Kompas.com - 26/12/2013, 12:19 WIB
Kicauan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kamis (26/12/2013) pagi, tentang peringatan tsunami Aceh mengundang komentar dari para pengikutnya. Dalam tweet-nya, Presiden menyebutkan bahwa hari ini tepat 8 tahun peristiwa tsunami. Jika dihitung, tahun ini adalah tahun ke-9 sejak peristiwa tsunami melanda Aceh pada 26 Desember 2004. TwitterKicauan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kamis (26/12/2013) pagi, tentang peringatan tsunami Aceh mengundang komentar dari para pengikutnya. Dalam tweet-nya, Presiden menyebutkan bahwa hari ini tepat 8 tahun peristiwa tsunami. Jika dihitung, tahun ini adalah tahun ke-9 sejak peristiwa tsunami melanda Aceh pada 26 Desember 2004.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — "Kicauan" Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kamis (26/12/2013) pagi, tentang peringatan tsunami Aceh mengundang komentar dari para pengikutnya. Dalam tweet-nya, Presiden menyebutkan bahwa hari ini tepat 8 tahun peristiwa tsunami. Jika dihitung, tahun ini adalah tahun ke-9 sejak peristiwa tsunami melanda Aceh pada 26 Desember 2004.

"Hari ini tepat 8 th musibah tsunami di Aceh & Nias. Kita harus senantiasa siaga menghadapi bencana alam. *SBY*," demikian Presiden SBY, dalam akunnya Twitter-nya @SBYudhoyono.

Tweet ini sudah di-retweet sebanyak 1.659. Pada tweet berikutnya, SBY masih belum menyadari adanya kekeliruan. Ia menuliskan, "Alhamdulillah, Aceh & Nias telah kita bangun kembali. Berkat kebersamaan kita, bencana apa pun akan dapat kita atasi. *SBY*".

Sejumlah tweeps pun sempat membalas tweet SBY dengan memberikan koreksi. "Pak Presiden, setau saya Tsunami di Aceh itu terjadi tahun 2004, yg berarti sudah 9 tahun dong pak, bukan 8 tahun..!! :)," tulis akun @renD_renaldhy.

"Masa ga inget sih? Kan 3 bln stelah menjabat pak," tulis akun @lanniamelia.

Setelah mendapatkan balasan, SBY kemudian meralat tweet sebelumnya. "Terima kasih atas ralatnya, hari ini tepat 9 tahun musibah tsunami di Aceh dan Nias. *SBY*," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Nasional
Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Nasional
Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Nasional
Pegawai Pertanyakan Putusan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK

Pegawai Pertanyakan Putusan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK

Nasional
Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Nasional
Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Jokowi: Terus Saya Cari Ke Mana?

Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Jokowi: Terus Saya Cari Ke Mana?

Nasional
Said Aqil: PKB Harus Jadi Partai yang Dewasa dan Matang

Said Aqil: PKB Harus Jadi Partai yang Dewasa dan Matang

Nasional
Kasus Kematian Saat Isolasi Mandiri Meningkat, Ini Respons Kemenkes

Kasus Kematian Saat Isolasi Mandiri Meningkat, Ini Respons Kemenkes

Nasional
Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian KP Bagikan 1,2 Ton Ikan di Kampung Pemulung dan Lapas Anak

Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian KP Bagikan 1,2 Ton Ikan di Kampung Pemulung dan Lapas Anak

Nasional
Kritik Penanganan Pandemi, Muhaimin: Semua Serba Pemerintah

Kritik Penanganan Pandemi, Muhaimin: Semua Serba Pemerintah

Nasional
Klaim PKB Masuk Tiga Besar, Muhaimin: Kita Sudah Meninggalkan Level Tengah

Klaim PKB Masuk Tiga Besar, Muhaimin: Kita Sudah Meninggalkan Level Tengah

Nasional
Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi dan Kota Depok Masih Rendah

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi dan Kota Depok Masih Rendah

Nasional
Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Perpanjang Penahanan Yoory Corneles

Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Perpanjang Penahanan Yoory Corneles

Nasional
Said Aqil: Tolong Saya Dibantu Sadarkan Beberapa Kiai yang Tak Percaya Covid-19, Tak Percaya Vaksin

Said Aqil: Tolong Saya Dibantu Sadarkan Beberapa Kiai yang Tak Percaya Covid-19, Tak Percaya Vaksin

Nasional
Jokowi Cek Obat Covid-19 di Apotek di Bogor, tapi Tak Tersedia

Jokowi Cek Obat Covid-19 di Apotek di Bogor, tapi Tak Tersedia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X