Adnan Buyung Mengaku Diminta Airin Jadi Kuasa Hukum Wawan

Kompas.com - 11/10/2013, 11:11 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, Kamis (9/10) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menjenguk suaminya Tubagus Chaeri Wardhana yang di tahan di Rumah Tahanan KPK di Jakarta. Suami Airin yang juga adik kandung Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah tertangkap tangan KPK dalam dugaan suap kepada Ketua Mahkamah Konstitusi (non aktif), Akil Mochtar dalam sengketa pilkada Kabupaten Lebak, Banten.  KOMPAS/LUCKY PRANSISKAWali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, Kamis (9/10) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menjenguk suaminya Tubagus Chaeri Wardhana yang di tahan di Rumah Tahanan KPK di Jakarta. Suami Airin yang juga adik kandung Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah tertangkap tangan KPK dalam dugaan suap kepada Ketua Mahkamah Konstitusi (non aktif), Akil Mochtar dalam sengketa pilkada Kabupaten Lebak, Banten.
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengacara senior Adnan Buyung Nasution mengaku diminta Wali Kota Tangerang Arin Rachmi Diany untuk menjadi kuasa hukum suaminya, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, yang ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka. Wawan menjadi tersangka atas dugaan menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif Akil Mochtar dan pengacara Susi Tur Andayani terkait sengketa pemilihan kepala daerah di Lebak, Banten.

"Dua hari lalu, kan istrinya (Airin) di Amerika, lantas menghubungi saya untuk bisa membela suaminya. Istrinya kemarin ada di US, pulang untuk urus suaminya," kata Buyung di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (11/10/2013).

KOMPAS.com/ICHA RASTIKA Pengacara Adnan Buyung Nasution, saat mendatangi Gedung KPK untuk menemui Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, suami Wali Kota Tangsel Airin Rachmy Diani yang menjadi tersangka kasus dugaan suap Ketua MK nonaktif, Akil Mochtar, di Rutan KPK, Jumat (11/10/2013).
Buyung menyambangi Gedung KPK untuk menemui Wawan yang ditahan di Rutan KPK. Menurut Buyung, dia belum sempat bertemu dengan Wawan sehingga belum dapat menjawab pertanyaan seputar kasus hukum yang menjerat adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu.

"Dia (Airin) minta saya untuk berkonsultasi, dia kan Wali Kota Tangerang Selatan, berbatasan dengan rumah saya, dan banyak bantu saya terkait urusan tanah. Saya tahu dia (Airin) lagi susah, suaminya ditahan, jadi saya merasa terpanggil," kata Buyung lagi.

Adapun Adnan Buyung merupakan salah satu pengacara senior di Indonesia. Pria kelahiran 20 Juli 1934 ini merupakan pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Buyung juga pernah menjadi anggota DPR/MPR. Pada 2007-2009, Buyung ditunjuk sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Sebelumnya, sekitar 1957-1968, Buyung berprofesi sebagai jaksa sekaligus Humas Kejaksaan Agung.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X