Wajar, PKB Gandeng Bos Lion Air Rusdi Kirana

Kompas.com - 13/01/2014, 11:50 WIB
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar saat menetapkan Presiden Direktur Lion Air, Rusdi Kirana, sebagai Wakil Ketua Umum DPP PKB, di Jakarta, Minggu (12/1/2014). KOMPAS.com/Indra AkuntonoKetua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar saat menetapkan Presiden Direktur Lion Air, Rusdi Kirana, sebagai Wakil Ketua Umum DPP PKB, di Jakarta, Minggu (12/1/2014).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Departemen Politik dan Hubungan Internasional Center for Strategic and International Studies (CSIS) Phillip J Vermonte menilai, wajar jika Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menunjuk Presiden Direktur Lion Air Rusdi Kirana sebagai Wakil Ketua Umum PKB. Menurutnya, PKB ingin merekrut seorang figur yang andal untuk mempercepat aksi manajerial menghadapi Pemilu 2014.

"Saya kira wajar, dan positif kalau ada partai mencari orang yang punya managerial skill. Kalau afiliasinya ke PKB, enggak ada masalah," kata Phillip, saat dihubungi, Senin (13/1/2014).

Alasan lainnya, kata Phillip, PKB selama ini sangat terbuka dengan kelompok minoritas. Hal ini juga disampaikan Rudi menjadi alasannya memilih PKB. 

Phillip mengatakan, hal ini juga tak hanya terjadi di PKB. Partai Hanura menggandeng Hary Tanoesoedibjo dan diberikan posisi penting sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu Hanura. Bahkan, Hary Tanoe telah dideklarasikan sebagai bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Wiranto.

"Mungkin dari perspektif organisasi kurang baik, tapi kalau dalam politik itu wajar-wajar saja karena mereka butuh shortcut dan orang-orang yang sudah matang untuk mempercepat action," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mendeklarasikan Rusdi sebagai Waketum PKB. Pria yang akrab disapa Cak Imin itu yakin Rusdi mampu memaksimalkan manajemen untuk membesarkan PKB. Ia melanjutkan, keputusan menunjuk Rusdi sebagai waketum telah melewati proses dan diskusi yang panjang.

Selain melibatkan seluruh petinggi PKB, keputusannya juga telah dikomunikasikan dengan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama. Rusdi mengaku tertarik bergabung ke PKB karena merasa memiliki utang budi dengan pendiri partai tersebut KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Baginya, Gus Dur adalah tokoh pluralis yang memberikan ruang luas pada kelompok minoritas seperti dirinya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud Kenang Ketegasan Artidjo Beri Hukuman Berlipat ke Sesama Alumni HMI

Mahfud Kenang Ketegasan Artidjo Beri Hukuman Berlipat ke Sesama Alumni HMI

Nasional
ICW Nilai Penghargaan Antikorupsi yang Diterima Gubernur Sulsel Harus Dicabut

ICW Nilai Penghargaan Antikorupsi yang Diterima Gubernur Sulsel Harus Dicabut

Nasional
Resmikan KRL Yogya-Solo, Jokowi: Kereta ini Lebih Cepat dari Prameks

Resmikan KRL Yogya-Solo, Jokowi: Kereta ini Lebih Cepat dari Prameks

Nasional
Bivitri: Bung Hatta Anti-Corruption Award Diberikan kepada Nurdin Abdullah dalam Kapasitasnya sebagai Bupati

Bivitri: Bung Hatta Anti-Corruption Award Diberikan kepada Nurdin Abdullah dalam Kapasitasnya sebagai Bupati

Nasional
Gelar Rakernas, Sekjen PKS: Kami Mau Menang 2024

Gelar Rakernas, Sekjen PKS: Kami Mau Menang 2024

Nasional
Fraksi PAN Minta Pemerintah Kaji Ulang Aturan Investasi Miras

Fraksi PAN Minta Pemerintah Kaji Ulang Aturan Investasi Miras

Nasional
Jokowi: Vaksinasi Massal di Yogyakarta untuk Dukung Pariwisata dan Ekonomi Bangkit Kembali

Jokowi: Vaksinasi Massal di Yogyakarta untuk Dukung Pariwisata dan Ekonomi Bangkit Kembali

Nasional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 Pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta

Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 Pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta

Nasional
Banjir Rasa Pilpres

Banjir Rasa Pilpres

Nasional
ICW Minta KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Gubernur Sulsel dalam Proyek Infrastruktur Lain

ICW Minta KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Gubernur Sulsel dalam Proyek Infrastruktur Lain

Nasional
Apa Itu Restorative Justice yang Belakangan Kerap Disebut Kapolri?

Apa Itu Restorative Justice yang Belakangan Kerap Disebut Kapolri?

Nasional
Wakil Ketua MPR Nilai Aturan Investasi Miras Bertentangan dengan Pancasila

Wakil Ketua MPR Nilai Aturan Investasi Miras Bertentangan dengan Pancasila

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Drive Thru bagi Lansia, Ini yang Perlu Dipersiapkan

Vaksinasi Covid-19 Drive Thru bagi Lansia, Ini yang Perlu Dipersiapkan

Nasional
Soal Vaksinasi Gotong Royong, Anggota Komisi IX Minta Pemerintah Transparan

Soal Vaksinasi Gotong Royong, Anggota Komisi IX Minta Pemerintah Transparan

Nasional
Jokowi Kenang Artidjo Alkostar: Rajin, Jujur, Punya Integritas Tinggi

Jokowi Kenang Artidjo Alkostar: Rajin, Jujur, Punya Integritas Tinggi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X