Kompas.com - 17/08/2013, 14:43 WIB
Daslan (81), veteran pejuang KOMPAS.com/ARIANE MEIDADaslan (81), veteran pejuang
Penulis Ariane Meida
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

Akar permasalahan ini, menurut Daslan, adalah paham demokrasi yang diterima sebagai landasan berpolitik bangsa Indonesia, tanpa reaksi kritis terhadap substansi dan penerapannya.

"Saya setuju dengan demokrasi, tapi kalau demokrasi yang bersifat liberal saya tidak setuju. Kalau boleh saya sebut sekarang ini sangat liberal sehingga rambu-rambu dari aturan itu banyak dilanggar," jelas Daslan.

Demokrasi ber-Pancasila

Dalam pandangan Daslan, liberalisme ini justru membuat warga Indonesia keliru dalam bersikap di ranah politik dan sosial Indonesia. Pasalnya, liberalisme belum tepat diterapkan mengingat kondisi Indonesia yang sebagian besar warganya masih membutuhkan pertolongan ekonomi dan politik.

Saat ini, menurutnya, generasi muda tak lagi menjadikan para pendiri bangsa sebagai pedoman agar semangat berbangsa tidak keropos dirongrong invansi kebudayaan asing.

Akibatnya, banyak pengusaha mengorbankan rakyat demi keuntungan pribadi, banyak pejabat yang semangatnya bukan sebagai pelayan rakyat tetapi korupsi, dan banyak anak muda yang kini tidak peduli terhadap norma kesopanan dan kepatuhan kepada orangtua. Pria lulusan Lembaga Pengetahuan Umum (setara SMA) ini mendambakan dasar politik Indonesia kembali berpanutan pada demokrasi Pancasila.

"Jadi, kalau orang-orang seperti bapak ini mengakui demokrasi sebagai sifat kenegaraan kita, tapi harus demokrasi Indonesia. Demokrasi seperti apa, demokrasi yang ber-Pancasila, yang mau diatur, jangan asal. Bahwa ucapan-ucapan yang bisa menyinggung dan bisa menghina harus diatur, harus tahu etik, toto kromo, itulah orang Indonesia," kata Daslan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkas Perkara Eks Dirut Perumda Sarana Jaya Yoory Corneles Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Eks Dirut Perumda Sarana Jaya Yoory Corneles Dinyatakan Lengkap

Nasional
TNI AL Gelar Doa Lintas Agama di KRI Semarang-594

TNI AL Gelar Doa Lintas Agama di KRI Semarang-594

Nasional
Muncul Klaster Covid-19 Akibat PTM, Satgas Ingatkan Sekolah Hati-hati

Muncul Klaster Covid-19 Akibat PTM, Satgas Ingatkan Sekolah Hati-hati

Nasional
Satgas: Vaksinasi Tak Jamin Lonjakan Kasus Covid-19 Tak Terjadi Lagi

Satgas: Vaksinasi Tak Jamin Lonjakan Kasus Covid-19 Tak Terjadi Lagi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Nadiem: 100.000 Guru Honorer Segera Diangkat | Penjelasan BPN soal Sengketa Lahan Rocky Gerung Vs Sentul City

[POPULER NASIONAL] Nadiem: 100.000 Guru Honorer Segera Diangkat | Penjelasan BPN soal Sengketa Lahan Rocky Gerung Vs Sentul City

Nasional
Mahfud dan Tito Bahas Simulasi Pelaksanaan Pemilu, Muncul Opsi Penyelenggaraan 24 April

Mahfud dan Tito Bahas Simulasi Pelaksanaan Pemilu, Muncul Opsi Penyelenggaraan 24 April

Nasional
Babak Baru Drama Demokrat: Kubu Moeldoko Judicial Review AD/ART ke MA

Babak Baru Drama Demokrat: Kubu Moeldoko Judicial Review AD/ART ke MA

Nasional
4,2 Juta Kasus Covid-19 dan Kemunculan Klaster Covid-19 di Sekolah yang Perlu Mendapat Perhatian

4,2 Juta Kasus Covid-19 dan Kemunculan Klaster Covid-19 di Sekolah yang Perlu Mendapat Perhatian

Nasional
Demokrat Yakin Hakim Agung Akan Profesional dalam Menangani Gugatan AD/ART yang Diajukan Kubu Moeldoko

Demokrat Yakin Hakim Agung Akan Profesional dalam Menangani Gugatan AD/ART yang Diajukan Kubu Moeldoko

Nasional
Satgas: Bukan Tak Mungkin Kasus Covid-19 Kembali Meningkat di Kemudian Hari

Satgas: Bukan Tak Mungkin Kasus Covid-19 Kembali Meningkat di Kemudian Hari

Nasional
Ketua DPR Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19

Ketua DPR Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19

Nasional
Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Keberatan JPU Tak Sertakan Keterangan Saksi

Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Keberatan JPU Tak Sertakan Keterangan Saksi

Nasional
Kasus Dugaan Penyebaran Hoaks, Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara

Kasus Dugaan Penyebaran Hoaks, Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara

Nasional
Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART, Demokrat: Cari Pembenaran 'Begal Politik'

Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART, Demokrat: Cari Pembenaran "Begal Politik"

Nasional
KSAU Pimpin Sertijab Danseskoau hingga Pangkoopsau III

KSAU Pimpin Sertijab Danseskoau hingga Pangkoopsau III

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.