Kompas.com - 26/07/2013, 03:13 WIB
Raja dangdut Rhoma Irama,Calon Presiden (Capres) Republik Indonesia dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), melakukan sosialisasi ke warga Kota Bandung dalam gelaran Safari Ramadhan Peringatan Nuzulul Quran PKB di Jalan Terusan Pasir Koja Kota Bandung, Kamis (25/7/2013), 
KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaRaja dangdut Rhoma Irama,Calon Presiden (Capres) Republik Indonesia dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), melakukan sosialisasi ke warga Kota Bandung dalam gelaran Safari Ramadhan Peringatan Nuzulul Quran PKB di Jalan Terusan Pasir Koja Kota Bandung, Kamis (25/7/2013),
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BANDUNG, KOMPAS.com — Raja dangdut Rhoma Irama, yang disebut akan diusung sebagai calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa pada Pemilu Presiden 2014, bersosialisasi ke warga Kota Bandung. Sosialisasi dilakukan melalui Safari Ramadhan Peringatan Nuzulul Quran PKB, yang digelar di Jalan Terusan Pasir Koja Kota Bandung, Kamis (25/7/2013). Namun, dia membantah kehadirannya ini merupakan gerilya mencari dukungan untuk rencana pencalonannya itu.

"Bukan gerilya. Safari Ramadhan ini selalu diadakan setiap tahun, tapi kami (sekarang) lebih spesifik, tahun ini kami bersama PKB," kata Rhoma saat ditemui sebelum melakukan ceramah. Namun, pria berjuluk "Satria Bergitar" tersebut mengakui keterlibatannya dalam Safari Ramadhanyang akan mengunjungi masyarakat se-Jawa Barat dan Banten iniuntuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.

"Ini dalam rangka mendekatkan PKB kepada masyarakat, juga dalam rangka pencapresan Rhoma Irama," kata Rhoma. Ia kembali mengaku percaya diri maju dalam pencalonan presiden. Terlebih lagi, ujar dia, elektabilitas Rhoma Irama diklaim oleh PKB sedikit demi sedikit menunjukkan peningkatan. "Harus percaya diri. Kalau tidak, kita tidak punya power untuk tampil," ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Unggahan Medsos atas Nama Andi Putra Kuansing, KPK Geledah Kamar Tahanannya

Ada Unggahan Medsos atas Nama Andi Putra Kuansing, KPK Geledah Kamar Tahanannya

Nasional
Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU, MUI: Kontraproduktif dengan Fakta Historis

Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU, MUI: Kontraproduktif dengan Fakta Historis

Nasional
Kenang Sosok Sekjen Kemendagri yang Meninggal Dunia, Tjahjo: Almarhum Pekerja Keras

Kenang Sosok Sekjen Kemendagri yang Meninggal Dunia, Tjahjo: Almarhum Pekerja Keras

Nasional
[POPULER NASIONAL] Tanggapan Muhammadiyah soal Kemenag Hadiah untuk NU | Pujian Profesor Singapura untuk Jokowi Tidak Mengada-ada

[POPULER NASIONAL] Tanggapan Muhammadiyah soal Kemenag Hadiah untuk NU | Pujian Profesor Singapura untuk Jokowi Tidak Mengada-ada

Nasional
KPK Amankan Dokumen hingga Uang Saat Geledah 2 Lokasi di Palembang

KPK Amankan Dokumen hingga Uang Saat Geledah 2 Lokasi di Palembang

Nasional
Sidang Stepanus Robin, Jaksa KPK Akan Hadirkan Azis Syamsuddin dan Ajay M Priatna

Sidang Stepanus Robin, Jaksa KPK Akan Hadirkan Azis Syamsuddin dan Ajay M Priatna

Nasional
Kala PDI Perjuangan-Demokrat Saling Sindir Bandingkan Kinerja Jokowi dan SBY

Kala PDI Perjuangan-Demokrat Saling Sindir Bandingkan Kinerja Jokowi dan SBY

Nasional
Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori Meninggal Dunia

Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori Meninggal Dunia

Nasional
4.240.019 Kasus Covid-19 di Tanah Air dan Permintaan Maaf Kemenkes soal Insentif Dobel Nakes

4.240.019 Kasus Covid-19 di Tanah Air dan Permintaan Maaf Kemenkes soal Insentif Dobel Nakes

Nasional
Pemilih Pemula Antusias, Ganjar Ketiban Pulung...

Pemilih Pemula Antusias, Ganjar Ketiban Pulung...

Nasional
Dukung Pencapaian Program Prioritas, Kementerian KP Gelar Pelatihan Akbar Kelautan dan Perikanan

Dukung Pencapaian Program Prioritas, Kementerian KP Gelar Pelatihan Akbar Kelautan dan Perikanan

Nasional
Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Nasional
Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.