Gerindra Optimistis Raih 20 Persen pada Pileg 2014

Kompas.com - 19/08/2013, 18:54 WIB
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Fraksi Partai Gerindra mengaku optimistis dapat meraih suara 20 persen pada Pemilu Legislatif 2014. Hal tersebut merupakan syarat agar Gerindra mampu mengusung calon presiden untuk Pemilu Presiden 2014.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Wibowo terkait pemberitaan bahwa RUU Pilpres terancam batal direvisi. Gerindra adalah satu satu fraksi yang mendukung revisi RUU Pilpres.

"Gerindra ajukan revisi UU Pilpres bukan takut pada ambang batas. Kami menolak itu bertentangan dengan konstitusi," ucap Edhy di Kompleks Parlemen, Senin (19/8/2013).

Gerindra, sambung Edhy, telah melakukan kaderisasi dan mempersiapkan calon anggota legislatif sejak empat tahun lalu. Para caleg diharapkan mampu mendulang suara pada pesta demokrasi legislatif 2014.

Setidaknya ada lima fraksi yang menolak UU Pilpres direvisi, yakni Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Amanat Nasional, dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.

Sementara empat fraksi lainnya mendukung revisi UU Pilpres, yakni Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Fraksi Partai Gerindra, dan Fraksi Partai Hanura.

Persoalan RUU Pilpres selama ini mentok karena satu pasal tentang presidential threshold (PT) yang menjadi ambang batas partai boleh mengajukan pasangan capres dan cawapresnya.

Di dalam Pasal UU Pilpres disebutkan bahwa pasangan capres dan cawapres bisa diusung partai politik atau gabungan partai politik dengan jumlah kursi di parlemen minimal 20 persen dan jumlah suara secara nasional minimal 25 persen.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X