Kasus Benhan, Misbakhun Pernah Tuduh Boediono dan SBY di Twitter

Kompas.com - 30/10/2013, 16:58 WIB
Misbakhun KOMPAS/RIZA FATHONIMisbakhun
Penulis Ihsanuddin
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi Partai Golkar, M Misbakhun, ternyata pernah melayangkan tudingan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono di situs mikrobloging Twitter. Hal tersebut terungkap dalam sidang perkara pencemaran nama baik terhadap Misbakhun dengan terdakwa Benny Handoko, pemilik akun Twitter @benhan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2013).

Tim pengacara Benny yang dipimpin oleh Jimmy Simanjuntak menanyakan perihal tweet tersebut kepada Misbakhun. Mereka mengatakan, Misbakhun juga pernah melakukan pencemaran nama baik seperti apa yang dilaporkannya kepada Benny. Hal tersebut dilakukan Misbakhun melalui akun Twitter-nya.

"Saudara saksi ingat pernah ngetweet, 'Lebih pantes Boediono yang masuk penjara'," tanya salah satu pengacara Benny, Liliana Santosa.

Misbakhun pun mengiyakan pertanyaan tersebut. "Saudara juga pernah ngetweet, 'cuma presiden yang terlibat kasus Century', apa benar?" cecar Liliana lagi.

Misbakhun pun tidak membantah. Kemudian, Liliana menanyakan apakah kedua tweet Misbakhun tersebut tidak mencemarkan nama baik orang. Pasalnya, tweet itu berisi tudingan yang serupa dengan apa yang di-posting oleh Benny kepada Misbakhun. Misbakhun pun dengan tegas menolaknya. Menurutnya, dia mempunyai ukuran yang jelas dalam mem-posting kedua tweet tersebut.

"Saya punya tolok ukur, yakni keputusan Pansus Century dan keputusan KPK," jelas Misbakhun.

Mendengar jawaban tersebut, Liliana tidak terima. Dia menilai nama SBY dan Boediono tidak ditetapkan sebagai tersangka kasus Century oleh KPK. Namun, keberatan Liliana tersebut langsung dipotong oleh Majelis Hakim. Hakim menilai, pertanyaan tersebut sudah tidak relevan dengan dakwaan di persidangan.

Sebelumnya, Benny dilaporkan Misbakhun ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan penghinaan melalui jejaring sosial Twitter. Dalam akun Twitter-nya, @benhan, Benny Handoko menulis, "Misbakhun sebagai perampok Bank Century".

Benny Handoko dilaporkan Misbakhun ke Polda Metro Jaya pada 10 Desember 2012 dengan Laporan Polisi Nomor: TBL/4262/XII/2012/PMJ/Ditreskrimsus. Benny saat ini dikenakan Pasal 27 juncto Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klaim Sudah 5 Bulan Disahkan, Ini Alasan Partai Prima Baru Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Klaim Sudah 5 Bulan Disahkan, Ini Alasan Partai Prima Baru Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Nasional
KPK Sebut Penyelenggara dan Penyusun Soal TWK adalah BKN

KPK Sebut Penyelenggara dan Penyusun Soal TWK adalah BKN

Nasional
Ketua WP KPK Heran Ada Pertanyaan tentang Ucapan Hari Raya kepada Umat Agama Lain di TWK

Ketua WP KPK Heran Ada Pertanyaan tentang Ucapan Hari Raya kepada Umat Agama Lain di TWK

Nasional
Bima Arya: Pembahasan Kasus GKI Yasmin Mengerucut ke Penyelesaian

Bima Arya: Pembahasan Kasus GKI Yasmin Mengerucut ke Penyelesaian

Nasional
Wasekjen Sebut Partai Prima Berdiri Juli 2020, Digagas Aktivis 98

Wasekjen Sebut Partai Prima Berdiri Juli 2020, Digagas Aktivis 98

Nasional
MA Kabulkan Permohonan PK Terpidana Korupsi Djoko Susilo

MA Kabulkan Permohonan PK Terpidana Korupsi Djoko Susilo

Nasional
Periksa Wali Kota Nonaktif Cimahi, KPK Usut Dugaan Pemerasan oleh Penyidik

Periksa Wali Kota Nonaktif Cimahi, KPK Usut Dugaan Pemerasan oleh Penyidik

Nasional
Kemenhub: Selama Larangan Mudik, Transportasi Umum di Wilayah Aglomerasi Boleh Beroperasi

Kemenhub: Selama Larangan Mudik, Transportasi Umum di Wilayah Aglomerasi Boleh Beroperasi

Nasional
Pemerintah Diminta Terbuka soal Masuknya WNA di Tengah Larangan Mudik

Pemerintah Diminta Terbuka soal Masuknya WNA di Tengah Larangan Mudik

Nasional
Wasekjen Sebut Partai Prima Sudah Disahkan Kemenkumham

Wasekjen Sebut Partai Prima Sudah Disahkan Kemenkumham

Nasional
Dirjen Imigrasi Klaim WNA Asal China yang Masuk RI Sudah Penuhi Aturan

Dirjen Imigrasi Klaim WNA Asal China yang Masuk RI Sudah Penuhi Aturan

Nasional
Disebut Terlibat dalam TWK Pegawai KPK, Ini Penjelasan TNI

Disebut Terlibat dalam TWK Pegawai KPK, Ini Penjelasan TNI

Nasional
Perjalanan Terkait Sektor Esensial Tak Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Rinciannya

Perjalanan Terkait Sektor Esensial Tak Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Rinciannya

Nasional
Mudik Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Aktivitas Perjalanan yang Dibolehkan

Mudik Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Aktivitas Perjalanan yang Dibolehkan

Nasional
 Eks Anggota BPK Rizal Djalil Dieksekusi ke Lapas Cibinong

Eks Anggota BPK Rizal Djalil Dieksekusi ke Lapas Cibinong

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X