Soal Sprindik Palsu, Jero Wacik Merasa Dizalimi

Kompas.com - 10/09/2013, 22:24 WIB
Menteri ESDM Jero Wacik KOMPAS.com/Indra AkuntonoMenteri ESDM Jero Wacik
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri ESDM Jero Wacik merasa dizalimi terkait pemalsuan dokumen surat perintah penyidikan (sprindik) Komisi Pemberantasan Korupsi yang menyebutkan dirinya ditetapkan sebagai tersangka.

"Saya tentu merasa dizalimi," kata Jero di Kompleks Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/9/2013).

Meski demikian, Jero mengaku tidak akan mengambil langkah hukum dengan membuat laporan ke polisi untuk menindaklanjuti kasus itu. Ia mempersilakan aparat penegak hukum yang bertindak.

Jero tak mau menduga motif di balik pemalsuan dokumen itu. "Biarlah rakyat yang menilai," pungkas politisi Partai Demokrat itu.

Sementara itu, Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. Penyidik Kepolisian tengah berkoordinasi dengan penyidik KPK. "Kita tunggu saja," kata Kapolri.

Seperti diberitakan, KPK sudah menegaskan bahwa salinan dokumen semacam sprindik atas nama Jero merupakan dokumen palsu. KPK belum pernah mengeluarkan sprindik atas nama Jero.

Dalam dokumen yang beredar, tertulis Jero menjadi tersangka dalam kasus suap Kernel Oil. Dokumen itu terdapat tanda tangan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, stempel KPK, dan beberapa tulisan tangan.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X