Kompas.com - 11/08/2013, 08:16 WIB
Pemudik bersepeda motor menunggu giliran menaiki kapal feri di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (10/8/2013). Hingga pukul 17.30, terdapat 34.963 penumpang dan 8.071 kendaraan yang menyeberang dari pelabuhan itu. Arus balik pemudik di pelabuhan tersebut mulai berlangsung dan diperkirakan mencapai puncaknya pada hari ini. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOPemudik bersepeda motor menunggu giliran menaiki kapal feri di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (10/8/2013). Hingga pukul 17.30, terdapat 34.963 penumpang dan 8.071 kendaraan yang menyeberang dari pelabuhan itu. Arus balik pemudik di pelabuhan tersebut mulai berlangsung dan diperkirakan mencapai puncaknya pada hari ini.
EditorLaksono Hari Wiwoho
INDRAMAYU, KOMPAS.com- Antrean kendaraan dan kemacetan lalu lintas kembali mewarnai ruas-ruas jalan utama di Pulau Jawa untuk jalur arus balik Lebaran 2013. Arus balik itu diperkirakan mencapai puncaknya Minggu (11/8/2013) ini. Dibutuhkan kesigapan ekstra para petugas dan kedisiplinan para pengguna jalan untuk mencegah kemacetan yang lebih parah.Arus balik itu sudah terlihat di beberapa kawasan, Sabtu, dan menimbulkan kemacetan. Dari pantauan Kompas, arus lalu lintas dari Indramayu-Subang-Karawang lancar dan baru terhambat begitu masuk sekitar Simpang Jomin, Karawang.

Arus lalu lintas ke arah Simpang Mutiara tersendat dan macet ke arah Pasar Cikampek. Kemacetan itu karena terjadi pertemuan arus kendaraan dari arah Simpang Mutiara menuju Cirebon yang dibelokkan di Simpang Jomin ke arah Pasar Cikampek.

Pengguna kendaraan ke arah Cirebon harus berputar di dekat stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) supaya tidak terkunci di Simpang Jomin. Seperti saat arus mudik, Simpang Jomin menjadi salah satu simpul kemacetan di jalur pantai utara (pantura) Jawa Barat.

Di jalur selatan (Ciamis-Tasikmalaya-Bandung), kemacetan itu lebih parah. Dari pantauan Kompas.com, kepadatan dan kemacetan mulai terjadi di beberapa ruas jalan, seperti di Rajapolah, Gentong, Nagreg, Bandung, dan jalur alternatif (Singaparna-Salawu-Garut) sejak Sabtu siang.

Lonjakan jumlah kendaraan yang didominasi berpelat nomor luar daerah terus mengalir dari arah Ciamis ke Bandung. Bahkan, di jalur Rajapolah sampai ke Ciawi, laju kendaraan roda empat mengalami kemacetan parah.

Hingga pukul 22.00 semalam, akibat volume kendaraan yang sangat besar dan menumpuk menjelang tempat peristirahatan (rest area) Kilometer 62, kemacetan juga terjadi sekitar area Jalan Tol Jakarta-Cikampek, arah ke Jakarta. Kemacetan itu berekor hingga Kilometer 72 Tol Cipularang.

Tempat peristirahatan di Kilometer 62 Tol Cikampek itu juga ditutup karena tidak mampu menampung kendaraan.

”Kami memperkirakan arus balik akan berlangsung sampai Senin dini hari. Kepadatan akan terjadi di titik-titik pertemuan arus, terutama di Jomin sampai masuk ke Pintu Tol Cikampek,” kata Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Inspektur Jenderal Pudji Hartanto di Jakarta, Sabtu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemacetan di Simpang Jomin tidak terlepas dari masih banyaknya warga yang mudik ke arah Jawa Tengah melalui pantura, hingga Sabtu kemarin. Darma (42), warga Jakarta Timur, misalnya. Ia mengaku hendak mudik ke Tegal, Jawa Tengah.

