Kompas.com - 15/10/2013, 11:45 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com
— Pada hari raya Idul Adha 1434 H, organisasi yang didirikan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), mengadakan pemotongan hewan kurban.

Meski mengundang media dalam acara tersebut, Anas membantah kurban tersebut dilakukannya untuk mempromosikan PPI. "Tidaklah, kita kan ormas. Kita bukan partai yang butuh kampanye dan promosi untuk 2014," kata Anas di sela-sela acara, Selasa (15/10/2013).

Menurut Anas, yang dipromosikan dalam pemotongan hewan kurban ini adalah rasa semangat untuk saling peduli dan saling berbagi. Selayaknya yang diajarkan Islam, kata Anas, pada hari Idul Adha pihak yang mampu harus berbagi dengan pihak-pihak yang kurang mampu.

Dalam kesempatan tersebut Anas juga ingin mempromosikan kemandirian pangan. Menurut dia, semua sapi dan kambing yang dikurbankan adalah produk lokal. "Karena masalah pangan ini sekarang makin serius," lanjut Anas.

Total, 35 sapi dan empat kambing dikurbankan oleh organisasi massa yang berdiri sejak 15 September 2013 itu. Pemotongan dilakukan di kediaman Anas yang sekaligus dijadikan kantor PPI, di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.