Kompas.com - 13/09/2013, 07:02 WIB
Rekaman CCTV saat petugas kejaksaan diduga mencuri smartphone seorang pegawai MK, Rabu (11/9/2013), diunggah di Youtube. YOUTUBERekaman CCTV saat petugas kejaksaan diduga mencuri smartphone seorang pegawai MK, Rabu (11/9/2013), diunggah di Youtube.
Penulis Sandro Gatra
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com
— Jaksa Agung Basrief Arief mengaku sangat menyesali aksi pencurian smartphone milik pegawai Mahkamah Konstitusi Jakarta oleh seorang jaksa. Peristiwa ini terjadi saat jaksa dari Kejaksaan Probolinggo, Jawa Timur, itu berada di ruang registrasi dan pendaftaran MK, Rabu (11/9/2013) lalu. Basrief mengaku sudah memerintahkan bidang pengawasan Kejaksaan untuk memeriksa pelaku.

"Saya kira tidak bisa ditolerir kelakuan seperti itu, tapi kita juga perlu lihat sampai sejauh mana nanti pemeriksaannya," kata Basrief di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/9/2013) malam.

Basrief mengatakan, pemberian sanksi diserahkan kepada bidang pengawasan. Hanya saja, menurutnya, bisa saja pelaku dipecat dari Kejaksaan.

Meski demikian, Basrief mengklaim bahwa angka penyimpangan yang dilakukan jaksa terus menurun. "Memang tahun lalu meningkat, tapi tahun ini menurun. Harapan saya, dengan menurunnya jumlah (penyimpangan), para jaksa sudah mengerti tugas dan tanggung jawabnya," kata Basrief.

Seperti diberitakan, aksi pencurian smartphone terjadi di salah satu ruangan di Gedung MK. Peristiwa itu terekam CCTV. Jaksa yang tengah menangani perselisihan hasil Pemilihan Kepala Daerah Kota Probolinggo itu mengambil smartphone di atas meja sebelum meninggalkan ruangan. Rekaman tersebut juga sudah diunggah di YouTube.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Toeti Heraty, Pendiri Jurnal Perempuan Sekaligus Guru Besar UI Meninggal Dunia

Toeti Heraty, Pendiri Jurnal Perempuan Sekaligus Guru Besar UI Meninggal Dunia

Nasional
YLBHI: TWK Pegawai KPK Itu Litsus di Pemerintahan Saat Ini

YLBHI: TWK Pegawai KPK Itu Litsus di Pemerintahan Saat Ini

Nasional
Marak Pekerja Anak di Indonesia, Ini Langkah Kemenaker Mengatasinya

Marak Pekerja Anak di Indonesia, Ini Langkah Kemenaker Mengatasinya

Nasional
Panglima TNI Ingatkan Pangdam Jaya hingga Kepala RSD Wisma Atlet Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Jakarta

Panglima TNI Ingatkan Pangdam Jaya hingga Kepala RSD Wisma Atlet Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Jakarta

Nasional
Penambahan Covid-19 dan Tingginya Lonjakan Kasus di Pulau Jawa

Penambahan Covid-19 dan Tingginya Lonjakan Kasus di Pulau Jawa

Nasional
Ini Kata Novel Baswedan soal TWK KPK yang Dikaitkan dengan Pilpres 2024

Ini Kata Novel Baswedan soal TWK KPK yang Dikaitkan dengan Pilpres 2024

Nasional
[POPULER NASIONAL] Sidang Etik Lili Pintauli jika Cukup Bukti | Megawati Dicap Komunis

[POPULER NASIONAL] Sidang Etik Lili Pintauli jika Cukup Bukti | Megawati Dicap Komunis

Nasional
 Novel Sebut TWK Jadi Cara Pamungkas Habisi Pemberantasan Korupsi di KPK

Novel Sebut TWK Jadi Cara Pamungkas Habisi Pemberantasan Korupsi di KPK

Nasional
Soeharto Pernah Minta Muhammadiyah Jadi Partai Politik, tapi Ditolak Ketum

Soeharto Pernah Minta Muhammadiyah Jadi Partai Politik, tapi Ditolak Ketum

Nasional
Yang Perlu Diketahui soal Profesor, Gelar yang Diperoleh Megawati dari Unhan

Yang Perlu Diketahui soal Profesor, Gelar yang Diperoleh Megawati dari Unhan

Nasional
Novel Sudah Pernah Minta Hasil Asesmen TWK KPK, tapi Tidak Diberikan

Novel Sudah Pernah Minta Hasil Asesmen TWK KPK, tapi Tidak Diberikan

Nasional
Anggota DPR: Pemerintah Harusnya Pikirkan Ketersediaan Pangan Tercukupi

Anggota DPR: Pemerintah Harusnya Pikirkan Ketersediaan Pangan Tercukupi

Nasional
Akselerasi Penurunan Kemiskinan secara Inklusif, Mensos Ajak Penerima Bansos Manfaatkan SKA

Akselerasi Penurunan Kemiskinan secara Inklusif, Mensos Ajak Penerima Bansos Manfaatkan SKA

Nasional
Busyro Muqoddas: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional

Busyro Muqoddas: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional

Nasional
Jelang Pembukaan Wisata Bali untuk Wisman, Demer: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi

Jelang Pembukaan Wisata Bali untuk Wisman, Demer: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X