Abaikan Aduan Warga, Kepala Daerah Takkan Digaji

Kompas.com - 26/11/2013, 23:07 WIB
Pantulan cermin menunjukkan Gubernur DKI Joko Widodo (tengah, memegang kertas) tengah melakukan inspeksi mendadak di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Gedung Pemerintah Kota Jakarta Timur, Selasa (16/7/2013) sore. KOMPAS.com/FABIANUS JANUARIUS KUWADOPantulan cermin menunjukkan Gubernur DKI Joko Widodo (tengah, memegang kertas) tengah melakukan inspeksi mendadak di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Gedung Pemerintah Kota Jakarta Timur, Selasa (16/7/2013) sore.
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan pemberian sanksi bagi kepala daerah yang tidak menindaklanjuti aduan masyarakat soal pelayanan publik. Bupati/wali kota yang mengabaikan aduan masyarakat akan diberi sanksi penundaan pemberian gaji dan tunjangan jabatan.

"Jika tenyata pengaduan masyarakat, rekomendasi Ombudsman tidak ditindaklanjuti bupati/wali kota, untuk sekian hari, 30 hari atau berapa, stop gaji dan tunjangannya," ujar Direktur Pengembangan Kapasitas Evaluasi Kinerja Daerah Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Kartiko Purnomo di Jakarta, Selasa (26/11/2013).

Dia mengatakan, usulan pemerintah tersebut telah dicantumkan dalam Rancangan Undang-Undang tentang Pemerintah Daerah yang saat ini sedang dibahas di DPR. Klausul itu akan diatur dalam Bab Manajamen Pelayanan Publik.

Anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, mengatakan, pengaduan masyarakat masih dianggap sebagai suatu momok yang membuat alergi aparat pemda. Menurutnya, tidak semua aparat pemda dan kepala daerah siap menerima pengaduan masyarakat.

"Tidak semua institusi dan pimpinan siap telinganya merah karena nilai pengaduan untuk memperbaiki pelayanan harganya sangat mahal," kata Tulus pada kesempatan yang sama.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X