Pramono Edhi: BIN, Cek Kabar Kedubes AS Lakukan Penyadapan!

Kompas.com - 30/10/2013, 23:47 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Intelijen Negara diminta memastikan terjadi atau tidaknya penyadapan oleh Kedutaan Besar Amerika untuk Indonesia di Jakarta. Lembaga ini dinilai sebagai otoritas yang punya kapasitas memastikan masalah ada atau tidaknya penyadapan.

"Itu kan belum pasti apa memang dilakukan (penyadapan), jadi yang harus melakukan pengecekan adalah BIN," kata peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat Jenderal (purn) TNI Pramono Edhie, Rabu (30/10/2013). Kalau memang terbukti kedutaan tersebut melakukan penyadapan, ujar dia, maka Pemerintah Indonesia harus bersikap tegas.

Bila memang sudah dipastikan adanya penyadapan itu, lanjut Pramono, protes keras mutlak dilayangkan kepada Amerika. Dia pun berpendapat protes semacam itu tak akan merusak status hubungan bilateral dengan Amerika yang selama ini merupakan negara sahabat.

"Justru nantinya tidak akan lagi kita negara sahabat saling curiga," lanjut Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu. Pada sisi lain, lanjut Pramono, protes tersebut juga akan menunjukkan Indonesia adalah negara yang tegas dan tak gentar meski berhadapan dengan negara adidaya.

Kedutaan Besar Amerika di Jakarta masuk dalam daftar 90 pos yang disebut memiliki fasilitas penyadapan, berdasarkan keterangan mantan analis Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Edward Snowden. Bangkok, Kuala Lumpur, dan Yangon adalah lokasi lain di Asia yang disebut dalam daftar itu sebagai pos penyadapan Amerika.

Kabar soal daftar tersebut dikutip antara lain oleh koran terbitan Australia, Sydney Herald Tribune. Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari Kedutaan Besar Amerika di Jakarta terkait hal ini. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X