Kompas.com - 29/08/2013, 19:07 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra Liauw


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, perbaikan kondisi perekonomian setelah pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi tentu memerlukan waktu yang tidak instan.

"Lazimnya ada satu kurun waktu untuk mendapatkan impact. Tentu yang kita harapkan positive impact. Apa yang kita lakukan ini memerlukan waktu sampai bekerja dengan efektif dan kita rasakan," kata Presiden saat membuka rapat tim ekonomi di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Rapat tersebut mengevaluasi langkah yang sudah dilakukan terhadap paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pada pekan lalu ketika menyikapi merosotnya nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Presiden berseloroh, jika mau hasil yang cepat, maka sebaiknya membuat kecambah. Hanya dengan memasukkan kacang kedelai ke wadah, kata dia, diberi air, lalu tumbuh dan bisa dipetik hanya dalam waktu belasan jam.

Presiden menginstruksikan kepada jajaran menteri untuk memberi penjelasan kepada pasar bahwa pemerintah berkerja dengan sungguh-sungguh. Jajaran kabinet juga harus memastikan semua kebijakan berjalan.

"Saya selalu bertanya, sudah belum menteri X menyampaikan ke publik apa yang sudah dilakukan hari itu, hari berikutnya, hari berikutnya lagi. Dengan demikian, ada kenyamanan mitra-mitra kita di dalam negeri, di luar negeri, utamanya dunia usaha, investor, dan rakyat kita. Saya berharap apa yang sudah ditetapkan sebagai paket kebijakan benar-benar dijalankan," kata Presiden.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.