Kompas.com - 03/10/2013, 22:40 WIB
Sejumlah ruangan di Mahkamah Konstitusi (MK) Jalan Medan Merdeka Barat, disegel oleh KPK, Jakarta Rabu (2/10/2013). KPK telah melakukan operasi tangkap tangan dan menangkap Ketua MK, Akil Mochtar. KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZESSejumlah ruangan di Mahkamah Konstitusi (MK) Jalan Medan Merdeka Barat, disegel oleh KPK, Jakarta Rabu (2/10/2013). KPK telah melakukan operasi tangkap tangan dan menangkap Ketua MK, Akil Mochtar.
Penulis Icha Rastika
|
EditorHeru Margianto
JAKARTA, KOMPAS.com — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menemukan ganja dan ekstasi saat menggeledah ruangan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar di Gedung MK, Jakarta, Kamis (3/10/2013) malam.

Demikian informasi yang diperoleh wartawan di Gedung KPK. Belum didapat kepastian informasi soal ini.

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara KPK Johan Budi mengaku belum mendapatkan informasi mengenai hasil penggeledahan KPK tersebut.

Penyidik KPK Novel Baswedan juga mengaku tidak tahu karena tidak ambil bagian dalam penggeledahan di ruangan Akil.

Dari informasi lain yang diperoleh Kompas.com, tim KPK menemukan satu koper berisi uang saat menggeledah rumah Akil di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, pada hari yang sama.

Terkait dengan temuan ini, Akil tidak berkomentar. Dia bungkam ketika dikonfirmasi wartawan saat keluar Gedung KPK untuk ditahan sekitar pukul 21.45 WIB.

KPK menetapkan Akil sebagai tersangka atas dugaan menerima uang terkait kepengurusan perkara sengketa pemilihan kepala daerah di Gunung Mas dan Lebak. Akil ditangkap di kediamannya pada Rabu (2/10/2013) malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.