Suap SKK Migas Dijamin Tak Mengalir ke Konvensi Demokrat

Kompas.com - 14/08/2013, 20:14 WIB
Menteri ESDM Jero Wacik dan Wakil Menteri ESDM Susilo Siswo Utomo saat menggelar jumpa pers terkait ditetapkannya Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini oleh KPK atas dugaan menerima suap, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (14/8/2013). KOMPAS.com/Indra AkuntonoMenteri ESDM Jero Wacik dan Wakil Menteri ESDM Susilo Siswo Utomo saat menggelar jumpa pers terkait ditetapkannya Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini oleh KPK atas dugaan menerima suap, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (14/8/2013).
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menjamin tak ada aliran dana dari kasus suap di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk membiayai operasional konvensi Partai Demokrat. Dengan tegas, ia menyatakan konvensi penjaringan calon presiden itu didanai dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Oh enggak ada itu, enggak boleh yang begitu-begitu," kata Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat itu, di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (14/8/2013).

Sebelumnya, Jero mengaku terkejut dengan penangkapan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Jero juga mengaku tidak tahu-menahu soal kasus yang melibatkan perusahaan swasta Kernel Oil.


Ketika disinggung mengenai jabatannya sebagai Ketua Komisi Pengawas SKK Migas, Jero mengaku hanya mengawasi kebijakan strategis yang diambil oleh SKK Migas. Komisi Pengawas, kata Jero, tak mengatur hal yang sifatnya operasional.

Rudi Rubiandini ditangkap oleh KPK di kediaman pribadinya di Jalan Brawijaya VIII, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2013) malam, dengan sangkaan menerima suap dari pihak swasta. Ikut ditangkap dua orang lain dari pihak swasta, yakni Simon Tanjaya dan Deviardi atau Ardi. Total orang yang ditangkap dalam operasi KPK berjumlah tujuh orang.

Barang bukti yang disita dari penangkapan itu adalah uang tunai lebih dari 400.000 dollar AS. Motor besar bermerek BMW juga ikut disita. Diduga motor tersebut bagian dari suap. Ketiga orang yang ditangkap kini menjadi tersangka.

Posisi Rudi digantikan oleh Wakil Kepala SKK Migas Johanes Widjonarko. Pengangkatan ini telah resmi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2013 yang ditandatangani pada Rabu (14/8/2013) siang. Jero menegaskan, pengangkatan ini dilakukan sebagai bentuk reaksi cepat dari pemerintah sekaligus sebagai jaminan agar kegiatan produksi serta eksplorasi minyak dan gas tidak akan terganggu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X