Kompas.com - 18/11/2013, 15:42 WIB
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com - Situs bawaslu.go.id milik Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dinilai tidak menunjang upaya pengawasan penyelenggara pemilu. Situs tersebut lebih banyak menyosialisasikan acara seremonial yang diselenggarakan lembaga itu.

"Dibandingkan website KPU (Komisi Pemilihan Umum), website Bawaslu lebih aktif. Tapi aktivasinya bukan untuk menggaet orang melakukan pengawasan. Itu lebih banyak mencantumkan rapat, acara gunting pita. Seremonial sekali," kata Deputi Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz di Jakarta, Senin (18/11/2013).

Dia mengatakan, situs resmi lembaga pengawas pemilu seharusnya mendorong orang untuk aktif melaporkan temuannya atas dugaan pelanggaran pemilu. Kenyataannya, kata dia, situs resmi Bawaslu tidak memudahkan pengunjungnya untuk mengadukan tenuannya.

"Jadi bukan hanya soal galeri, tapi mengajak orang melakukan pengawasan. Dari situ (situs) seharusnya bisa juga mengambil formulir pengawasan yang bisa diunduh masyarakat sehingga mereka (Bawaslu) bisa bekerja lebih mudah. Jadi ada panduan demokrasi," lanjut Masykurudin.

Penulusuran KOMPAS.com pada situs bawaslu.go.id, terdapat banner "Pusat Pengaduan" dalam situs tersebut. Namun, saat dicoba dikunjungi, kanal tidak dapat terbuka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.