Kompas.com - 26/02/2014, 14:26 WIB
Apel Siaga Partai Nasdem yang digelar di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (23/2/2014) KOMPAS.com/IHSANUDDINApel Siaga Partai Nasdem yang digelar di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (23/2/2014)
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com
- Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengklaim bahwa seluruh peserta apel siaga di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta adalah pengurus dan kader partai. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem Bidang Hukum Taufik Basari mengatakan, mereka yang hadir sudah terdaftar dalam keanggotaan Partai Nasdem sehingga dirinya membantah apel siaga sebagai sebuah kegiatan kampanye.

"Pertama, ini bukan kampanye kalau pesertanya internal partai. Sama aja kalau kita bikin konsolidasi internal, rapat-rapat, pelantikan, dan sebagainya. Apel siaga ini kan acara utamanya adalah pelantikan pengurus ranting se-Indonesia," katanya saat dihubungi, Rabu (26/2/2014).

Tobas mengatakan peserta yang hadir dalam apel siaga itu adalah peserta yang terdaftar nama, alamat, dan nomor teleponnya dalam basis data keanggotaan Partai Nasdem. Dengan kata lain, lanjutnya, peserta yang hadir harus memiliki kartu tanda anggota atau sudah terdaftar atau dalam proses pendaftaran.

Dia pun menambahkan daftar peserta apel masuk beberapa hari sebelum acara yang didata oleh para pengurus ranting dan calon legislatif yang tak lain kader Partai Nasdem. Kemudian, lanjut Tobas, panitia penyelenggara melakukan verifikasi acak dengan menelepon peserta.

"Jadi tidak ada peserta yang asal ambil di jalan. Semuanya telah didaftarkan terlebih dahulu. Bahkan, panitia sempat menolak data yang diberikan ketika peserta atau koordinatornya tidak dapat dihubungi saat verifikasi," imbuh Tobas.

Selain itu, kata dia, peserta yang terdaftar diberikan tanda pengenal berupa gelang yang ditandai nomor seri. Dengan demikian, jika ada peserta yang tidak menggunakan gelang tidak dianggap sebagai peserta.

"Kita dapat memastikan bahwa peserta adalah pengurus dan kader Partai Nasdem," tegasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Partai Nasdem menggelar apel siaga yang dipimpin Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Minggu (23/2/2014). Apel tersebut diikuti sekitar 150.000 kader partai. Dalam gelaran tersebut, Paloh meminta kadernya bekerja keras dalam Pemilu 2014.

"Insya Allah kita akan memberikan catatan sejarah. Sebagai partai baru dan menghasilkan hasil luar biasa," kata Paloh.

Surya Paloh memerintahkan seluruh jajaran Partai Nasdem di daerah yang hadir untuk terus melakukan konsolidasi. Hal ini harus dilakukan agar bisa Partai Nasdem berbicara banyak di Pemilu 2014.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Masyarakat Harus Siapkan Diri Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Satgas: Masyarakat Harus Siapkan Diri Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Nasional
Kemenag Bertemu Dubes Arab Saudi, Bahas Penyelenggaraan Umrah 1443 Hijriah

Kemenag Bertemu Dubes Arab Saudi, Bahas Penyelenggaraan Umrah 1443 Hijriah

Nasional
Sejumlah Kabupaten/Kota di Provinsi dengan Angka Kematian Tinggi Tak Jalankan PPKM Level 4, Satgas: Ini Alarm untuk Pemda Setempat

Sejumlah Kabupaten/Kota di Provinsi dengan Angka Kematian Tinggi Tak Jalankan PPKM Level 4, Satgas: Ini Alarm untuk Pemda Setempat

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 Meningkat di Kalimantan Timur, Sumatera Utara, dan Riau

Satgas: Kasus Covid-19 Meningkat di Kalimantan Timur, Sumatera Utara, dan Riau

Nasional
Ahli Sebut Masyarakat Belum Perlu Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, Nakes Saja

Ahli Sebut Masyarakat Belum Perlu Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, Nakes Saja

Nasional
Antibodi Vaksin Sinovac Memang Turun Setelah 6 Bulan, tapi Masih Cukup Lawan Virus Corona

Antibodi Vaksin Sinovac Memang Turun Setelah 6 Bulan, tapi Masih Cukup Lawan Virus Corona

Nasional
Viral Foto Vaksin Dosis Ketiga untuk Influencer, Satgas Covid-19: 'Booster' Vaksin Hanya bagi Nakes

Viral Foto Vaksin Dosis Ketiga untuk Influencer, Satgas Covid-19: "Booster" Vaksin Hanya bagi Nakes

Nasional
Banding Ditolak, Ini Jawaban Kuasa Hukum Napoleon Bonaparte soal Lanjut Kasasi

Banding Ditolak, Ini Jawaban Kuasa Hukum Napoleon Bonaparte soal Lanjut Kasasi

Nasional
KPK Eksekusi Eks Kadis PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi ke Rutan Klas IA Bandar Lampung

KPK Eksekusi Eks Kadis PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi ke Rutan Klas IA Bandar Lampung

Nasional
Skoliosis Dapat Disembuhkan dengan Penanganan Tepat, Ini Penjelasannya

Skoliosis Dapat Disembuhkan dengan Penanganan Tepat, Ini Penjelasannya

Nasional
YLBHI: Ada 202 Kasus Pelanggaran HAM Kepolisian Sepanjang 2019-2021

YLBHI: Ada 202 Kasus Pelanggaran HAM Kepolisian Sepanjang 2019-2021

Nasional
Satgas: Tes Antigen sebagai Diagnosis Covid-19 Hanya jika Alat Diagnostik Terbatas

Satgas: Tes Antigen sebagai Diagnosis Covid-19 Hanya jika Alat Diagnostik Terbatas

Nasional
Tolak Fasilitas Isoman di Hotel, Politisi Demokrat: Anggota DPR Mampu Bayar Sendiri

Tolak Fasilitas Isoman di Hotel, Politisi Demokrat: Anggota DPR Mampu Bayar Sendiri

Nasional
Matakin Ingatkan Pemerintah Agar Tak Ada Penyelewengan Bansos Covid-19

Matakin Ingatkan Pemerintah Agar Tak Ada Penyelewengan Bansos Covid-19

Nasional
Anggota Komisi I Sebut Ada Sejumlah Kesalahan yang Dilakukan 2 Oknum TNI AU Terkait Kekerasan di Papua

Anggota Komisi I Sebut Ada Sejumlah Kesalahan yang Dilakukan 2 Oknum TNI AU Terkait Kekerasan di Papua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X