Golkar: Kader Bertanggung Jawab Tingkatkan Elektabilitas Ical

Kompas.com - 03/09/2013, 11:34 WIB
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, memberikan sambutan di depan kader dan fungsionaris Partai Golkar, di kantor DPP Partai Golkar Jakarta Barat, Sabtu (20/10/2012).   TRIBUNNEWS/HERUDIN Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, memberikan sambutan di depan kader dan fungsionaris Partai Golkar, di kantor DPP Partai Golkar Jakarta Barat, Sabtu (20/10/2012).
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com
- Ketua DPP Partai Golkar Firman Subagyo yakin dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Golkar tak akan ada agenda mengevaluasi Aburizal "Ical" Bakrie sebagai calon presiden dari Partai Golkar. Menurutnya, semua kabar yang berkembang tentang evaluasi tersebut hanya bersifat masukan atau kritik yang membangun.

Firman menegaskan, pengusungan Ical sebagai calon presiden Golkar merupakan keputusan dari rapimnas yang digelar beberapa waktu lalu. Ia menyatakan, keputusan itu bersifat mutlak dan semua kader memiliki kewajiban untuk mengamankan dan menyosialisasikannya.

"Kalau saat ini elektabilitas Aburizal Bakrie masih rendah, yang harus dievaluasi adalah program-program kita. Semua kader bertanggungjawab meningkatkan elektabilitasnya," kata Firman, di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (3/9/2013).

KOMPAS.com/Indra Akuntono Firman Subagyo

Anggota Komisi IV DPR ini juga menanggapi rencana organisasi masyarakat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) yang akan menggelar rapimnas sebelum digelarnya rapimnas Golkar dengan agenda mengevaluasi kepemimpinan dan pencapresan Ical. Baginya, itu merupakan hak AMPG dan pihaknya mengaku tak khawatir di samping juga karena tak memiliki wewenang untuk mengintervensi.

"Masing-masing organisasi itu memiliki AD-ART sendiri yang mengatur tata kelola organisasinya. Rapimnas AMPG hanya untuk masukan, pencalonan pak Aburizal itu sudah ditempuh melalui rapimnas partai, dan AMPG ikut mendukung, dan ikut memutuskan," ujar Firman.

Untuk diketahui, stagnannya tingkat elektabilitas Ical membuat sejumlah pengurus Partai Golkar melakukan manuver. Salah satunya, Ketua DPP Partai Golkar Yoris Raweyai yang akan membuat rapimnas AMPG.

"Saya akan melakukan Rapimnas AMPG sebelum Rapimnas Golkar. Itu saya lakukan jelang Rapimnas dan melibatkan tingkat II," ujar Yoris yang juga Ketua Umum AMPG, saat dihubungi, Selasa (3/9/2013).

Menurut Yoris, Rapimnas itu adalah wadah untuk mendengarkan langsung semua aspirasi yang ada dalam rangka pemenangan Pemilu. Selain itu, Rapimnas AMPG juga digelat untuk mendengarkan semua keluhan dari para anggota AMPG. Keluhan-keluhan ini, ujar Yoris, akan dikumpulkan dalam sebuah laporan. Salah satu keluhan yang diinventarisir adalah masa jabatan Ical selama 6 tahun.

Anggota Komisi I DPR ini menilai, para pengurus daerah bisa mengusulkan hal-hal yang dianggap salah. Menurutnya, pemilik Partai Golkar adalah para pengurus di tingkat II. Ia mengaku sudah menghadap Ical agar dalam kepemimpinannya menggerakkan partai dievaluasi dalam Rapimnas Golkar pada bulan Oktober mendatang. Ia mengkritik kepemimpinan Ical yang dianggapnya membuat sinar Golkar meredup.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Permenkes 10/2021, YLBHI Nilai Pelibatan Pihak Ketiga Rawan Muncul Korupsi

Soal Permenkes 10/2021, YLBHI Nilai Pelibatan Pihak Ketiga Rawan Muncul Korupsi

Nasional
UPDATE 27 Februari: 55.495 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 27 Februari: 55.495 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE 27 Februari: Ada 78.746 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 27 Februari: Ada 78.746 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 27 Februari: Tambah 7.382, Pasien Sembuh dari Covid-19 Capai 1.136.054

UPDATE 27 Februari: Tambah 7.382, Pasien Sembuh dari Covid-19 Capai 1.136.054

Nasional
UPDATE 27 Februari: 1.616.165 Tenaga Kesehatan Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

UPDATE 27 Februari: 1.616.165 Tenaga Kesehatan Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 27 Februari: 35.981 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Indonesia

UPDATE 27 Februari: 35.981 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 27 Februari: Ada 157.039 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 27 Februari: Ada 157.039 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 27 Februari: 1.329.074 Kasus Covid-19 di Indonesia, Tambah 6.208

UPDATE 27 Februari: 1.329.074 Kasus Covid-19 di Indonesia, Tambah 6.208

Nasional
Kemenkes Imbau Perusahaan Perhatikan Kesehatan Karyawan Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Kemenkes Imbau Perusahaan Perhatikan Kesehatan Karyawan Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional
Kemenkes Beri 6 Tips Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Kemenkes Beri 6 Tips Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional
Ketua PDI-P Sulsel: Nurdin Abdullah Tak Tahu-menahu atas OTT yang Menimpanya

Ketua PDI-P Sulsel: Nurdin Abdullah Tak Tahu-menahu atas OTT yang Menimpanya

Nasional
Gubernur Sulsel Ditangkap KPK, Busyro Muqoddas: Bukti Radikalisme Korupsi

Gubernur Sulsel Ditangkap KPK, Busyro Muqoddas: Bukti Radikalisme Korupsi

Nasional
Bantah Info Puluhan Wartawan Terkapar, Kemenkes: 5 Orang Diobservasi karena Keluhan Pasca-vaksinasi Covid-19

Bantah Info Puluhan Wartawan Terkapar, Kemenkes: 5 Orang Diobservasi karena Keluhan Pasca-vaksinasi Covid-19

Nasional
Sebelum Dipecat Demokrat, Jhoni Allen Disebut Bertemu SBY

Sebelum Dipecat Demokrat, Jhoni Allen Disebut Bertemu SBY

Nasional
Selain Nurdin Abdullah, KPK Tangkap Pejabat Pemprov Sulsel dan Pihak Swasta dalam OTT

Selain Nurdin Abdullah, KPK Tangkap Pejabat Pemprov Sulsel dan Pihak Swasta dalam OTT

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X