Kompas.com - 11/09/2013, 16:30 WIB
|
EditorHindra Liauw


JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto menilai kerja intelijen tak mudah dalam melakukan deteksi dini terhadap aksi penembakan polisi yang terjadi. Menurutnya, intelijen pasti akan langsung bertindak jika sudah mengetahui informasi adanya gejala gangguan keamanan.

"Intelijen itu kan bekerja juga berdasarkan informasi. Informasi bisa didapatkan dari siapa saja. Apakah kalau seseorang mau membunuh seseorang, lalu berteriak-teriak menyampaikannya? Kan tidak," kata Djoko di kantornya, Jakarta, Rabu (11/9/2013).

Dia mengatakan, pihak intelijen saat ini juga sedang bekerja pasca-penembakan seorang polisi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

"Intelijen tetap bekerja. Tapi orang bertindak sesuatu kejahatan, kan akan menyembunyikan rencananya itu," terangnya.

Penembakan terhadap aparat kepolisian beberapa kali terjadi dalam tiga bulan terakhir ini. Sebelumnya terjadi di wilayah Tangerang Selatan. Namun, belum ada satu pun pelaku yang berhasil ditangkap.

Kemudian kembali terjadi pada anggota Provos Polairud Mabes Polri, Bripka Sukardi. Dia ditembak mati sekitar pukul 22.20 WIB, di depan Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/9/2013).

Saat ditembak, diduga Sukardi tengah mengawal truk bermuatan bahan konstruksi. Dia melakukan pengawalan dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra B 6671 TXL. Iring-iringan truk berjalan dari Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju Rasuna Tower di Jakarta Selatan.

Dari hasil forensik diketahui Sukardi tewas dengan empat luka tembakan. Namun, polisi hanya menemukan tiga buah proyektil di bagian dada, perut, dan lengan bagian kiri. Penembakan di bagian dada diduga yang paling fatal hingga menyebabkan kematian.

Pelaku diduga berjumlah empat orang menggunakan sepeda motor. Dari rekaman CCTV Gedung KPK, seorang pelaku terlihat merampas pistol yang dibawa Sukardi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soroti Generasi Muda, Puan Maharani: Ke Depan, Mereka yang Akan Mewarisi Indonesia

Soroti Generasi Muda, Puan Maharani: Ke Depan, Mereka yang Akan Mewarisi Indonesia

Nasional
Puan: Jangan Ada Lagi Kelangkaan Minyak Goreng di Indonesia

Puan: Jangan Ada Lagi Kelangkaan Minyak Goreng di Indonesia

Nasional
Jokowi: Kita Patut Bersyukur, Indonesia Mampu Menghadapi Krisis Global

Jokowi: Kita Patut Bersyukur, Indonesia Mampu Menghadapi Krisis Global

Nasional
Sidang Tahunan MPR, Puan: Kita Tentu Paham Kapan Bertanding dan Bersanding

Sidang Tahunan MPR, Puan: Kita Tentu Paham Kapan Bertanding dan Bersanding

Nasional
Puan: Gotong Royong Kunci Pemulihan dari Pandemi Covid-19

Puan: Gotong Royong Kunci Pemulihan dari Pandemi Covid-19

Nasional
Puan Maharani: ASN Harus Tinggalkan Sikap 'Membenarkan yang Biasa'

Puan Maharani: ASN Harus Tinggalkan Sikap "Membenarkan yang Biasa"

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang sampai 29 Agustus, Seluruh Wilayah Level 1

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang sampai 29 Agustus, Seluruh Wilayah Level 1

Nasional
Ketua MPR Bambang Soesatyo Keluhkan PPHN yang Tak Kunjung Terealisasi

Ketua MPR Bambang Soesatyo Keluhkan PPHN yang Tak Kunjung Terealisasi

Nasional
KPK Geledah Perusahaan Milik Mardani Maming PT Batulicin Enam Sembilan

KPK Geledah Perusahaan Milik Mardani Maming PT Batulicin Enam Sembilan

Nasional
Ketua MPR: Pembangunan IKN Tak Boleh Berhenti karena Pergantian Kepemimpinan Nasional

Ketua MPR: Pembangunan IKN Tak Boleh Berhenti karena Pergantian Kepemimpinan Nasional

Nasional
Cerita Pembuatan Baju Adat yang Dipakai Jokowi: Dibuat Kilat 3 Hari, Diantar Kurir Khusus

Cerita Pembuatan Baju Adat yang Dipakai Jokowi: Dibuat Kilat 3 Hari, Diantar Kurir Khusus

Nasional
Pantun Bamsoet di Sidang Tahunan MPR: Capres Tak Perlu Bimbang, Pesan Presiden Ojo Kesusu

Pantun Bamsoet di Sidang Tahunan MPR: Capres Tak Perlu Bimbang, Pesan Presiden Ojo Kesusu

Nasional
Bamsoet Buka Sidang Tahunan dengan Pantun Kemerdekaan, Begini Bunyinya

Bamsoet Buka Sidang Tahunan dengan Pantun Kemerdekaan, Begini Bunyinya

Nasional
Sidang Tahunan MPR, Bambang Soesatyo Puji Misi Perdamaian Jokowi

Sidang Tahunan MPR, Bambang Soesatyo Puji Misi Perdamaian Jokowi

Nasional
Dugaan Suap di Pusaran Kasus Ferdy Sambo

Dugaan Suap di Pusaran Kasus Ferdy Sambo

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.