PDI Perjuangan: Intelijen Bermain pada Pemilu 2009

Kompas.com - 05/02/2014, 04:51 WIB
Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo saat melakukan konferensi pers mengenai sikap PDIP atas hasil verifikasi Parpol peserta Pemilu 2014 oleh KPU, di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (9/1/2013). PDIP menyambut baik lolosnya 10 parpol peserta Pemilu 2014 hasil verifikasi KPU, mendorong KPU untuk melaksanakan semua tahapan pemilu legislatif, dan menghormati sikap parpol yang tidak lolos untuk menempuh jalur hukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan mengenai rencana perayaan ulang tahun PDIP ke-40 di Jatiluhur, Purwakarta, 10 Januari 2013 besok. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA DANY PERMANASekjen PDIP Tjahjo Kumolo saat melakukan konferensi pers mengenai sikap PDIP atas hasil verifikasi Parpol peserta Pemilu 2014 oleh KPU, di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (9/1/2013). PDIP menyambut baik lolosnya 10 parpol peserta Pemilu 2014 hasil verifikasi KPU, mendorong KPU untuk melaksanakan semua tahapan pemilu legislatif, dan menghormati sikap parpol yang tidak lolos untuk menempuh jalur hukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan mengenai rencana perayaan ulang tahun PDIP ke-40 di Jatiluhur, Purwakarta, 10 Januari 2013 besok. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menengarai keterlibatan intelijen pada penyelenggaraan Pemilu 2009.

"Jujur. Pemilu 2009 yang bermain adalah intelijen," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo dalam pembukaan rapat Konsolidasi Nasional KPU Menyongsong Pemilu 2014 di Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2014).

Tjahjo mengatakan memiliki data yang membuktikan peran intelijen dalam penyelenggaraan pemilu lima tahun lalu itu. Karenanya, dia meminta kejadian itu tak terulang pada Pemilu 2014.

"Maka kemarin kami menolak (keterlibatan) Lemsaneg (Lembaga Sandi Negara) kan. Karena Lemsaneg bagian dari intelijen," kata Tjahjo.

Dalam sambutannya, Tjahjo mengapresiasi kinerja KPU dalam menyiapkan Pemilu 2014. Menurutnya, lembaga itu akomodatif mendengar suara partai politik peserta pemilu dan masyarakat terkait pemilu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Ancam Beri Sanksi Terberat pada Paslon Peanggar Protokol Kesehatan Saat Kampanye

Bawaslu Ancam Beri Sanksi Terberat pada Paslon Peanggar Protokol Kesehatan Saat Kampanye

Nasional
KPK Akan Periksa Wali Kota Tasikmalaya sebagai Tersangka Kasus Suap

KPK Akan Periksa Wali Kota Tasikmalaya sebagai Tersangka Kasus Suap

Nasional
Penjelasan DPR soal Penghapusan Pasal dalam Draf UU Cipta Kerja Terbaru

Penjelasan DPR soal Penghapusan Pasal dalam Draf UU Cipta Kerja Terbaru

Nasional
Pekan Depan Menlu AS Akan Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya

Pekan Depan Menlu AS Akan Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya

Nasional
Ketua MPR Minta Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Pulau Jawa

Ketua MPR Minta Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Pulau Jawa

Nasional
Kali Kedua Prabowo Sambangi Perancis, Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Kali Kedua Prabowo Sambangi Perancis, Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Nasional
Draf UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ada Penghapusan Pasal

Draf UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ada Penghapusan Pasal

Nasional
Benny Tjokro Mengaku Jadi Korban Konspirasi di Kasus Jiwasraya

Benny Tjokro Mengaku Jadi Korban Konspirasi di Kasus Jiwasraya

Nasional
Jangka Waktu Pembahasan Aturan Turunan UU Cipta Kerja Dinilai Tak Realistis

Jangka Waktu Pembahasan Aturan Turunan UU Cipta Kerja Dinilai Tak Realistis

Nasional
Harun Masiku Belum Tertangkap, ICW: KPK Bukan Tidak Mampu, tetapi Tidak Mau

Harun Masiku Belum Tertangkap, ICW: KPK Bukan Tidak Mampu, tetapi Tidak Mau

Nasional
Jokowi Ingin Batu Bara Tak Lagi Diekspor, tetapi Diolah di Dalam Negeri

Jokowi Ingin Batu Bara Tak Lagi Diekspor, tetapi Diolah di Dalam Negeri

Nasional
Tujuh Bulan Pandemi, Pemerintah Belum Capai Target Tes Usap dari WHO

Tujuh Bulan Pandemi, Pemerintah Belum Capai Target Tes Usap dari WHO

Nasional
Banyak Penolakan, Pemerintah Diminta Tunda Pemberlakuan UU Cipta Kerja

Banyak Penolakan, Pemerintah Diminta Tunda Pemberlakuan UU Cipta Kerja

Nasional
Doni Monardo Bantah Anggapan Pemeriksaan Spesimen Indonesia Terendah di Dunia

Doni Monardo Bantah Anggapan Pemeriksaan Spesimen Indonesia Terendah di Dunia

Nasional
Soal Kebakaran Gedung, Kejagung Duga Karena Unsur Kealpaan

Soal Kebakaran Gedung, Kejagung Duga Karena Unsur Kealpaan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X