Kompas.com - 30/09/2013, 06:59 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Tony Abbott didampingi Ibu Margaret Aitken di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/9/2013) pukul 15.30 WIB. Ini merupakan kunjungan pertama Abbott setelah dilantik sebagai PM Australia pada 18 September 2013.

Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengatakan, dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden SBY dan PM Abbott akan membahas berbagai isu dengan prioritas sesuai kerangka kemitraan komprehensif yang dibangun sejak 2005. Di antaranya, sebut dia, isu ekonomi, sosial, dan budaya.

Kedua pemimpin juga akan bertukar pandangan mengenai isu-isu regional yang menjadi kepentingan bersama. "Seperti kerja sama di Forum East Asia Summit, APEC, G-20, dan PBB," kata Faizasyah dalam siaran persnya.

Faizasyah menambahkan, kunjungan Abbott diharapkan akan meningkatkan kerja sama bilateral yang selama ini berkembang pesat. Diyakini, masih banyak ruang untuk pengembangan kerja sama yang saling menguntungkan ke depan.

Menurut Faizasyah, langkah Abbott memulai masa pemerintahannya dengan melakukan lawatan ke Indonesia mencerminkan semangat untuk melanjutkan, bahkan memperkuat kerja sama kedua negara. "Sesuatu ketetapan yang Indonesia apresiasi," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.