Kompas.com - 30/08/2013, 21:38 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku mendukung pendirian universitas negeri di daerah Madiun, Jawa Timur. SBY berharap pendirian universitas itu sudah mulai dirintis sebelum masa jabatan dirinya sebagai Presiden habis di 2014 .

Hal itu dikatakan Presiden ketika Halal Bihalal Keluarga Besar Paguyuban Pawitandigoro di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Jumat ( 30/8/2013 ) malam. Pawitandirogo adalah paguyuban warga asal Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, Ponorogo.

Sebelumnya, ketua panitia Luluk S dalam sambutannya mengatakan, pihaknya berharap agar pemerintah membangun universitas negeri di Madiun. Harapannya dapat meningkatkan kualitas generasi muda di Pawitandigoro.

"Kalau di Madiun berdiri universitas negeri, saya katakan Insya Allah bisa, saya mendukung. Tinggal dirumuskan. Masih ada waktu, mudah-mudahan sebelum (masa jabatan) saya jatuh tempo tahun depan sudah bisa dirintis univeritas negeri," kata Presiden disambut riuh tepuk tangan ribuan warga Pawitandigoro yang hadir.

Presiden mempersilakan para bupati di wilayah Pawitandigoro dan para pengurus paguyuban untuk menyampaikan rekomendasi kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh dan diteruskan kepadanya.

Meski demikian, Presiden meminta agar dipastikan lebih dulu ada keunggulan yang akan ditawarkan kepada calon mahasiswa. Misalnya, kata Presiden, keunggulan di bidang teknologi, ekonomi, managemen, atau ekonomi kreatif.

Dengan adanya keunggulan ditambah infrastruktur pendukung yang baik, serta para pengajar dan guru besar berkualitas, kata Presiden, akan sangat bermanfaat bagi generasi muda di wilayah Pawitandigoro.

Presiden lalu bercerita permintaan para tokoh di kampung halamannya di Pacitan yang meminta dibangun universitas di Pacitan. Jika di tingkat kabupaten, Presiden mengaku lebih berharap agar dibangun lembaga pendidikan singkat yang lulusannya bisa langsung bekerja.

"Akhirnya saya undang Mendikbud, coba dijabarkan bagus kalau Pacitan memiliki institusi pendidikan seperti itu. Alhamdullilah sudah didirikan. Bulan Oktober nanti saya resmikan. Artinya di kabupen-kabupaten bisa didirikan (lembaga pendidikan singkat). Tapi di Madiun bisa ada universitas negeri," pungkas Presiden.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Peluk Cium Sambo dan Putri Candrawathi di Ruang Sidang

BERITA FOTO: Peluk Cium Sambo dan Putri Candrawathi di Ruang Sidang

Nasional
Jokowi ke Warga Suku Dayak: Apakah Saudara Betul-betul Mendukung Pembangunan IKN?

Jokowi ke Warga Suku Dayak: Apakah Saudara Betul-betul Mendukung Pembangunan IKN?

Nasional
Hakim Tolak Eksepsi 2 Petinggi ACT Ibnu Khajar dan Hariyana Hermain, Sidang Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi 2 Petinggi ACT Ibnu Khajar dan Hariyana Hermain, Sidang Dilanjutkan

Nasional
9 Saksi yang Hadir dalam Sidang Terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

9 Saksi yang Hadir dalam Sidang Terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Nasional
Jokowi: Jangan Ada Gesekan di Tahun Politik, Negara Ini Harus Aman

Jokowi: Jangan Ada Gesekan di Tahun Politik, Negara Ini Harus Aman

Nasional
KPK Akan Terus Panggil Paksa Saksi Sidang Kasus Korupsi Pembelian Helikopter AW-101

KPK Akan Terus Panggil Paksa Saksi Sidang Kasus Korupsi Pembelian Helikopter AW-101

Nasional
Soal Foto Rambut Hitam Ganjar, Pengamat: Bukan Tak Enak ke PDI-P, Justru Manfaatkan Momen

Soal Foto Rambut Hitam Ganjar, Pengamat: Bukan Tak Enak ke PDI-P, Justru Manfaatkan Momen

Nasional
Ferdy Sambo Peluk dan Cium Kening Putri Candrawathi Saat Bertemu di Ruang Sidang

Ferdy Sambo Peluk dan Cium Kening Putri Candrawathi Saat Bertemu di Ruang Sidang

Nasional
Bantu Kebutuhan Psikologis Penyintas Gempa Cianjur, Dompet Dhuafa Gulirkan Layanan Psychological First Aid

Bantu Kebutuhan Psikologis Penyintas Gempa Cianjur, Dompet Dhuafa Gulirkan Layanan Psychological First Aid

Nasional
KPK Akan Kaji Permintaan Lukas Enembe Berobat ke Singapura

KPK Akan Kaji Permintaan Lukas Enembe Berobat ke Singapura

Nasional
Ferdy Sambo Bakal Beri Keterangan soal Ismail Bolong Usai Sidang

Ferdy Sambo Bakal Beri Keterangan soal Ismail Bolong Usai Sidang

Nasional
Mengenal AKBP Veronica Yulis, Perwira Polri Istri Yudo Margono Calon Panglima TNI

Mengenal AKBP Veronica Yulis, Perwira Polri Istri Yudo Margono Calon Panglima TNI

Nasional
Jokowi: Prinsip Bagi Siapapun Pemimpin Indonesia, Harus Menyadari Keberagaman

Jokowi: Prinsip Bagi Siapapun Pemimpin Indonesia, Harus Menyadari Keberagaman

Nasional
Helikopter Polri yang Hilang Kontak di Bangka Belitung Dinyatakan Jatuh Usai Ditemukan 1 Jenazah

Helikopter Polri yang Hilang Kontak di Bangka Belitung Dinyatakan Jatuh Usai Ditemukan 1 Jenazah

Nasional
Mensos Risma Pastikan Kemensos Layani Optimal Korban Gempa Cianjur

Mensos Risma Pastikan Kemensos Layani Optimal Korban Gempa Cianjur

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.