Kompas.com - 18/08/2013, 00:27 WIB
Direktur Utama PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Emirsyah Satar (tengah) Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Bambang Irawan (kiri), dan Direktur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sofyan Basir menandatangani perjanjian kerjasama "Immigration on Board" di Jakarta, Kamis (10/1/2013). Kerjasama layanan pengurusan dokumen keimigrasian berupa pemberian visa on arrival di atas pesawat Garuda Indonesia pada rute-rute internasional tertentu itu merupakan upaya mendukung pemerintah dalam mengembangkan pariwisata Indonesia. 

KOMPAS/PRIYOMBODODirektur Utama PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Emirsyah Satar (tengah) Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Bambang Irawan (kiri), dan Direktur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sofyan Basir menandatangani perjanjian kerjasama "Immigration on Board" di Jakarta, Kamis (10/1/2013). Kerjasama layanan pengurusan dokumen keimigrasian berupa pemberian visa on arrival di atas pesawat Garuda Indonesia pada rute-rute internasional tertentu itu merupakan upaya mendukung pemerintah dalam mengembangkan pariwisata Indonesia.
Penulis Susi Ivvaty
|
EditorErvan Hardoko
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden dan CEO PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, meraih penghargaan Senayan City Infinite Merit Award dari pusat perbelanjaan Senayan City.

Emirsyah dinilai layak mendapat penghargaan ini karena dedikasi dan kontribusinya dalam mengangkat Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan kebanggaan Indonesia ke jagat internasional.

Emirsyah juga dinilai turut menggairahkan dunia pariwisata Indonesia di mata dunia.

Penghargaan ini adalah penghargaan tahunan yang diberikan untuk putra-putri Indonesia yang dinilai berdedikasi dan mengharumkan Indonesia di dunia.

"Ini pengakuan dari sektor swasta kepada Pak Emirsyah. Kami memberikan penghargaan untuk ketujuh kali kepada anak bangsa dari berbagai kalangan dan profesi," kata CEO Senayan City, Handaka Santosa pada acara penyerahan penghargaan, Sabtu (17/8/2013).

Sejak memimpin Garuda pada 2005, salah satu prestasi Emirsyah adalah membuka rute penerbangan Jakarta-Amsterdam pada 2010.

Prestasi Emirsyah juga diakui dunia internasional saat Garuda Indonesia memperoleh penghargaan World Best Regional Airline dari SkyTrack pada 2012.

Yang terbaru pada 2013, Garuda meluncurkan first class dengan Boeing 777.

"Bapak Emirsyah dan Garuda telah membawa Indonesia take off menuju dunia internasional," kata Handaka.

Bagi Emirsyah, prestasi yang ia banggakan dalam kariernya adalah membuat Garuda menjadi perusahaan terbuka.

"Ini bermakna. Banyak senior saya tidak yakin bahwa Garuda bisa menjadi perusahaan terbuka. Saya puas atas upaya ini. Apa pun bisa terjadi kalau kita mau," katanya.

"Saya bangga menjadi Indonesia. Indonesia bangsa besar. Kalau bukan dari kita yang punya niat membawa Indonesia ke kancah internasional, lalu siapa? One spirit, one goal. Jangan lupa naik Garuda terus," tambah Emirsyah.

Penghargaan ini pernah diberikan untuk beberapa nama yang dianggap memiliki prestasi luar biasa.

Penerima penghargaan pertama pada 2006 adalah Obin Komara yang telah membawa batik hingga terkenal ke mancanegara.

Selanjutnya musisi dan arranger Erwin Gutawa, perupa I Nyoman Gunarsa, penyanyi Krisdayanti, Linda Agum Gumelar, atlet bulu tangkis Susi Susanti, dan Biyan Wanaatmadja. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uji Klinis Vaksin Nusantara Berlanjut, Guru Besar FKUI: Jelas Ada Pelanggaran

Uji Klinis Vaksin Nusantara Berlanjut, Guru Besar FKUI: Jelas Ada Pelanggaran

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, PB IDI Harap BPOM Tidak Diintervensi oleh DPR

Soal Vaksin Nusantara, PB IDI Harap BPOM Tidak Diintervensi oleh DPR

Nasional
Jokowi Ingin Kota Semakin Infklusif, Terbuka bagi Seluruh Warga

Jokowi Ingin Kota Semakin Infklusif, Terbuka bagi Seluruh Warga

Nasional
Kemenkes Belum Dapat Laporan Uji Praklinis Vaksin Nusantara

Kemenkes Belum Dapat Laporan Uji Praklinis Vaksin Nusantara

Nasional
Jokowi: Indonesia Harus Punya Kekhasan Ketika Buat Perencanaan Wilayah

Jokowi: Indonesia Harus Punya Kekhasan Ketika Buat Perencanaan Wilayah

Nasional
LBM Eijkman Targetkan Vaksin Merah Putih Dapat Izin BPOM Pertengahan 2022

LBM Eijkman Targetkan Vaksin Merah Putih Dapat Izin BPOM Pertengahan 2022

Nasional
Menkominfo: Indonesia Butuh 600.000 Talenta Digital untuk Atasi Digital Talent Gap

Menkominfo: Indonesia Butuh 600.000 Talenta Digital untuk Atasi Digital Talent Gap

Nasional
UPDATE 17 April: Sebaran 5.041 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

UPDATE 17 April: Sebaran 5.041 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
UPDATE: Pemerintah Periksa 64.838 Spesimen dalam Sehari, Total 13.776.810

UPDATE: Pemerintah Periksa 64.838 Spesimen dalam Sehari, Total 13.776.810

Nasional
UPDATE 17 April: Ada 60.699 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 April: Ada 60.699 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 17 April: 5.889.716 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 17 April: 5.889.716 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Jokowi Ingin Desain Smart City Ibu Kota Negara Baru Jadi Rujukan Negara-negara Dunia

Jokowi Ingin Desain Smart City Ibu Kota Negara Baru Jadi Rujukan Negara-negara Dunia

Nasional
Jokowi: Perencanaan Bukan Sekadar Rancang Gedung, Perencanaan adalah Bangun Tempat Hidup

Jokowi: Perencanaan Bukan Sekadar Rancang Gedung, Perencanaan adalah Bangun Tempat Hidup

Nasional
UPDATE 17 April: Ada 106.243 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 April: Ada 106.243 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 132, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 43.328 Orang

UPDATE: Bertambah 132, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 43.328 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X