Anis Matta: PKS Terus Dorong Dana Saksi Parpol

Kompas.com - 17/02/2014, 19:52 WIB
Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Anis Matta. Gambar diambil Jumat (21/6/2013). Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Anis Matta. Gambar diambil Jumat (21/6/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta mengatakan, partainya mendukung pemberian dana bagi saksi partai politik melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Menurut Anis, tidak semua partai politik mampu membayar saksi itu.

"Kita masih tetap mendorong supaya pemerintah tidak perlu ragu-ragu. Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) dan KPU (Komisi Pemilihan Umum) tidak perlu ragu-ragu," kata Anis di Jakarta, Senin (17/2/2014).

Anis mengatakan, dana saksi parpol itu diperlukan untuk mencegah terjadinya kecurangan dalam penghitungan suara. Menurutnya, partai yang tidak memiliki saksi di tempat pemungutan suara (TPS) berpotensi kehilangan suara. Mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut menyebutkan bahwa dana saksi parpol tidak hanya sebagai dana politik, tetapi dana persatuan. Hal ini dikarenakan potensi sumber kecurangan tersebut mengancam kredibilitas dan legitimasi pemilu. "Apalagi di tengah ketidakpercayaan publik terhadap MK, ini sangat rawan," ujar Anis.

Pimpinan Bawaslu, Nelson Simanjuntak, menyatakan bahwa Bawaslu tidak mampu dan tidak mau menyalurkan dana saksi parpol kepada partai politik di lapangan. Pembagian dana saksi partai itu, kata Nelson, berisiko tinggi karena keterbatasan aparat Bawaslu untuk mengawasinya. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meminta Bawaslu mengirimkan surat resmi jika memang menolak membagikan honor saksi partai politik di TPS.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saksi Akui Antar 345.000 Dollar Singapura ke Eks Dirut PTPN III

Saksi Akui Antar 345.000 Dollar Singapura ke Eks Dirut PTPN III

Nasional
Soal Amendemen UUD 1945, Muhammadiyah Usul Jabatan Presiden Tetap 2 Periode

Soal Amendemen UUD 1945, Muhammadiyah Usul Jabatan Presiden Tetap 2 Periode

Nasional
Ketum PP Muhammadiyah Dukung Amendemen UUD 1945 Terbatas soal GBHN

Ketum PP Muhammadiyah Dukung Amendemen UUD 1945 Terbatas soal GBHN

Nasional
Eks Koruptor Boleh Ikut Pilkada, Johan Budi: Sudah Cacat Moral, Harusnya Dilarang

Eks Koruptor Boleh Ikut Pilkada, Johan Budi: Sudah Cacat Moral, Harusnya Dilarang

Nasional
Ketua DPR: PPATK Harusnya Tak Ungkap Rekening Kasino Kepala Daerah ke Publik

Ketua DPR: PPATK Harusnya Tak Ungkap Rekening Kasino Kepala Daerah ke Publik

Nasional
Hanura Sebut Wiranto Tak Komunikasi soal Jabatan Wantimpres

Hanura Sebut Wiranto Tak Komunikasi soal Jabatan Wantimpres

Nasional
Jabat Kapolda Papua Barat, Tornagogo Janji Kedepankan 'Soft Approach'

Jabat Kapolda Papua Barat, Tornagogo Janji Kedepankan "Soft Approach"

Nasional
Resmi Jabat Kabareskrim, Irjen Listyo Sigit Diminta Kedepankan Pendekatan Keadilan Restoratif

Resmi Jabat Kabareskrim, Irjen Listyo Sigit Diminta Kedepankan Pendekatan Keadilan Restoratif

Nasional
Survei Median Ungkap Tiga Alasan Rakyat Solo Memilih Gibran

Survei Median Ungkap Tiga Alasan Rakyat Solo Memilih Gibran

Nasional
Ketua DPR Tak Bisa Pastikan Omnibus Law Rampung dalam 3 Bulan

Ketua DPR Tak Bisa Pastikan Omnibus Law Rampung dalam 3 Bulan

Nasional
Soal Anggaran Pertahanan, Gubernur Lemhannas Ingatkan Ini ke Prabowo

Soal Anggaran Pertahanan, Gubernur Lemhannas Ingatkan Ini ke Prabowo

Nasional
Kemendagri Nilai Tak Seharusnya PPATK Ungkap Rekening Kepala Daerah di Kasino ke Publik

Kemendagri Nilai Tak Seharusnya PPATK Ungkap Rekening Kepala Daerah di Kasino ke Publik

Nasional
Polri Belum Tentukan Perpanjangan Masa Kerja Satgas Tinombala

Polri Belum Tentukan Perpanjangan Masa Kerja Satgas Tinombala

Nasional
Hanura Gelar Pemilihan Ketum Baru, Oesman Sapta Calon Tunggal

Hanura Gelar Pemilihan Ketum Baru, Oesman Sapta Calon Tunggal

Nasional
Apa yang Diingat Mahfud MD Ketika Ditanya soal Yogyakarta?

Apa yang Diingat Mahfud MD Ketika Ditanya soal Yogyakarta?

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X