Jalan Abdullah Syafei Tebet Banjir Lagi, Pengendara Nekat Menerobos

Kompas.com - 21/01/2014, 14:39 WIB
Kendaraan melintas di tengah banjir di jalan KH Abdullah Syafei, Jakarta, Senin (20/1/2014). Banjir diakibatkan oleh meluapnya debit air Sungai Ciliwung karena hujan yang melanda Jakarta dan sekitarnya.  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Kendaraan melintas di tengah banjir di jalan KH Abdullah Syafei, Jakarta, Senin (20/1/2014). Banjir diakibatkan oleh meluapnya debit air Sungai Ciliwung karena hujan yang melanda Jakarta dan sekitarnya.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Sungai Ciliwung kembali meluap dan merendam Jalan Abdullah Syafei di Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2014). Kendati air naik hingga 40 cm, pengendara tetap menerobos genangan banjir tersebut.

Pantauan Kompas.com, Selasa siang, ruas jalan yang terendam banjir berada di jalur arah Kampung Melayu dari Saharjo dan Kuningan. Kendaraan mengantre di jalur kanan untuk menghindari bagian kiri yang mulai tergenang air. Penumpukan kendaraan terjadi karena ruas jalan semakin menyempit akibat genangan.

Petugas Dinas Perhubungan Jakarta Selatan yang berjaga di jalur naik Jembatan Layang Tebet belum menutup ruas jalan tersebut. Sementara ini, sejumlah pengendara motor mulai memutar balik arah karena khawatir dengan ketinggian air tersebut.

Adapun di jalur sebaliknya, tepatnya di depan kompleks Gudang Peluru, banjir belum menggenangi kawasan tersebut. Namun, jalan yang rusak menyebabkan kendaraan melaju pelan dan menimbulkan kemacetan.

Tatang (35), pedagang kaki lima di dekat lokasi, mengatakan, air mulai menggenangi jalan itu sejak pukul 11.00. "Ini biasanya empat jam lagi sudah penuh, kendaraan enggak bisa lewat," ujar Tatang kepada Kompas.com, Selasa siang.

Tatang mengatakan, jalur di sebelahnya belum terendam karena ketinggian permukaan jalan berbeda. Jika jalur yang menuju arah Kampung Melayu sudah penuh, air akan meluber ke jalur sebelahnya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Tetap Digelar 9 Desember

Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Tetap Digelar 9 Desember

Nasional
OTG Harus Kantongi Surat Rujukan jika Ingin Isolasi di RSD Wisma Atlet, Ini Alasannya

OTG Harus Kantongi Surat Rujukan jika Ingin Isolasi di RSD Wisma Atlet, Ini Alasannya

Nasional
Ketua KPK: Tindak Pidana Korupsi Paling Banyak Terjadi pada Tahun Politik

Ketua KPK: Tindak Pidana Korupsi Paling Banyak Terjadi pada Tahun Politik

Nasional
Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

Nasional
Istana: Jokowi Pertimbangkan Masukan PBNU dan Muhammadiyah untuk Tunda Pilkada

Istana: Jokowi Pertimbangkan Masukan PBNU dan Muhammadiyah untuk Tunda Pilkada

Nasional
Polisi Sebut Banyak CCTV Ikut Rusak Akibat Kebakaran di Kejagung

Polisi Sebut Banyak CCTV Ikut Rusak Akibat Kebakaran di Kejagung

Nasional
Mendes: Jangan Merancang Pembangunan Desa Lepas dari Akar Budaya

Mendes: Jangan Merancang Pembangunan Desa Lepas dari Akar Budaya

Nasional
Ketua DPP PKS: Desakan Tunda Pilkada 2020 Perlu Didengar

Ketua DPP PKS: Desakan Tunda Pilkada 2020 Perlu Didengar

Nasional
Antsipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan Tower 8

Antsipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan Tower 8

Nasional
Ketua DKPP: Pilkada 2020 Kerja Berat, Bukan Cuma Tanggung Jawab KPU, Bawaslu, DKPP

Ketua DKPP: Pilkada 2020 Kerja Berat, Bukan Cuma Tanggung Jawab KPU, Bawaslu, DKPP

Nasional
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Satgas: Berkat Tes dan Tracing Masif

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Satgas: Berkat Tes dan Tracing Masif

Nasional
Paslon Wajib 'Swab Test' Sebelum Hadiri Pengundian Nomor Urut Pilkada

Paslon Wajib "Swab Test" Sebelum Hadiri Pengundian Nomor Urut Pilkada

Nasional
Dalami Pertemuan Pinangki dan Djoko Tjandra di Luar Negeri, Kejagung Periksa 3 Manajer Garuda Indonesia

Dalami Pertemuan Pinangki dan Djoko Tjandra di Luar Negeri, Kejagung Periksa 3 Manajer Garuda Indonesia

Nasional
7 Hari Operasi Yustisi, Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Capai Rp 702,76 Juta

7 Hari Operasi Yustisi, Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Capai Rp 702,76 Juta

Nasional
Kemenkes: Kebanyakan Pegawai Kami Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Kemenkes: Kebanyakan Pegawai Kami Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X