Nasdem Klaim Belum Pikirkan Capres

Kompas.com - 02/12/2013, 22:04 WIB
Ketua Dewan Majelis Tinggi Nasional Partai Nasdem, Surya Paloh, saat berbicara dihadapan kader dan simpatisan pada pembukaan Kongres I Partai Nasdem di JCC Komplek Gelora Bung Karno Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2013). Kongres yang diadakan selama dua hari ini untuk menyamakan strategi dalam menghadapi Pemilu 2014 dan mengukuhkan Surya Paloh sebagai ketua umum. TRIBUNNEWS/HERUDINKetua Dewan Majelis Tinggi Nasional Partai Nasdem, Surya Paloh, saat berbicara dihadapan kader dan simpatisan pada pembukaan Kongres I Partai Nasdem di JCC Komplek Gelora Bung Karno Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2013). Kongres yang diadakan selama dua hari ini untuk menyamakan strategi dalam menghadapi Pemilu 2014 dan mengukuhkan Surya Paloh sebagai ketua umum.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh menampik kabar yang menyebut bahwa partainya melirik mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai kandidat calon presiden. Surya mengaku saat ini partainya masih baru sehingga belum memikirkan calon presiden dan wakil presiden.

"Nasdem ini partai baru. Kita tahu malu dan tahu diri. Kita belum memikirkan calon presiden sekarang," kata Surya di sela-sela Rapat Kerja Nasional Partai Nasdem di Jakarta, Senin (2/12/2013).

Surya menilai, sikap tahu malu dan tahu diri harus diterapkan karena merupakan akar budaya Indonesia. Budaya tersebut dinilai sulit ditemukan sekarang ini. "Sekarang budaya malu ini sudah jadi luxury (kemewahan). Ini misi dan tugas untuk siapa pun yang punya positioning. Ini pesan moralnya," lanjut Surya.

Oleh karena itu, Partai Nasdem memutuskan fokus pada pemilu legislatif. Hal tersebut dinilai lebih penting ketimbang mengurusi pencalonan capres dan cawapres. "Nanti kalau pileg lancar, kita menang, maka kita bisa memikirkan ke arah sana (capres dan cawapres). Tapi kalau hasilnya tidak maksimal, ya sudah kita duduk saja. Kita dukung capres dari partai lain," ujar dia.


Sebelumnya Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Nasdem dari Sulawesi Selatan mendukung JK untuk maju sebagai capres. JK pun mengaku merasa terhormat dan berterima kasih kepada Nasdem.

"Bagi saya ini (digadang sebagai calon presiden Nasdem) kehormatan, dan terima kasih," kata Kalla sebelum menjadi pembicara di Rakernas Nasdem.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X