Kompas.com - 24/07/2013, 23:36 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Ketua DPD Irman Gusman di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (10/4/2013). KOMPAS.com/Sandro GatraPresiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Ketua DPD Irman Gusman di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (10/4/2013).
Penulis Icha Rastika
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman mengaku siap mengikuti konvensi calon presiden yang diusung Partai Demokrat. Irman juga setuju jika nanti diduetkan dengan Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Marzuki Alie yang juga mengikuti konvensi Partai Demokrat.

"Masalahnya kita kan ini pemimpin Indonesia harus lihat unsur kewilayahan. Kami ini kan satu kampung dari Sumatera. Kita setuju saja," ujar Irman di sela-sela acara buka puasa di kediamannya di Jalan Denpasar, Jakarta, Rabu (24/7/2013).

Hadir pula Marzuki Alie yang berdiri bersebelahan dengan Irman. Kepada media, Irman juga berkelakar mengenai "perjodohannya" dengan Marzuki. Menurutnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah mengatakan kalau Irman cocok bersanding dengan Marzuki.

"Pak SBY bilang waktu bukber di Istana, yang cocok itu seperti di Amerika, ketua kongres dan ketua senat. Kalau di Indonesia itu ketua DPD dan ketua DPR," ujar Irman kemudian tertawa.

Irman juga mengapresiasi konvensi calon presiden yang digelar Partai Demokrat. Dia menyebut konvensi ini sebagai terobosan politik dalam rangka mewujudkan demokratisasi di tubuh partai politik. "Buat saya dalam konvensi itulah saya ikut berpartisipasi dalam angka pendidikan politik," tambahnya.

Selain itu, lanjut Irman, dengan mengikuti konvensi ini, dia dapat melihat gagasan-gagasan yang disampaikan kandidat lainnya yang dapat dijadikannya sebagai tantangan. Untuk menghadapi konvensi tersebut, Irman mengaku tidak melakukan persiapan khusus.

Saat ditanya apakah Marzuki adalah saingan terberatnya dalam konvensi nanti, Irman mengatakan, "Bagi saya, Pak Marzuki ini sahabat sekaligus saingan, tapi untuk meningkatkan kualitas bersama."

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

500.000 Dosis Vaksin Sinopharm Hibah dari Uni Emirat Arab Digunakan untuk Program Vaksinasi Pemerintah

500.000 Dosis Vaksin Sinopharm Hibah dari Uni Emirat Arab Digunakan untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Nasional
Pusako: Hukuman Jaksa Pinangki Semestinya Diperberat, Bukan Dipangkas

Pusako: Hukuman Jaksa Pinangki Semestinya Diperberat, Bukan Dipangkas

Nasional
Puncak Lonjakan Covid-19 Diprediksi Juni, Apa yang Harus Dilakukan?

Puncak Lonjakan Covid-19 Diprediksi Juni, Apa yang Harus Dilakukan?

Nasional
Pimpinan Komisi I DPR: Kami Tunggu Pemerintah Kirim Draf Revisi UU ITE

Pimpinan Komisi I DPR: Kami Tunggu Pemerintah Kirim Draf Revisi UU ITE

Nasional
Dukung 3 Program Prioritas Menteri KKP, BRSDM Luncurkan Buku 'Kampung Perikanan Budi Daya'

Dukung 3 Program Prioritas Menteri KKP, BRSDM Luncurkan Buku "Kampung Perikanan Budi Daya"

Nasional
PPKM Mikro Diperpanjang, Kemendagri Ingatkan Puskesmas Punya Peran Sentral

PPKM Mikro Diperpanjang, Kemendagri Ingatkan Puskesmas Punya Peran Sentral

Nasional
Pengurangan Hukuman Pinangki Dinilai Jadi Pintu Masuk Meringankan Vonis Djoko Tjandra

Pengurangan Hukuman Pinangki Dinilai Jadi Pintu Masuk Meringankan Vonis Djoko Tjandra

Nasional
KPK Upayakan Penuhi Keinginan Pegawai yang MInta Salinan Hasil TWK

KPK Upayakan Penuhi Keinginan Pegawai yang MInta Salinan Hasil TWK

Nasional
BIN: 85 Persen Generasi Milenial Rentan Terpapar Radikalisme

BIN: 85 Persen Generasi Milenial Rentan Terpapar Radikalisme

Nasional
Ada PPKM, Nadiem Sebut Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kemungkinan Ditunda

Ada PPKM, Nadiem Sebut Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kemungkinan Ditunda

Nasional
Polri Temukan Profil Pelaku Penyebar 279 Juta Data BPJS Kesehatan

Polri Temukan Profil Pelaku Penyebar 279 Juta Data BPJS Kesehatan

Nasional
Mendagri Minta Kepala Daerah Maksimalkan Masa Jabatannya untuk Tangani Pandemi Covid-19

Mendagri Minta Kepala Daerah Maksimalkan Masa Jabatannya untuk Tangani Pandemi Covid-19

Nasional
Pengurus GKI Yasmin Berharap Jokowi Koreksi Kebijakan Wali Kota Bogor soal Relokasi Gereja

Pengurus GKI Yasmin Berharap Jokowi Koreksi Kebijakan Wali Kota Bogor soal Relokasi Gereja

Nasional
Tingkat Kepercayaan dan Jumlah OTT KPK Menurun, Ini Tanggapan Firli Bahuri

Tingkat Kepercayaan dan Jumlah OTT KPK Menurun, Ini Tanggapan Firli Bahuri

Nasional
BIN Ungkap Satelit Mata-mata Asing Menempel di Banyak Peralatan Negara

BIN Ungkap Satelit Mata-mata Asing Menempel di Banyak Peralatan Negara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X