Kompas.com - 07/08/2013, 14:16 WIB
Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo saat melayat Aiptu Dwiyatna di RS Polri, Rabu (7/8/2013). Tribunnews/Wahyu AjiKapolri Jenderal Pol Timur Pradopo saat melayat Aiptu Dwiyatna di RS Polri, Rabu (7/8/2013).
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Kapolri Jenderal Timur Pradopo menyambangi Rumah Sakit Polri Sukanto di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/8/2013), untuk melihat langsung jenazah Aiptu Dwiyatna yang tewas dengan luka tembak di kepala bagian belakang, tepatnya di telinga kanan, oleh orang tak dikenal.

"Kondisi ini sudah menjadi risiko seorang anggota polisi dalam bertugas," kata Timur.

Timur datang sekitar pukul 09.00 dan masuk ke kamar jenazah RS Polri untuk melihat langsung jenazah anggota Babinkamtibmas Polsek Cilandak itu. Dia menambahkan bahwa polisi akan segera mengungkap kasus penembakan anggotanya tersebut.

Jenazah Dwiyatna diotopsi oleh tim forensik RS Polri dan sempat dishalatkan di ruang transit jenazah. Jenazah lalu dibawa ke rumahnya di Jalan Alam Segar Nomor 26, RT 01/RW 08, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (7/8/2013), sekitar pukul 11.30, untuk disemayamkan.

Menurut keterangan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, sekitar pukul 04.20 pagi tadi, korban berangkat dari rumahnya di Pamulang, Tangerang Selatan, ke Masjid Raya Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Korban hendak mengikuti shalat subuh sekaligus mengikuti ceramah keagamaan yang diselenggarakan Polsek Cilandak sepanjang bulan Ramadhan.

Berdasarkan keterangan tiga orang saksi, korban dibuntuti oleh dua orang yang menggunakan satu sepeda motor. Keduanya mengenakan jaket dan helm tertutup sehingga sulit dikenali. Kedua pelaku diduga kuat merupakan pelaku penembakan Dwiyatna.

Korban yang saat kejadian telah mengenakan seragam polisi terkena luka tembak di kepala bagian belakang kanan, tepat di belakang telinganya. Proyektilnya bersarang di pelipis kiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Luar Jawa-Bali: Pintu Masuk Kedatangan Internasional Jalur Udara, Laut dan Darat Dibatasi

PPKM Luar Jawa-Bali: Pintu Masuk Kedatangan Internasional Jalur Udara, Laut dan Darat Dibatasi

Nasional
Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru, Ini Pertimbangan Pemerintah

Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru, Ini Pertimbangan Pemerintah

Nasional
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Luhut: Ada Revisi Inmendagri dan SE

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Luhut: Ada Revisi Inmendagri dan SE

Nasional
Sidang Perdana Azis Syamsuddin: Didakwa Suap, Diingatkan Tak Dekati Hakim

Sidang Perdana Azis Syamsuddin: Didakwa Suap, Diingatkan Tak Dekati Hakim

Nasional
Hillary Lasut Akui Kirim Surat Batalkan Permohonan Ajudan dari TNI

Hillary Lasut Akui Kirim Surat Batalkan Permohonan Ajudan dari TNI

Nasional
Aturan PPKM Level 3 Nataru Batal, Ini yang Bakal Diterapkan

Aturan PPKM Level 3 Nataru Batal, Ini yang Bakal Diterapkan

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daerah Berstatus Level 1

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daerah Berstatus Level 1

Nasional
Pengacara Nilai Tuntutan Hukuman Mati untuk Heru Hidayat Berlebihan

Pengacara Nilai Tuntutan Hukuman Mati untuk Heru Hidayat Berlebihan

Nasional
[POPULER NASIONAL] Situasi Covid-19 Terbaru Jelang Berakhirnya PPKM Luar Jawa-Bali | Survei Indikator tentang 5 Menteri Jokowi dengan Kinerja Terbaik

[POPULER NASIONAL] Situasi Covid-19 Terbaru Jelang Berakhirnya PPKM Luar Jawa-Bali | Survei Indikator tentang 5 Menteri Jokowi dengan Kinerja Terbaik

Nasional
Alasan Jaksa Tuntut Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat

Alasan Jaksa Tuntut Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Heru Hidayat Dituntut Hukuman Mati

Kasus Korupsi Asabri, Heru Hidayat Dituntut Hukuman Mati

Nasional
KPK: Kalau Tak Mau Laporkan Harta, Lebih Baik Berhenti Jadi Penyelenggara Negara

KPK: Kalau Tak Mau Laporkan Harta, Lebih Baik Berhenti Jadi Penyelenggara Negara

Nasional
Kemendagri: Realisasi Anggaran Daerah Tiap Akhir Tahun Cenderung Meningkat Signifikan

Kemendagri: Realisasi Anggaran Daerah Tiap Akhir Tahun Cenderung Meningkat Signifikan

Nasional
Jembatan Lumajang-Malang Putus akibat Erupsi Semeru, PUPR: Pasti Akan Rebuilding

Jembatan Lumajang-Malang Putus akibat Erupsi Semeru, PUPR: Pasti Akan Rebuilding

Nasional
Prabowo Sampaikan Apresiasi ke Pekerja Galangan yang Berhasil Membuat Kapal Cepat Rudal

Prabowo Sampaikan Apresiasi ke Pekerja Galangan yang Berhasil Membuat Kapal Cepat Rudal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.