Saksi: Fadh Marah Pemenang Proyek Al Quran Bukan PT A3I

Kompas.com - 03/02/2014, 21:29 WIB
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Kepala Unit Layanan Pengaduan Direktorat Jenderal Binmas Islam, Mashuri, menduga sejak awal sudah ada penentuan pemenang proyek pengadaan kitab suci Al-Quran.

Hal itu terlihat dari sikap Fadh El Fouz yang marah di kantor mantan Sekretaris Dirjen Binmas Islam Abdul Karim ketika mengetahui pemenang proyek bukan PT Adhi Aksara Abadi Indonesia (PT A3I).

"Fadh marah-marah di kantor orang. Itu sudah lebih dari yang punya kantor. Pak Karim tahu, kok membiarkan tindakan seperti itu. Jadi dipikiran saya, ini sudah design itu (PT A3I) yang dimenangkan," kata Mashuri saat bersaksi di sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Al Quran dengan terdakwa Ahmad Jauhari di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (3/2/2014).

Menurut Mashuri, Fadh marah dengan mengeluarkan kata kasar. Padahal, Mashuri mengatakan, yang mendapat nilai tertinggi dari lelang proyek yaitu PT Macanan Jaya Cemerlang.

"Yang mendapat rangking pertama siapa waktu itu?" tanya Jaksa KMS A Roni.

"PT Macanan waktu itu," jawab Mashuri.

Mashuri menjelaskan, pembicaraan awal hanya rencana pengadaan Al Quran ukuran sedang yang dibutuhkan umat muslim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam dakwaan, sebelum proses lelang, Zulkarnaen Djabar sebagai anggota DPR Komisi VII sekaligus anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR meminta Fahd menjadi calo dalam pengurusan proyek yang dikerjakan Kemenag dan memperjuangkan agar proyek itu digarap oleh perusahaan yang dibawa Fahd.

Akhirnya, Fahd bersama putra Zulkarnaen, Dendy Prasetia, bertemu dengan Nasaruddin Umar yang saat itu masih menjabat Dirjen Bimas Islam dan Abdul Karim. Saat itu, Fadh memperkenakan diri sebagai utusan DPR RI yaitu Zulkarnaen. 

Kemudian, menurut jaksa, Nasaruddin, Abdul Karim, dan Jauhari menyatakan siap membantu pelaksanaan proyek itu. Akhirnya, PT A3I ditentukan sebagai pemenang proyek tahun 2011. 

Jauhari yang merupakan mantan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama itu kemudian sengaja menambah persyaratan teknis agar bisa memenangkan PT A3I.

Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek itu, Jauhari menambahkan persyaratan agar peserta lelang memiliki ruang khusus produksi, pengemasan, dan gudang penyimpanan minimal 5.000 meter persegi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamat dari Kecelakaan saat Reli di Meikarta, Bamsoet Puji Keahlian Sean Gelael

Selamat dari Kecelakaan saat Reli di Meikarta, Bamsoet Puji Keahlian Sean Gelael

Nasional
Formula E Diusut KPK, Bambang Soesatyo: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah

Formula E Diusut KPK, Bambang Soesatyo: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah

Nasional
Kunjungi Jambi, Muhadjir Pastikan Keluarga Miskin Bakal Dapat Bansos

Kunjungi Jambi, Muhadjir Pastikan Keluarga Miskin Bakal Dapat Bansos

Nasional
BKN Ingatkan soal Sanksi bagi ASN yang Nekat Cuti dan ke Luar Kota Saat Libur Natal-Tahun Baru

BKN Ingatkan soal Sanksi bagi ASN yang Nekat Cuti dan ke Luar Kota Saat Libur Natal-Tahun Baru

Nasional
Kepala BKN: ASN Wajib Batalkan Cuti Saat Libur Natal-Tahun Baru

Kepala BKN: ASN Wajib Batalkan Cuti Saat Libur Natal-Tahun Baru

Nasional
2.233 Atlet Ikuti Kompetisi Perairan KSAL Cup 2021

2.233 Atlet Ikuti Kompetisi Perairan KSAL Cup 2021

Nasional
Menanti Langkah Konkret Jaksa Agung soal Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Menanti Langkah Konkret Jaksa Agung soal Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
134.500 Dosis Vaksin Novavax Tiba dari China, Pemerintah Kejar Target Vaksinasi Covid-19

134.500 Dosis Vaksin Novavax Tiba dari China, Pemerintah Kejar Target Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kemenkes: Efikasi Novavax 96,4 Persen terhadap Covid-19 Varian Non-alfa

Kemenkes: Efikasi Novavax 96,4 Persen terhadap Covid-19 Varian Non-alfa

Nasional
Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

Nasional
UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

Nasional
Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

Nasional
Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

Nasional
Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.