jalan raya.

Berikut merupakan tarif KA Ekonomi bersubsidi dari dan menuju Daop 1 Jakarta

  • Kereta api jauh KA Kertajaya (Surabaya Pasar Turi-Tanjungpriok) dari tarif Rp 115.000 menjadi Rp 50.000,
  • KA Brantas (Kediri-Tanjungpriok) dari Rp 110.000 menjadi Rp 55.000,
  • KA Kutojaya Utara (Kutoarjo-Pasarsenen) dari Rp 70.000 menjadi Rp 40.000,
  • KA Bengawan (Purwosari-Tanjungpriok) dari Rp 95.000 menjadi Rp 50.000,
  • KA Progo (Lempuyangan-Pasarsenen) dari Rp 85.000 menjadi Rp 50.000,
  • KA GBM Selatan (Surabaya gubeng-Jakarta kota) dari Rp 120.000 menjadi Rp 55.000,
  • KA Matarmaja (Malang-Pasar senen) dari Rp 130.000 menjadi Rp 65.000
  • KA jarak sedang KA Tawangjaya (Semarang poncol-Pasar senen) dari Rp 80.000 menjadi Rp 45.000,
  • KA Serayu (Purwokerto-Kroya-Jakartakota) dari Rp 85.000 menjadi Rp 35.000,
  • KA Tegal Arum (Tegal-Jakarta kota) dari Rp 50.000 menjadi Rp 25.000.

Bagi para penumpang yang telah membeli tiket KA untuk keberangkatan 1 April dan seterusnya yang pembeliannya dilakukan sebelum 1 April 2014 dengan tarif lama (komersial/belum disubsidi), maka PT KAI akan mengembalikan selisih bea kepada penumpang di stasiun tujuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menko PMK Tegaskan Keselamatan Korban Erupsi Semeru Jadi Prioritas

Menko PMK Tegaskan Keselamatan Korban Erupsi Semeru Jadi Prioritas

Nasional
Novel Baswedan dkk Datang ke Mabes, Sosialisasi Jadi ASN Polri?

Novel Baswedan dkk Datang ke Mabes, Sosialisasi Jadi ASN Polri?

Nasional
Azis Syamsuddin Jalani Sidang Perdana Kasus Suap Hari Ini

Azis Syamsuddin Jalani Sidang Perdana Kasus Suap Hari Ini

Nasional
Tegaskan Urgensi RUU TPKS, Ketua DPP Nasdem: Mau Sampai Kapan Kekerasan Seksual Berulang?

Tegaskan Urgensi RUU TPKS, Ketua DPP Nasdem: Mau Sampai Kapan Kekerasan Seksual Berulang?

Nasional
Kenapa Varian Omicron Belum Terdeteksi di Indonesia? Ini Kata Epidemiolog

Kenapa Varian Omicron Belum Terdeteksi di Indonesia? Ini Kata Epidemiolog

Nasional
UPDATE Covid-19: Tambah 196 Kasus, Sembuh 298, Meninggal 4

UPDATE Covid-19: Tambah 196 Kasus, Sembuh 298, Meninggal 4

Nasional
Ini Nama 9 dari 14 Korban Meninggal Terdampak Erupsi Semeru

Ini Nama 9 dari 14 Korban Meninggal Terdampak Erupsi Semeru

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali Berakhir Hari Ini, Berikut Situasi Covid-19 Terbaru

PPKM Luar Jawa-Bali Berakhir Hari Ini, Berikut Situasi Covid-19 Terbaru

Nasional
Diundang Sosialisasi Alih Status, Eks Pegawai KPK Harap Posisi dan Peran di Polri Diperjelas

Diundang Sosialisasi Alih Status, Eks Pegawai KPK Harap Posisi dan Peran di Polri Diperjelas

Nasional
Erupsi Semeru, Perintah Presiden Jokowi dan Kata Mbah Rono

Erupsi Semeru, Perintah Presiden Jokowi dan Kata Mbah Rono

Nasional
Airlangga Minta Kader Golkar Bantu Warga Terdampak Erupsi Semeru

Airlangga Minta Kader Golkar Bantu Warga Terdampak Erupsi Semeru

Nasional
Bakamla Evakuasi 2 Warga Terjebak di Longboat Mati Mesin di Perairan Maluku

Bakamla Evakuasi 2 Warga Terjebak di Longboat Mati Mesin di Perairan Maluku

Nasional
Survei Indikator: 72 Persen Responden Puas atas Kinerja Jokowi, Tertinggi Selama Pandemi

Survei Indikator: 72 Persen Responden Puas atas Kinerja Jokowi, Tertinggi Selama Pandemi

Nasional
Survei Indikator: Risma dan Sri Mulyani Menteri Berkinerja Terbaik

Survei Indikator: Risma dan Sri Mulyani Menteri Berkinerja Terbaik

Nasional
[POPULER NASIONAL] Erupsi Gunung Semeru Tak Seperti Letusan Merapi di 2010 | 13 Orang Meninggal akibat Erupsi Semeru, Baru 2 Teridentifikasi

[POPULER NASIONAL] Erupsi Gunung Semeru Tak Seperti Letusan Merapi di 2010 | 13 Orang Meninggal akibat Erupsi Semeru, Baru 2 Teridentifikasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.