Kompas.com - 21/10/2013, 12:33 WIB
Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin meninggalkan Gedung Komisi Pemberantadan Korupsi, Jakarta, Selasa (14/5/2013). Hilmi diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemberian suap kepada penyelenggara negara dengan tersangka Ahmad Fathanah. KOMPAS/LUCKY PRANSISKAKetua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin meninggalkan Gedung Komisi Pemberantadan Korupsi, Jakarta, Selasa (14/5/2013). Hilmi diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemberian suap kepada penyelenggara negara dengan tersangka Ahmad Fathanah.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin mengaku mengenal Bunda Putri. Pengakuan itu disampaikannya menjawab pertanyaan majelis hakim, saat bersaksi dalam persidangan kasus dugaan suap impor daging sapi dengan terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (21/10/2013). Siapa Bunda Putri?

"Saya mengenal beliau dengan sebutan Non Saputri," kata Hilmi.

Selama ini, identitas Bunda Putri memang masih menjadi tanda tanya. Sejumlah pihak membantah mengenalnya meski ada fotonya beredar dengan sejumlah pejabat. Bahkan, kepolisian dan intelijen yang diperintahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menelusuri identitas Bunda Putri pun belum menyampaikan hasil apa pun.

Sebelumnya, dalam kesaksiannya pada sidang Ahmad Fathanah, mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menyebutkan bahwa ia mengetahui Bunda Putri sebagai orang yang memiliki hubungan dengan Presiden SBY. Pernyataan Luthfi ini dibantah keras SBY. Ia bahkan menyebut Luthfi telah melakukan kebohongan.

Sementara itu, foto-foto wanita yang disebut Bunda Putri bersama sejumlah pejabat beredar di dunia maya. Di antara para pejabat itu adalah Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. (Baca: Oh, Bunda Putri...)

Namun, Dipo Alam membantah mengenal Bunda Putri meski ada foto dirinya bersama wanita tersebut. Sebagai pejabat publik, menurutnya, ia sering diminta foto bersama oleh siapa saja. Namun, bukan berarti ia mengenalnya.

Adapun Purnomo menjelaskan, foto itu diambil sekitar 8-10 tahun lalu ketika dirinya menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Mereka tak hanya berfoto berdua, tetapi bersama dua orang lainnya yaitu pendiri Petronas, Tan Sri Azizan, dan seorang lainnya yang tak diingat oleh Purnomo.

Purnomo mengatakan, saat itu Bunda Putri diketahuinya adalah pihak dari Petronas. Namun, setelah acara  itu, Purnomo mengaku tak pernah lagi melihat Bunda Putri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uji Klinis Vaksin Nusantara Berlanjut, Guru Besar FKUI: Jelas Ada Pelanggaran

Uji Klinis Vaksin Nusantara Berlanjut, Guru Besar FKUI: Jelas Ada Pelanggaran

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, PB IDI Harap BPOM Tidak Diintervensi oleh DPR

Soal Vaksin Nusantara, PB IDI Harap BPOM Tidak Diintervensi oleh DPR

Nasional
Jokowi Ingin Kota Semakin Infklusif, Terbuka bagi Seluruh Warga

Jokowi Ingin Kota Semakin Infklusif, Terbuka bagi Seluruh Warga

Nasional
Kemenkes Belum Dapat Laporan Uji Praklinis Vaksin Nusantara

Kemenkes Belum Dapat Laporan Uji Praklinis Vaksin Nusantara

Nasional
Jokowi: Indonesia Harus Punya Kekhasan Ketika Buat Perencanaan Wilayah

Jokowi: Indonesia Harus Punya Kekhasan Ketika Buat Perencanaan Wilayah

Nasional
LBM Eijkman Targetkan Vaksin Merah Putih Dapat Izin BPOM Pertengahan 2022

LBM Eijkman Targetkan Vaksin Merah Putih Dapat Izin BPOM Pertengahan 2022

Nasional
Menkominfo: Indonesia Butuh 600.000 Talenta Digital untuk Atasi Digital Talent Gap

Menkominfo: Indonesia Butuh 600.000 Talenta Digital untuk Atasi Digital Talent Gap

Nasional
UPDATE 17 April: Sebaran 5.041 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

UPDATE 17 April: Sebaran 5.041 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
UPDATE: Pemerintah Periksa 64.838 Spesimen dalam Sehari, Total 13.776.810

UPDATE: Pemerintah Periksa 64.838 Spesimen dalam Sehari, Total 13.776.810

Nasional
UPDATE 17 April: Ada 60.699 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 April: Ada 60.699 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 17 April: 5.889.716 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 17 April: 5.889.716 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Jokowi Ingin Desain Smart City Ibu Kota Negara Baru Jadi Rujukan Negara-negara Dunia

Jokowi Ingin Desain Smart City Ibu Kota Negara Baru Jadi Rujukan Negara-negara Dunia

Nasional
Jokowi: Perencanaan Bukan Sekadar Rancang Gedung, Perencanaan adalah Bangun Tempat Hidup

Jokowi: Perencanaan Bukan Sekadar Rancang Gedung, Perencanaan adalah Bangun Tempat Hidup

Nasional
UPDATE 17 April: Ada 106.243 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 April: Ada 106.243 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 132, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 43.328 Orang

UPDATE: Bertambah 132, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 43.328 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X