Kompas.com - 31/10/2013, 23:37 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Seusai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (31/10/2013), mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Cilacap, Tri Dianto membagi-bagikan video CD berisi album terbarunya kepada wartawan.

Tri menjalani pemeriksaan selama 10 jam di KPK. Dia diperiksa terkait penyidikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi Hambalang yang menjerat mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Album VCD yang dibagikan Tri kepada wartawan berjudul Cinta Bukanlah Untukku. Dalam sampul VCD terlihat foto Tri yang bergaya dengan seorang wanita di belakangnya. Saat diputar, di dalam VCD itu hanya ada satu video klip.

Sejumlah VCD ini dibagikan asisten Tri sebelum loyalis Anas itu meninggalkan Gedung KPK. Kepada media, Tri mengaku diajukan pertanyaan oleh penyidik seputar Kongres Partai Demokrat 2010 di Bandung, Jawa Barat.

Tri juga mengaku ditanya soal perkenalannya dengan Anas, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin, serta istri Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni. Ketika ditanya wartawan tentang makna albumnya, Tri hanya tersenyum dan langsung masuk ke mobil Alphard hitam yang sudah menunggunya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.