Elektabilitas Turun, PDI-P Tak Khawatir

Kompas.com - 09/01/2014, 07:46 WIB
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politiknya dalam acara pembukaan Rakernas III PDIP di Ancol, Jakarta, Jumat (6/9/2013). Rakernas yang dihadiri 1.330 fungsionaris dan kader PDIP seluruh Indonesia tersebut akan berlangsung pada 6-8 September 2013. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politiknya dalam acara pembukaan Rakernas III PDIP di Ancol, Jakarta, Jumat (6/9/2013). Rakernas yang dihadiri 1.330 fungsionaris dan kader PDIP seluruh Indonesia tersebut akan berlangsung pada 6-8 September 2013.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Survei Litbang Kompas menunjukkan adanya penurunan elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dari 23,6 persen pada Juni 2013 menjadi 21,8 persen pada Desember 2013. Terkait hasil survei ini, PDI-P menyatakan tak terlalu khawatir dengan perolehan suaranya kelak.

"Ini masih sangat wajar karena penurunan angkanya masih ada di batas margin of error. Sangat wajar kalau turun 2-3 persen, kecuali kalau turunnya jauh sekali baru dipertanyakan apa yang salah. Tapi, kalau ini, kami menyikapi biasa saja," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P Eriko Sotarduga saat dihubungi, Kamis (9/1/2014).

Eriko menuturkan, survei yang dilakukan Kompas ini seharusnya dilengkapi dengan persebaran responden, baik di kota maupun di pedesaan. Eriko melihat, selama ini, survei lebih menyasar kepada masyarakat perkotaan.

Dia membandingkan dengan survei internal yang dilakukan partainya. Survei internal PDI-P, sebut Eriko, memang memiliki gambaran tidak jauh berbeda dengan survei yang dilakukan Kompas. Namun, dia menuturkan, survei partainya lebih akurat lantaran didasarkan elektabilitas calon anggota legislatif per daerah pemilihan.

"Jadi, survei kami lebih akurat karena persebarannya jelas per dapil, bahkan per caleg," kata Eriko.

Eriko mengaku survei internal itu tidak akan pernah disampaikan ke publik karena masih menjadi bagian dari strategi partai memenangkan pemilu. Namun, anggota Komisi V DPR ini menyatakan, PDI-P tetap optimistis target Pemilu 2014 mendatang, yakni sebesar 27,2 persen, bisa tercapai.

Suara PDI-P menurun

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mencatatkan lonjakan dukungan dalam tempo setengah tahun, antara Desember 2012 dan Juni 2013. Namun, di pengujung 2013, suara untuk partai ini justru turun.

Pada Desember 2012, survei Kompas mencatat partai ini akan dipilih oleh 13,3 persen responden bila pemilu digelar saat ini. Lonjakan lebih dari 10 persen dicatat partai ini dalam enam bulan kemudian, dengan mencatatkan dukungan 23,6 persen pada periode kedua survei yang diumumkan hasilnya pada Juni 2013.

Sayang, tren itu seolah terhenti. Periode ketiga survei yang berakhir pada Desember 2013 justru mencatat dukungan untuk PDI-P melorot menjadi 21,8 persen.

Hasil survei selengkapnya dapat dibaca di harian Kompas edisi Kamis (9/1/2014).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X