Kompas.com - 08/09/2013, 14:41 WIB
Joko WIdodo bersama kader PDIP Joko WIdodo bersama kader PDIP
Penulis Ariane Meida
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Politik, Arbi Sanit, mengatakan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tidak memiliki pilihan lain selain memajukan Jokowi sebagai bakal calon presiden pada pemilu 2014 mendatang.

Jika tidak, menurut Arbi, PDI-P akan mengalami kerugian besar karena kehilangan kesempatan untuk memegang peranan besar dalam pemerintahan mendatang.

"Kalau kita rasional, tidak ada pilihan dari PDI-P. Kalau tidak, PDI-P akan mengalamai kerugian besar, kehilangan peranan," ujar Arbi dalam launching survei kualitatif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Minggu (8/9/2013).

Lebih lanjut, menurut Arbi, pendamping Jokowi yang paling pas jika ia maju sebagai capres adalah Jusuf Kalla (JK). Pasalnya, menurut Arbi, JK unggul dalam kapasitas dan Jokowi yang dalam popularitas.

"Asal JK jangan mengulang cerita saat dengan SBY, asal JK jangan nakal. Kalau tidak, tidak sukses koalisinya," ujar Arbi.

Dalam survei yang dirilis LPI, Jokowi mendapatkan skor tertinggi (8,6) sebagai figur paling jujur dari 27 figur capres dan cawapres lainnya. Figur capres dan cawapres yang dianggap jujur di peringkat kedua dalam pandangan wartawan adalah Jusuf Kalla (6,8).

Arbi mengatakan, tidak heran jika Jokowi selalu menempati posisi terunggul dalam survei. Hal tersebut dikarenakan gaya kepemimpinannya yang baru dan dimengerti oleh rakyat.

"Kalau JK mendapat nomor yang baik karena dia berhasil menutup image kapitalisnya, hidupnya sederhana, dan keputusan-keputusannya memberikan solusi," ujar Arbi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korupsi di Lembaga Peradilan, Pukat UGM: Karena Keserakahan

Korupsi di Lembaga Peradilan, Pukat UGM: Karena Keserakahan

Nasional
Suharso Monoarfa Minta Kadernya Pakai Teknologi Dekati Pemilih Muda

Suharso Monoarfa Minta Kadernya Pakai Teknologi Dekati Pemilih Muda

Nasional
Jakarta, Jabar, Banten, Jatim, Bali Sumbang Kasus Covid-19 Harian Terbanyak

Jakarta, Jabar, Banten, Jatim, Bali Sumbang Kasus Covid-19 Harian Terbanyak

Nasional
UPDATE: Tambah 281.161 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 1,65 Persen

UPDATE: Tambah 281.161 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 1,65 Persen

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 59,43 Persen dari Target

UPDATE 22 Januari 2022: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 59,43 Persen dari Target

Nasional
Temui Warga Tergusur di Tanjung Priok, Giring Singgung Proyek Firaun

Temui Warga Tergusur di Tanjung Priok, Giring Singgung Proyek Firaun

Nasional
Tingginya Penambahan Covid-19 dalam 3 Hari, Terbaru 3.205 Kasus

Tingginya Penambahan Covid-19 dalam 3 Hari, Terbaru 3.205 Kasus

Nasional
Kemenkes: Dua Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Punya Komorbid

Kemenkes: Dua Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Punya Komorbid

Nasional
BREAKING NEWS: 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia

BREAKING NEWS: 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia

Nasional
UPDATE: 16.692 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE: 16.692 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Duduk Perkara Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba yang Sebabkan Kapolrestabes Medan Dicopot

Duduk Perkara Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba yang Sebabkan Kapolrestabes Medan Dicopot

Nasional
Rekor Lagi, 3.205 Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari, Jakarta Tertinggi

Rekor Lagi, 3.205 Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari, Jakarta Tertinggi

Nasional
Jokowi: Saat Pandemi Terlihat Kita Tidak Siap, Keduluan Penyakitnya

Jokowi: Saat Pandemi Terlihat Kita Tidak Siap, Keduluan Penyakitnya

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Ada 7.612 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 22 Januari 2022: Ada 7.612 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Tambah 627, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.122.555

UPDATE 22 Januari 2022: Tambah 627, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.122.555

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.