Suryadharma Anggap Biasa Banyak yang "Bermain" di Mukernas

Kompas.com - 07/02/2014, 17:01 WIB
Menteri Agama RI yang juga Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali saat sesi wawancara di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu(8/1/2014). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Menteri Agama RI yang juga Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali saat sesi wawancara di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu(8/1/2014). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
|
EditorSandro Gatra


BANDUNG, KOMPAS.com
 — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali menilai wajar banyak nama-nama yang dijagokan sebagai bakal calon presiden dalam perhelatan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II PPP di Bandung, Jawa Barat. Suryadharma meminta masyarakat menunggu keputusan Mukernas untuk mengetahui siapa kandidat yang dipilih PPP.

"Itu biasa dalam setiap muktamar dan juga mukernas ada pihak-pihak yang bermain," kata Suryadharma di sela-sela acara mukernas, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/2/2014).

Sebelumnya, ada sembilan nama, baik internal maupun eksternal yang masuk daftar kandidat capres yang akan diusung PPP. Kesembilan nama itu, yakni Suryadharma Ali; Wakil Ketua Umum DPP PPP Lukman Hakim Syaifuddin; dua mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD dan Jimly Asshiddique; Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo; Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto; mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla; bakal capres Konvensi Demokrat Anies Baswedan; dan pedangdut Rhoma Irama.

Saat ditanyakan lebih lanjut soal peluangnya ditetapkan sebagai capres PPP, Suryadharma memilih tak mau berspekulasi.

"Kalau ternyata Mukernas tidak memilih saya sebagai capres, bagaimana? Karenanya saya tidak terlebih dahulu mengatakan bersedia atau tidak bersedia, tunggu saja keputusan Mukernas," ucap Menteri Agama ini.

Sementara itu, Wakil Ketua PPP Aenur Rofiq mengungkapkan, partainya lebih mengutamakan kadernya sendiri sebagai capres. Akan tetapi, hal itu bisa berubah jika PPP tidak mendapatkan perolehan suara memuaskan dalam pemilihan legislatif.

"PPP akan mengutamakan capres dari kadernya sendiri," kata Aenur.

Seperti diberitakan, PPP menggelar Mukernas II di Bandung, Jawa Barat, pada 7-9 Februari 2014. Mukernas kali ini akan membahas soal kesiapan kader PPP dalam menghadapi pemilihan legislatif dan mendengarkan pandangan daerah soal pencapresan.

Rencananya, pada hari terakhir, PPP akan mendeklarasikan capresnya bersamaan dengan peringatan hari lahir PPP ke-41. Di dalam Mukernas kali ini, hadir sejumlah elite politik PPP. Selain Suryadharma, hadir pula Ketua Mahkamah Partai H Chozin Chumaidi, Ketua Majelis Syariah KH Maimoen Zubair, Ketua Majelis Pakar Barlianta Harahap, Ketua Majelis Pertimbangan Drs KH Zarkasih Noer.

Selain itu, ada pula Anggota Majelis Pertimbangan Djan Faridz dan jajaran Wakil Ketua Umum Lukman Hakim Syaifuddin, Hasrul Azwar, Suharso Monoarfa, dan Emron Pangkapi. Mantan Ketua MPR yang juga tokoh senior PPP Aksa Mahmud juga turut hadir dalam Mukernas ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X