Kompas.com - 05/08/2013, 00:02 WIB
Polisi langsung menyisir Vihara Ekayana di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (4/8/2013) malam setelah mendapat laporan terjadinya ledakan dari benda diduga bom. KOMPAS.COM/ VITALIS YOGI TRISNAPolisi langsung menyisir Vihara Ekayana di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (4/8/2013) malam setelah mendapat laporan terjadinya ledakan dari benda diduga bom.
EditorPalupi Annisa Auliani


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Kepolisian masih terus menyelidiki dua ledakan yang mengguncang Vihara Ekayana di Jalan Mangga II/8 RT 08/08 Kelurahan Duri Kepa, Jakarta Barat, pada Minggu (4/8/2013) malam. Para saksi mulai diminta keterangan.

Informasi yang dihimpun, para saksi yang tengah diminta keterangan adalah Cinsu, warga Jalan Sahabat Baru, Kelurahan Duri Kepa, serta Wasito, warga Taman Aries, Kelurahan Meruya Utara.

Saat ini para petinggi kepolisian sudah berada di lokasi ledakan. Di antara mereka adalah Kapolres Metro Jakbar, Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, dan Kapolsek Kebon Jeruk. Tim dari Gegana Polda Metro Jaya juga masih menyisir lokasi tersebut.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi di vihara ini sekitar pukul 19.00 WIB. Ledakan diduga berasal dari plastik hijau yang diletakkan di pintu masuk ruang kebaktian. Ada juga satu bungkus benda diduga bom di luar vihara yang hanya berasal tapi tidak meledak. 

Dari ledakan ini, ditemukan telepon genggam, serpihan besi, kabel, dan baterai berbentuk kotak. Semua temuan itu sekarang sudah dicelupkan ke dalam air dalam ember plastik berwarna kuning.

Akibat ledakan dan lontaran gotri dari peledak tersebut, tiga orang terluka, yakni Elisa yang mengalami luka di telinga, Rice mengalami luka ringan di tangan, dan Ling Ling mengalami luka di telinga. Tidak ada korban jiwa dan kerusakan berarti akibat ledakan tersebut.(Theresia Felisiani/Hendra Gunawan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersangka Kasus Pornografi Dea 'OnlyFans' Tak Ditahan karena Hamil, Proses Hukum Tetap Berjalan

Tersangka Kasus Pornografi Dea 'OnlyFans' Tak Ditahan karena Hamil, Proses Hukum Tetap Berjalan

Megapolitan
Revitalisasi Permukiman Korban Kebakaran Pasar Gembrong Ditargetkan Rampung 3 Bulan

Revitalisasi Permukiman Korban Kebakaran Pasar Gembrong Ditargetkan Rampung 3 Bulan

Megapolitan
Perkembangan Kasus Hepatitis Akut Misterius di Jakarta: 1 Suspek, 20 Orang Masih Diperiksa

Perkembangan Kasus Hepatitis Akut Misterius di Jakarta: 1 Suspek, 20 Orang Masih Diperiksa

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Megapolitan
28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

Megapolitan
Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Megapolitan
Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Megapolitan
3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

Megapolitan
Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Megapolitan
Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Megapolitan
Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Megapolitan
Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.