Kompas.com - 17/12/2013, 06:59 WIB
Kediaman Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, di Jalan Bhayangkara Nomor 51, Cipocokjaya, Kota Serang, Banten, Jumat (4/10/2013) siang, terlihat sepi. Anita YoshiharaKediaman Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, di Jalan Bhayangkara Nomor 51, Cipocokjaya, Kota Serang, Banten, Jumat (4/10/2013) siang, terlihat sepi.
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah kediaman Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah di Serang, Banten, Selasa (17/12/2013).

"Benar ada penggeledahan di rumah Gubernur Banten," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, saat dihubungi Kompas.com, Selasa pagi.

Namun, Johan mengaku belum tahu terkait kasus apa penggeledahan itu dilakukan. "Saya cek dulu," ujar Johan.

Menurutnya, tim penyidik KPK bergerak ke rumah Atut sekitar pukul 05.00 WIB. Adapun Atut berstatus saksi untuk dua kasus di KPK, yakni dugaan suap terkait sengketa Pilkada Lebak dan kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Tangerang Selatan. Dua kasus tersebut melibatkan adik Atut, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

Selain itu, KPK tengah menyelidiki proyek pengadaan alkes di Provinsi Banten. Untuk penyelidikan ini, KPK telah meminta keterangan Atut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.