Kompas.com - 22/12/2013, 11:26 WIB
Peserta konvensi calon presiden Partai demokrat, Anies Baswedan dicegat salah seorang warga Kediri, Jawa Timur, Minggu (21/12/2013). Aniea tengah melakukan perjalanan dari Yogyakarta menuju Blitar dalam rangka kampanye 3.000 kilometer keliling Pulau Jawa. KOMPAS.com/Sabrina AsrilPeserta konvensi calon presiden Partai demokrat, Anies Baswedan dicegat salah seorang warga Kediri, Jawa Timur, Minggu (21/12/2013). Aniea tengah melakukan perjalanan dari Yogyakarta menuju Blitar dalam rangka kampanye 3.000 kilometer keliling Pulau Jawa.
|
EditorCaroline Damanik

KEDIRI, KOMPAS.com
- Bus yang membawa rombongan Anies Baswedan berhenti ketika seorang warga tiba-tiba berteriak di luar rumahnya dan melambaikan tangan ke arah bus rombongan, Minggu (22/12/2013) yang tengah melintas di Jalan Gatot Subroto, Kediri, menuju Blitar. Anies yang ada di dalam bus langsung menemui warga itu.

Pria yang diketahui bernama Djoko Sunarno itu lantas meminta Anies masuk ke dalam rumahnya. Dengan cepat, Djoko membawa surat kabar Jawa Pos yang mencantumkan artikel tentang ibunda Anies, Aliyah Rasyid Baswedan. Di artikel itu, terdapat sebuah foto dengan gambar Aliyah yang membentangkan kertas karton bertulis tangan "Saya titipkan Anies kepada-Mu ya Allah".

Djoko mengaku terinspirasi kisah Aliyah dalam mendidik Anies yang kini maju sebagai peserta konvensi calon Presiden Partai Demokrat itu. Djoko mengaku mendapat cerita soal Anies dari sejumlah koleganya dan berita-berita di media.

"Saya dulu sempat bilang pingin ketemu Anies kayak apa sih orangnya. Eh taunya saya lihat lewat depan rumah saya, makanya saya langsung minta stop," ucapnya.

Djoko berharap adanya sosok pemimpin muda yang membawa perubahan ke depan.

"Kalau yang tua itu-itu saja yang dibawa. Saya lebih senang anak muda," ucap pria setengah baya ini.

Anies berterima kasih atas dukungan Djoko itu. Dia lalu menyerahkan brosur kampanyenya dan bertukar nomor telepon dengan warga itu. Setelah selesai bercakap-cakap, Anies kembali melanjutkan perjalanannya ke Blitar. Blitar adalah kota keempat yang didatangi Anies dalam perjalanan 3.000 kilometer keliling Pulau Jawa selama lima hari. Di Blitar, Anies akan ziarah ke makam Sang Proklamator, Soekarno.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pusat Zeni TNI AD Bantu Perbaikan Jembatan Rusak di Bima

Pusat Zeni TNI AD Bantu Perbaikan Jembatan Rusak di Bima

Nasional
Menkes Minta Lansia Jadi Piroritas Vaksinasi Covid-19 Sebulan ke Depan

Menkes Minta Lansia Jadi Piroritas Vaksinasi Covid-19 Sebulan ke Depan

Nasional
Terjadi Pandemi Covid-19 Gelombang Ketiga di Eropa hingga Asia, Menkes Minta Masyarakat Waspada

Terjadi Pandemi Covid-19 Gelombang Ketiga di Eropa hingga Asia, Menkes Minta Masyarakat Waspada

Nasional
Pemerintah Terima 6 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 dari Sinovac

Pemerintah Terima 6 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 dari Sinovac

Nasional
KPK: Masih Ada 4 DPO yang Jadi Kewajiban untuk Dituntaskan

KPK: Masih Ada 4 DPO yang Jadi Kewajiban untuk Dituntaskan

Nasional
Bakamla Peringatkan Kapal Tanker Yunani yang Mondar-mandir di Perairan Maluku

Bakamla Peringatkan Kapal Tanker Yunani yang Mondar-mandir di Perairan Maluku

Nasional
Kemkominfo Targetkan Literasi Digital untuk 1,5 Juta Warga Jawa Timur hingga 2024

Kemkominfo Targetkan Literasi Digital untuk 1,5 Juta Warga Jawa Timur hingga 2024

Nasional
Uji Klinis Vaksin Nusantara Berlanjut, Guru Besar FKUI: Jelas Ada Pelanggaran

Uji Klinis Vaksin Nusantara Berlanjut, Guru Besar FKUI: Jelas Ada Pelanggaran

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, PB IDI Harap BPOM Tidak Diintervensi oleh DPR

Soal Vaksin Nusantara, PB IDI Harap BPOM Tidak Diintervensi oleh DPR

Nasional
Jokowi Ingin Kota Semakin Infklusif, Terbuka bagi Seluruh Warga

Jokowi Ingin Kota Semakin Infklusif, Terbuka bagi Seluruh Warga

Nasional
Kemenkes Belum Dapat Laporan Uji Praklinis Vaksin Nusantara

Kemenkes Belum Dapat Laporan Uji Praklinis Vaksin Nusantara

Nasional
Jokowi: Indonesia Harus Punya Kekhasan Ketika Buat Perencanaan Wilayah

Jokowi: Indonesia Harus Punya Kekhasan Ketika Buat Perencanaan Wilayah

Nasional
LBM Eijkman Targetkan Vaksin Merah Putih Dapat Izin BPOM Pertengahan 2022

LBM Eijkman Targetkan Vaksin Merah Putih Dapat Izin BPOM Pertengahan 2022

Nasional
Menkominfo: Indonesia Butuh 600.000 Talenta Digital untuk Atasi Digital Talent Gap

Menkominfo: Indonesia Butuh 600.000 Talenta Digital untuk Atasi Digital Talent Gap

Nasional
UPDATE 17 April: Sebaran 5.041 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

UPDATE 17 April: Sebaran 5.041 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X