Kompas.com - 07/09/2013, 18:14 WIB
Warga melintas di depan kawasan resort yang ditempati peserta kontes Miss World di dekat Tanah Lot, Tabanan, Bali, 5 September 2013. Acara pembukaan kontes diselenggarakan di Nusa Dua pada 8 September. AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKAWarga melintas di depan kawasan resort yang ditempati peserta kontes Miss World di dekat Tanah Lot, Tabanan, Bali, 5 September 2013. Acara pembukaan kontes diselenggarakan di Nusa Dua pada 8 September.
Penulis Icha Rastika
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia menekankan agar pelaksanaan Miss World 2013 dipusatkan di Bali dan pesertanya tidak mengenakan bikini. Sebagai gantinya, peserta Miss World 2013 akan mengenakan pakaian nasional Indonesia.

Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono dalam jumpa pers di kediaman Wakil Presiden Boediono di Jakarta, Sabtu (7/9/2013).

"Pakaian-pakaian yang tidak sesuai itu ditiadakan, bahkan dimintakan agar menggunakan pakaian nasional karena di sini ada aspek perluasan bagaimana mengenal budaya Indonesia," kata Agung yang didampingi Kepala Kepolisian RI Jenderal (Pol) Timur Pradopo, serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar.

Aturan mengenai pelaksanaan Miss World 2013 tersebut diputuskan dalam rapat koordinasi menteri yang telah dikomunikasikan dengan Boediono. Seusai jumpa pers, Sapta kembali mengungkapkan bahwa Pemerintah mendukung penyelenggaraan ajang kecantikan internasional ini.

Menurut Sapta, dengan penggunaan pakaian nasional Indonesia oleh peserta Miss World, hal itu dapat sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional. "Kalau mereka pakai kebaya, akan jadi promosi untuk budaya kita," katanya.

Sapta juga mengungkapkan, pihaknya telah mengomunikasikan soal pakaian ini kepada panitia penyelenggara Miss World.

Adapun penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia menuai penolakan dari sejumlah kalangan. Mereka yang menolak rata-rata mempermasalahkan pakaian yang akan digunakan para peserta.

Majelis Ulama Indonesia misalnya, mengkhawatirkan para peserta kontes kecantikan itu akan mengumbar aurat. Selain itu, penolakan datang dari sejumlah elemen masyarakat di Jawa Barat ketika mendengar rencana malam puncak final Miss World akan digelar di Sentul Convention Center, Sentul, Jawa Barat. Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar bahkan menyarankan agar Miss World 2013 tidak digelar di wilayahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Indonesia Sudah Bisa Tekan Kasus Covid-19, Jangan Sampai Alami Lonjakan Seperti Negara Lain

Satgas: Indonesia Sudah Bisa Tekan Kasus Covid-19, Jangan Sampai Alami Lonjakan Seperti Negara Lain

Nasional
Prabowo: Hilangnya KRI Nanggala-402 Bukti Pertahanan Negara Sangat Rumit

Prabowo: Hilangnya KRI Nanggala-402 Bukti Pertahanan Negara Sangat Rumit

Nasional
Polisi Temukan Senpi Ilegal di Rumah Bos EDCCash

Polisi Temukan Senpi Ilegal di Rumah Bos EDCCash

Nasional
Bertemu AHY, Presiden PKS Serukan Tolak Terorisme dan Penodaan Agama

Bertemu AHY, Presiden PKS Serukan Tolak Terorisme dan Penodaan Agama

Nasional
KSAL: Belum Ada Bukti Autentik KRI Nanggala-402 Tenggelam

KSAL: Belum Ada Bukti Autentik KRI Nanggala-402 Tenggelam

Nasional
Sinergi Swasta dan Pemerintah dalam Memastikan Pencapaian SDGs di Tengah Pandemi

Sinergi Swasta dan Pemerintah dalam Memastikan Pencapaian SDGs di Tengah Pandemi

BrandzView
KSAL: KRI Nanggala-402 Belum Dinyatakan Hilang

KSAL: KRI Nanggala-402 Belum Dinyatakan Hilang

Nasional
Jokowi: Saya Memahami Perasaan Bapak, Ibu, Keluarga Awak Kapal KRI Nanggala-402

Jokowi: Saya Memahami Perasaan Bapak, Ibu, Keluarga Awak Kapal KRI Nanggala-402

Nasional
Larang Mudik, Satgas Ingatkan Risiko Tertular Covid-19 dalam Perjalanan

Larang Mudik, Satgas Ingatkan Risiko Tertular Covid-19 dalam Perjalanan

Nasional
Jokowi: Keselamatan 53 Awak KRI Nanggala adalah Prioritas Utama

Jokowi: Keselamatan 53 Awak KRI Nanggala adalah Prioritas Utama

Nasional
Jokowi Ajak Masyarakat Berdoa untuk Pencarian KRI Nanggala-402

Jokowi Ajak Masyarakat Berdoa untuk Pencarian KRI Nanggala-402

Nasional
Jokowi: Pemerintah Seoptimal Mungkin Cari dan Selamatkan KRI Nanggala

Jokowi: Pemerintah Seoptimal Mungkin Cari dan Selamatkan KRI Nanggala

Nasional
UPDATE 22 April: 6.243 Kasus Baru Tersebar di 33 Provinsi, Jawa Barat Capai Tertinggi

UPDATE 22 April: 6.243 Kasus Baru Tersebar di 33 Provinsi, Jawa Barat Capai Tertinggi

Nasional
Jadi Syarat Umrah, Pemerintah Indonesia Desak China Segera Sertifikasi Vaksin Sinovac ke WHO

Jadi Syarat Umrah, Pemerintah Indonesia Desak China Segera Sertifikasi Vaksin Sinovac ke WHO

Nasional
Nadiem Makarim Minta Maaf ke PBNU

Nadiem Makarim Minta Maaf ke PBNU

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X