”Kami baru bisa mudik, Sabtu pagi. Saya memiliki usaha sendiri sehingga bisa mengatur kapan mau memulai kerja, tidak terikat seperti pegawai negeri sipil yang harus masuk kerja sesuai jadwal,” ujar Darma.

Tidak seperti saat arus mudik, warga memiliki waktu lebih sempit dalam arus balik setelah Lebaran. Hal ini karena Senin besok, sebagian besar karyawan dan pegawai negeri sipil (PNS) sudah masuk kerja.

Halaman:
Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokpro Jabar Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Prabowo 2024

Jokpro Jabar Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Prabowo 2024

Nasional
Pemerintah Ubah Hari Libur Nasional, Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19

Pemerintah Ubah Hari Libur Nasional, Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Ma'ruf: Pemerintah  Mempercepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

Ma'ruf: Pemerintah Mempercepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

Nasional
Tampung Aspirasi, Muhaimin Gelar Lomba Video 'Lapor Cak Imin Aja!'

Tampung Aspirasi, Muhaimin Gelar Lomba Video "Lapor Cak Imin Aja!"

Nasional
UNJ Disebut Akan Ubah Aturan demi Beri Gelar untuk Ma'ruf Amin dan Erick Thohir

UNJ Disebut Akan Ubah Aturan demi Beri Gelar untuk Ma'ruf Amin dan Erick Thohir

Nasional
Menilik Sejarah Terbentuknya Korps Paskhas TNI AU...

Menilik Sejarah Terbentuknya Korps Paskhas TNI AU...

Nasional
KPK Akan Dalami Uang Rp 1,5 Miliar yang Diamankan dari Dodi Alex Noerdin

KPK Akan Dalami Uang Rp 1,5 Miliar yang Diamankan dari Dodi Alex Noerdin

Nasional
Sukses Uji Penyelaman, KRI Cakra-401 Dinilai Penuhi Indikator Kelayakan Operasi

Sukses Uji Penyelaman, KRI Cakra-401 Dinilai Penuhi Indikator Kelayakan Operasi

Nasional
Dodi Reza Alex Noerdin Diduga Rekayasa Proyek, KPK Sebut Fee 10 Persen

Dodi Reza Alex Noerdin Diduga Rekayasa Proyek, KPK Sebut Fee 10 Persen

Nasional
Sedang Perbaikan, Kapal Selam KRI Cakra-401 Sukses Jalani Uji Penyelaman

Sedang Perbaikan, Kapal Selam KRI Cakra-401 Sukses Jalani Uji Penyelaman

Nasional
Dodi Alex Noerdin Jadi Tersangka, OTT yang Sita Miliaran Rupiah di Tas dan Kantong Plastik...

Dodi Alex Noerdin Jadi Tersangka, OTT yang Sita Miliaran Rupiah di Tas dan Kantong Plastik...

Nasional
Hormati Hukum, Partai Golkar Prihatin Kasus Korupsi Menjerat Dodi Alex Noerdin

Hormati Hukum, Partai Golkar Prihatin Kasus Korupsi Menjerat Dodi Alex Noerdin

Nasional
[POPULER NASIONAL] Jokowi Malu Buka Investasi Tak Direspons | Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Jadi Tersangka KPK

[POPULER NASIONAL] Jokowi Malu Buka Investasi Tak Direspons | Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Jadi Tersangka KPK

Nasional
Dirgahayu Korps Paskhas TNI AU, Karmanye Vadikaraste Mafalesu Kadatjana

Dirgahayu Korps Paskhas TNI AU, Karmanye Vadikaraste Mafalesu Kadatjana

Nasional
Ingin Konsolidasi, Golkar Bersedia Rangkul Tokoh Politik yang Juga Mantan Kader

Ingin Konsolidasi, Golkar Bersedia Rangkul Tokoh Politik yang Juga Mantan Kader

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.